#SOLOVEDCHRISTMAS
Tuhan
menunjukkanku bahwa sukacita bukanlah kebahagiaan yang bersifat sementara,
melainkan sebuah kepuasan yang mendalam akan rencana Tuhan, yang kita tahu
adalah untuk kebaikan kita dan tujuan-Nya. Sukacita bukan berarti bahwa aku
akan selalu bangun dengan senyuman setiap harinya; sukacita bukan berarti bahwa
aku akan selalu riang gembira di tengah badai kehidupan. Sukacita adalah sebuah
keputusan untuk melihat tujuan Allah ketika segala sesuatunya runtuh. Sukacita
adalah pilihan setiap hari, sekalipun ada hal-hal yang membuat air mata menetes.
Tuhan
mengajariku bahwa menjadi seorang yang lemah adalah jauh lebih baik daripada
berpura-pura kuat. Kelemahan kita menunjukkan bahwa sesungguhnya kita butuh
bergantung pada DIA. Tuhan menyambut setiap keraguan kita dan mengundang kita
untuk bersama-sama bergumul dengan-Nya di saat kita tidak mengerti apa yang DIA
sedang kerjakan.
Hal
yang indah yang kupelajari tentang Tuhan adalah Dia tidak pernah menyerah
terhadap kita. Dia tidak pernah berhenti mengejar kita tak peduli
sebagaimanapun usaha kita untuk melarikan diri. Dia akan pergi ke tempat
terdalam dan tergelap di hati kita untuk membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan
yang baik.
Saya
percaya bahwa Tuhan memiliki cerita yang unik untuk setiap orang. Dia
memberikan yang terbaik untuk hidup kita dan mengubah rasa sakit yang kita
alami menjadi sebuah kebaikan yang jauh lebih indah daripada yang dapat kita
bayangkan. Hidup adalah sebuah pemberian, dan kisah hidup kita, tak peduli
seperti apapun kisahnya adalah gambaran dari Injil. Cerita hidup kita adalah tentang
DIA dan kemuliaan-Nya.
“Sekalipun
pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun
mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing
domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku
akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan
aku. ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia
membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku” (Habakuk 3:17-19).
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
DANIEL 8-10
PB:
3 Yohanes
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT
TEDUH. Jumat, 8 Desember 2017. POTENSI TERSEMBUNYI. Bacaan: 1 Samuel
17:31-39. “Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang
Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada
binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup” (1
Samuel 17:36). Dalam dunia sepakbola, dikenal istilah talent scouts, yakni
bagian dari tim kepelatihan klub yang bertugas mencari pemain belia dengan
kemampuan di atas rata-rata. Tak jarang, mereka jeli melihat kehebatan para
atlet belia sebelum disadari oleh publik. Ketika pemain itu berhasil diyakinkan
untuk bergabung dengan klubnya, ada kesempatan baginya menjadi pemain cemerlang
kelas dunia. Terkadang orang berpikir bahwa Daud dipilih menjadi raja Israel
karena keberhasilannya dalam mengalahkan Goliat. Sebenarnya, peristiwa itu hanyalah
momentum yang melejitkan namanya di mata bangsa Israel. Potensi besar Daud
sebenarnya sudah ada sejak ia dipercaya menggembalakan ternak ayahnya.
Sekelumit cerita Daud di hadapan raja Saul menunjukkan bahwa dirinya bukanlah
orang muda sembarangan. Ia tergolong pemuda pemberani, setia, dan bertanggung
jawab. Ia bahkan siap bertaruh nyawa untuk menjaga ternak ayahnya. Potensi yang
tak terendus oleh Samuel ketika hendak memilih raja dari antara keturunan Isai,
tetapi tetap terbidik oleh penglihatan Allah. Sampai hari ini, rencana Allah
terbukti tak pernah salah dalam mengenali potensi seseorang dan melejitkan
orang itu untuk menggenapi rencana-Nya di muka bumi. Dia pun dapat mengenali
potensi terdahsyat dalam diri kita, lalu mengurapi dan memampukan kita memaksimalkan
potensi tersebut. Maukah kita dipakai oleh-Nya untuk menggenapi rencana-Nya
melalui potensi kita, sama seperti Dia memakai seorang Daud? ALLAH TAK
PERNAH KELIRU DALAM MENILAI POTENSI DALAM DIRI ANAK-ANAK-NYA. Selamat pagi.
Berkat Tuhan menyertai. #LoveTheBible – Bacaan: Daniel 8-10 dan 3 Yohanes.

No comments:
Post a Comment