SO LOVED CHRISTMAS
#SOLOVEDCHRISTMAS
Allah adalah KASIH
1
Yohanes 4:16
“Kita telah mengenal dan telah percaya
akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada
di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.”
Memilih
untuk mengasihi. Bukankah itu inisiatif nyata yang ditunjukkan Allah dalam
peristiwa Natal? Manusia yang telah jatuh dalam dosa jelas bukan
pribadi-pribadi yang mudah untuk dikasihi. Kebaikan Allah ditanggapi dengan
tidak semestinya. Segala yang terbaik telah disediakan Allah, namun manusia
memilih jalannya sendiri, menganggap sepi kasih Allah, Natal menunjukkan hal
yang sebaliknya. Allah menunjukkan betapa Dia adalah kasih, dan kasih-Nya itu
tidak bergantung pada manusia. Dia datang kepada dunia yang telah cemar, dengan
kasih yang tidak tercemar.
Kiranya,
Natal akan menjadikan kita sebagai pribadi-pribadi yang memilih untuk mengasihi
di tengah dunia yang haus akan kasih. Kristus telah menunjukkan kasih itu
melalui kedatangan-Nya pada hari Natal. Dan, kita dipanggil untuk mengikuti
jejak-Nya. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedChristmasSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Mikha 4-5
PB:
Wahyu 12
#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMLOVED
Madam Ossy
SAAT
TEDUH. Kamis, 21 Desember 2017. TERTAWA PERCAYA. Bacaan: Amsal 31:10-29. Pakaiannya
adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan (Amsal 31:25). Jika
Anda ditanya tentang hari depan, apa jawaban Anda? Bagi yang optimis, hari
depan adalah kesempatan mencapai cita-cita yang belum terwujud. Bagi yang
pesimis, hari depan adalah kumpulan masalah yang akan dihadapi. Bagi yang
realistis, hari depan mungkin melambangkan ketidakpastian dan misteri. Sebelum
zaman emansipasi, kelangsungan hidup seorang istri sangat tergantung pada
suaminya. Akan tetapi, nas di atas menyebutkan bahwa istri yang cakap tertawa
akan hari depan. Bagaimana mungkin hal ini terjadi? Alkitab mencatat wanita
pertama yang tertawa adalah Sara ketika tidak percaya bahwa ia masih bisa
memberikan keturunan untuk Abram (Kej. 18). Namun, dalam nas hari ini, hal
sebaliknyalah yang terjadi. Istri yang cakap tertawa karena percaya keluarganya
tak akan kekurangan hal yang baik. Lihatlah karakter yang ia miliki. Rajin (ay.
13-14), teratur (ay. 15), cerdas (ay. 16-19), murah hati (ay. 20), berhikmat
(ay. 26). Dengan karakter seperti di atas, niscaya TUHAN akan memercayakan hari
depan kepadanya. Tak heran sang suami dan anak-anaknya percaya dan memujinya
(ay. 11, 28-29). Bagi wanita, menjadi istri yang cakap adalah sebuah karunia
yang luar biasa dari Tuhan. Takut akan Tuhan adalah langkah awal agar istri
dapat dipoles karakternya menjadi istri yang cakap (ay. 30). Apapun yang akan
terjadi di hari esok, tak akan menghapus tawa sang istri karena ia tahu Tuhan
akan memberikan kekuatan dan pertolongan. Tak heran nas hari ini mencatat istri
yang cakap lebih berharga dari permata. KARAKTER ISTRI YANG CAKAP BAGAIKAN
PERMATA YANG TERUS MENINGKAT NILAINYA DI HADAPAN TUHAN. Selamat pagi. Tetap semangat.
Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible: Mikha 4-5 dan Wahyu 12.

No comments:
Post a Comment