Monday, 25 December 2017

25 Desember 2017

SO LOVED CHRISTMAS






#SOLOVEDCHRISTMAS
IMANUEL
Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia IMANUEL —Matius 1:23

Injil Matius menceritakan kepada kita bahwa inti Natal adalah tentang Allah yang BERDIAM bersama KITA (umat-Nya). Matius mengutip nubuat Nabi Yesaya tentang seorang anak yang akan dinamakan IMANUEL, yang berarti “Allah MENYERTAI kita” (Yes. 7:14). INJIL Matius menyatakan bahwa penggenapan utama dari nubuat tersebut adalah Yesus, Pribadi yang dilahirkan oleh kuasa Roh Kudus untuk menjadi Allah yang MENYERTAI kita.  Matius memulai catatan Injilnya dengan pernyataan itu, lalu menutupnya dengan perkataan Yesus kepada murid-murid-Nya: “Dan ketahuilah, Aku MENYERTAI kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat. 28:20).  Kristus selalu menyertai KITA orang percaya melalui Roh-Nya yang hidup di dalam KITA. Ketika gelisah atau takut, KITA dapat memegang teguh janji-Nya bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan saya. Ketika sedang dipenuhi sukacita, KITA bisa bersyukur kepada-Nya atas semua karya-Nya yang indah dalam hidup KITA. Yesus adalah IMANUEL—Allah MENYERTAI kita.

TUHAN YESUS, terima kasih Engkau telah mengutus Anak-Mu untuk menjadi IMANUEL, Allah yang menyertai kami. Kiranya kami merasakan penyertaan-Mu SETIAP HARI SETIAP SAAT SAMPAI KESUDAHAN JAMAN INI. AMIN.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedChristmasSeries

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini: 
PL: ZEFANYA 1-3
PB: Wahyu 16

#LoveGod
#lovepeople
#lovethebible
#IMLOVED
#MERRYCHRISTMAS
#HAPPYNEWYEAR

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 25 Desember 2017. BELAJAR DARI ORANG MAJUS. Bacaan: Matius 2:1-12. “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia” (Matius 2:2). Pada 2016 ada pohon Natal termahal di Abu Dhabi, senilai 99 miliar jika dirupiahkan. Pohon setinggi 13 meter ini ada di Hotel Emirates Palace dan dihiasi 131 ornamen yang dilapisi emas dan batu berharga seperti berlian dan safir. Untuk pengamanan, ditempatkan beberapa penjaga dan kamera CCTV. Orang merayakan Natal secara begitu mengesankan dengan menempatkan dan menjaga sesuatu yang mewah. Namun, apakah mereka tahu bagaimana menjaga hati mereka tatkala Kristus hadir di dunia? Orang-orang Majus dalam teks ini adalah golongan bangsawan yang belajar tentang ilmu perbintangan. Ketika mereka melihat bintang yang bersinar istimewa, mereka tahu bahwa itu adalah pertanda kelahiran seorang pemimpin besar. Orang Majus tidak kenal lelah dalam mengikuti bintang tersebut. Jarak yang mereka tempuh diperkirakan sekitar 600 km. Pasti sesekali mereka beristirahat sepanjang pencarian itu. Namun, mereka begitu bersemangat untuk bertemu dengan Yesus (ay. 10). Mereka pun menyembah dan memberikan persembahan khusus (ay. 11) saat berhasil menemukan Yesus. Orang Majus mau menundukkan diri untuk mencari Yesus. Mereka rela membayar harga untuk bertemu dengan Sang Raja. Bagaimana kita selama ini memaknai hari Natal? Apakah kita antusias menyambut kedatangan Yesus dan selalu bersukacita atas kehadiran-Nya di dunia ini? Kiranya hati kita tetap bersukacita karena pertemuan dengan Raja segala raja adalah hal yang istimewa dan tidak bisa dinilai dengan apa pun di dunia ini. APAKAH MENTALITAS ORANG MAJUS ADA DALAM KEHIDUPAN KITA? MARILAH KITA MENCARI TUHAN DAN BERSUKACITA MENYAMBUT NATAL! Selamat pagi. Selamat Hari Natal. Penuh Kasih dan Damai. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Zefanya dan Wahyu 16.

No comments:

Post a Comment