SO LOVED CHRISTMAS
#SOLOVEDCHRISTMAS
God is good. Really??
TUHAN ITU BAIK. Masa??
Kalau
kita bisa berkata bahwa kita dicintai Tuhan luar biasa, maka berarti bisa
dikatakan TUHAN ITU BAIK. TAPI... Mengapa
masih ada kejahatan/hal buruk terjadi? Aku punya kehendak bebas tetapi Tuhan yang
pegang kontrol bagaimana bisa?? Mengapa Tuhan ijinkan saya menderita?
Apa
yang harus kita lakukan? Untuk tetap ingat bahwa Tuhan baik:
1)
Jangan kotaki/batasi Tuhan (Yesaya 55:8)
2)
MintaTuhan menuntun mata iman kita (Maz 27:13-14)
3)
Minta Tuhan mengajar kita menunggu (Maz 27:13-14)
Nantikan
Tuhan kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu. Ya
Nantikanlah TUHAN. Tuhan itu baik dan kita sangat diCINTAI.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#SolovedChristmasSeries
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Hosea 5-8
PB:
Wahyu 2
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLOVED
Sumber:
Warta Komsel 10 Des 2017
Madam Ossy
SAAT
TEDUH. Senin, 11 Desember 2017. JANGAN DIBAWAH STANDARD. Bacaan: Matius
5:38-42. “Siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah
bersama dia sejauh dua mil” (Matius 5:41). Ketika mesin cuci rusak, saya
memanggil seorang mekanik. Setelah mesin dibongkar, ternyata ada beberapa
onderdil di bagian timer mesin cuci itu yang terlepas. Tidak mudah untuk
memasangnya kembali, sekalipun hanya lima items. Dibutuhkan lebih dari 30 menit
sebelum semuanya terpasang dengan baik. Sambil memperbaiki timer, mekanik itu
bercerita, “Kebanyakan menyarankan langsung diganti, karena nggak mau repot
mengutak-atik.” Saya salut dengan orang ini karena tetap mau mengerjakan bagian
yang rumit supaya pemakai jasanya puas. Melalui peristiwa tersebut, saya lebih
memahami ajaran Yesus ketika Ia berkata, “Dan siapa pun yang memaksa engkau
berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil” (Mat. 5:41).
Mungkin ajaran-Nya terdengar agak aneh dan sukar dilakukan, seperti nasihat
lain ketika pipi kita ditampar, baju kita diingini oleh orang lain, atau ketika
ada yang meminta dan meminjam barang kita. Yesus ingin umat-Nya menjalani hidup
dengan standar yang tinggi, karena kita adalah anak-anak Allah. Ya, orang-orang
yang mengenal Allah dan menghidupi kebenaran-Nya, diharapkan dapat menaikkan
standar hidup mereka supaya menjadi kesaksian bagi banyak orang. Saat ini,
banyak orang menyukai segala sesuatu yang instan, menolak untuk melayani, atau
memanfaatkan orang lain demi keuntungan pribadi. Ingatlah bahwa segala sesuatu
yang dilakukan di bawah standar, cepat atau lambat akan berdampak buruk. Jangan
sampai kita nekat melakukannya, karena kelak kita akan menyesali
akibatnya. STANDAR KEHIDUPAN YANG BERLANDASKAN KEBENARAN FIRMAN TUHAN
SELALU DAPAT DIANDALKAN. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus
memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Hosea 5-8 dan Wahyu 2.

No comments:
Post a Comment