Saturday, 7 January 2017

7 Januari 2017

AWAKENING




Awakening Day 7 -- Disiplin Rohani. Disiplin Rohani apa yang ingin kita tingkat kan tahun ini? Sudahkah kita memulainya? Bertekun membaca alkitab itu adalah kerinduan kita semua namun bukanlah hal yang mudah ya . Terutama ketika ada banyak sekali hal-hal lain yang menuntut perhatian kita. Salah satu cara yang sedang kami coba adalah bersama-sama dengan mereka yang juga memiliki kerinduan yang sama: membaca dalam kelompok kecil (15 orang). Kami saling mengingakan semua anggota untuk membacanya dihari itu. Cara ini menjadi penyemangat dan pengingat yang luar biasa. Membaca Alkitab seharusnya menjadi proses yang menyenangkan karena membaca alkitab menolong kita Bertumbuh dan memliki hubungan dengan Tuhan yang semakin dalam. Minta kepada Tuhan supaya kita mempunyai rasa lapar dan haus akan firmanNya. Matius 7:7, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Saya yakin Tuhan akan menjawab doa kita saat kita berdoa meminta Nya menolong kita untuk membaca FirmanNya setiap hari bukan sebagai rutinitas tetapi sebagai KEBUTUHAN bahwa saya perlu Tuhan, saya perlu FirmanNya. Amin. Kiranya Firman Tuhan akan menjadi Pelita bagi kaki kita dan Terang bagi jalan kita (Maz 119: 105). Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#DispilinRohani
#Dibutuhkan
#RasaLapar
#Haus
#AkanFirmanNya
#BukanRutinitas
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kejadian 18-19
PB: Matius 6:1-18

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Ibu Caroline – Bandung
[RENUNGAN HARIAN]. Sabtu, 7 Januari 2017. Bacaan: Kisah Para Rasul 4:1-22. Setahun: Kejadian 19-21. Nas: Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus (Kisah Para Rasul 4:13). Menjadi Pengikut Yesus. Saat berperan sebagai Mahatma Gandhi dalam film Gandhi (1982), Ben Kingsley datang ke India, mempelajari cara berbicara, cara berjalan, dan cara berpikir Gandhi. Saat syuting di sebuah pasar, ia tampak sangat mirip dengan Gandhi, dan seorang kakek tiba-tiba menyembahnya. Ben merasa malu dan berusaha menjelaskan bahwa dirinya bukan Gandhi. “Ya, saya tahu Anda bukan Gandhi, tapi melalui Anda, Gandhi terasa hidup kembali,” kata kakek itu. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjadi semakin serupa dengan Yesus. Berbeda dari bintang film, kita bukan diminta menirukan cara berbicara atau cara berjalan Yesus. Sebaliknya, kita diperintahkan untuk menuruti ajaran-Nya, gaya hidup-Nya, pikiran-Nya, dan karakter-Nya. Dengan demikian, melalui kesaksian hidup kita, orang-orang di sekitar kita dapat melihat Yesus yang hidup dalam diri kita. Itulah yang dialami Petrus dan Yohanes saat berdiri di hadapan Mahkamah Agama. Semua orang bisa melihat dan menyadari bahwa keduanya adalah pengikut Yesus. Yesus sudah bangkit dan terangkat ke surga, namun orang banyak masih dapat mengalami kehadiran-Nya melalui kehidupan para rasul. Semakin lama kita menjadi Kristen, kiranya kita semakin serupa dengan Yesus. Di satu pihak, orang dapat merasakan kasih dan pengampunan-Nya melalui hidup kita. Di sisi lain, mungkin orang akan mencela dan menghina kita karena pendirian kita berbeda dari mereka. Kiranya melalui sikap hidup, tutur kata, dan karakter kita, orang dapat melihat diri kita sebagai pengikut Yesus --RTG/Renungan Harian. SEMAKIN LAMA KITA MENJADI ORANG PERCAYA, KIRANYA KEHIDUPAN YESUS SEMAKIN NYATA DALAM HIDUP KITA.

Xavier Quentin Pranata
Saat memberi kekuatan kepada orang lain, ajaib, kita sendiri dikuatkan oleh Tuhan.” Xavier Quentin Pranata.

Ibu Rita – PKS CL 8
Baca: Kisah Pr. Rasul 4:1–22. Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus (Kisah Pr. Rasul 4:13). Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 19-21. Saat berperan sebagai Mahatma Gandhi dalam film Gandhi (1982), Ben Kingsley datang ke India, mempelajari cara berbicara, cara berjalan, dan cara berpikir Gandhi. Saat syuting di sebuah pasar, ia tampak sangat mirip dengan Gandhi, dan seorang kakek tiba-tiba menyembahnya. Ben merasa malu dan berusaha menjelaskan bahwa dirinya bukan Gandhi. “Ya, saya tahu Anda bukan Gandhi, tapi melalui Anda, Gandhi terasa hidup kembali,” kata kakek itu. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menjadi semakin serupa dengan Yesus. Berbeda dari bintang film, kita bukan diminta menirukan cara berbicara atau cara berjalan Yesus. Sebaliknya, kita diperintahkan untuk menuruti ajaran-Nya, gaya hidup-Nya, pikiran-Nya, dan karakter-Nya. Dengan demikian, melalui kesaksian hidup kita, orang-orang di sekitar kita dapat melihat Yesus yang hidup dalam diri kita. Itulah yang dialami Petrus dan Yohanes saat berdiri di hadapan Mahkamah Agama. Semua orang bisa melihat dan menyadari bahwa keduanya adalah pengikut Yesus. Yesus sudah bangkit dan terangkat ke surga, namun orang banyak masih dapat mengalami kehadiran-Nya melalui kehidupan para rasul. Semakin lama kita menjadi Kristen, kiranya kita semakin serupa dengan Yesus. Di satu pihak, orang dapat merasakan kasih dan pengampunan-Nya melalui hidup kita. Di sisi lain, mungkin orang akan mencela dan menghina kita karena pendirian kita berbeda dari mereka. Kiranya melalui sikap hidup, tutur kata, dan karakter kita, orang dapat melihat diri kita sebagai pengikut Yesus —RTG. SEMAKIN LAMA KITA MENJADI ORANG PERCAYA, KIRANYA KEHIDUPAN YESUS SEMAKIN NYATA DALAM HIDUP KITA. Bintang film yang ingin memerankan Mahatma Gandi saja harus mempelajari seperti apa Gandhi, biar lebih meresapi sampai pergi ke India dan belajar sambil benar-benar merasakan kebudayaan di sana. Nah, kita yang ANAK TUHAN juga harus belajar menjadi seperti Tuhan, karakterNYA, caraNYA ngomong, caraNYA mengambil keputusan, ketaatanNYA pada Bapa, kasihNYA... dll. Kalau bintang film belajar dari biografi tokoh yang mau diperankannya, maka kitapun harus belajar dari “biografi”nya Tuhan. Yaitu ALKITAB. Mau dibilang pengikut Kristus? Sudah baca seperti apa Kristus? Sudah ngobrol sama Kristus hari ini? Ayo waktunya kita mengenal lebih lagi siapa Dia yang ingin kita tiru, waktunya saat teduh... Supaya kita benar-benar kenal Kristus dan orang lain bisa ngomong kita adalah pengikut Kristus, dan banyak orang melihat kebaikanNya melalui hidup kita. Amin... Pembacaan Firman Tuhan hari ini: Matius 6:1-18, Kejadian 18-19 #LoveTheBible2017

No comments:

Post a Comment