AWAKENING
Awakening
Day 7 -- Disiplin Rohani.
Disiplin Rohani apa yang ingin kita tingkat kan tahun ini? Sudahkah
kita memulainya? Bertekun membaca alkitab itu adalah kerinduan kita
semua namun bukanlah hal yang mudah ya .
Terutama ketika ada banyak sekali hal-hal lain yang menuntut
perhatian kita. Salah satu cara yang sedang kami coba adalah
bersama-sama dengan mereka yang juga memiliki kerinduan yang sama:
membaca dalam kelompok kecil (15 orang). Kami saling mengingakan
semua anggota untuk membacanya dihari itu. Cara ini menjadi
penyemangat dan pengingat yang luar biasa. Membaca Alkitab seharusnya
menjadi proses yang menyenangkan karena membaca alkitab menolong kita
Bertumbuh dan memliki hubungan dengan Tuhan yang semakin dalam. Minta
kepada Tuhan supaya kita mempunyai rasa lapar dan haus akan
firmanNya. Matius 7:7, “Mintalah,
maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat;
ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”
Saya yakin Tuhan akan menjawab doa kita saat kita berdoa meminta Nya
menolong kita untuk membaca FirmanNya setiap hari bukan sebagai
rutinitas tetapi sebagai KEBUTUHAN bahwa saya perlu Tuhan, saya perlu
FirmanNya. Amin. Kiranya Firman Tuhan akan menjadi Pelita bagi kaki
kita dan Terang bagi jalan kita (Maz 119: 105). Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#DispilinRohani
#Dibutuhkan
#RasaLapar
#Haus
#AkanFirmanNya
#BukanRutinitas
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Kejadian 18-19
PB:
Matius 6:1-18
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Ibu
Caroline – Bandung
[RENUNGAN
HARIAN]. Sabtu, 7 Januari 2017. Bacaan: Kisah Para Rasul 4:1-22.
Setahun: Kejadian 19-21. Nas: Ketika sidang itu melihat keberanian
Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang
tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya
sebagai pengikut Yesus (Kisah Para Rasul 4:13). Menjadi Pengikut
Yesus. Saat berperan sebagai Mahatma Gandhi dalam film Gandhi (1982),
Ben Kingsley datang ke India, mempelajari cara berbicara, cara
berjalan, dan cara berpikir Gandhi. Saat syuting di sebuah pasar, ia
tampak sangat mirip dengan Gandhi, dan seorang kakek tiba-tiba
menyembahnya. Ben merasa malu dan berusaha menjelaskan bahwa dirinya
bukan Gandhi. “Ya, saya tahu Anda bukan Gandhi, tapi melalui Anda,
Gandhi terasa hidup kembali,” kata kakek itu. Sebagai orang
percaya, kita dipanggil untuk menjadi semakin serupa dengan Yesus.
Berbeda dari bintang film, kita bukan diminta menirukan cara
berbicara atau cara berjalan Yesus. Sebaliknya, kita diperintahkan
untuk menuruti ajaran-Nya, gaya hidup-Nya, pikiran-Nya, dan
karakter-Nya. Dengan demikian, melalui kesaksian hidup kita,
orang-orang di sekitar kita dapat melihat Yesus yang hidup dalam diri
kita. Itulah yang dialami Petrus dan Yohanes saat berdiri di hadapan
Mahkamah Agama. Semua orang bisa melihat dan menyadari bahwa keduanya
adalah pengikut Yesus. Yesus sudah bangkit dan terangkat ke surga,
namun orang banyak masih dapat mengalami kehadiran-Nya melalui
kehidupan para rasul. Semakin lama kita menjadi Kristen, kiranya kita
semakin serupa dengan Yesus. Di satu pihak, orang dapat merasakan
kasih dan pengampunan-Nya melalui hidup kita. Di sisi lain, mungkin
orang akan mencela dan menghina kita karena pendirian kita berbeda
dari mereka. Kiranya melalui sikap hidup, tutur kata, dan karakter
kita, orang dapat melihat diri kita sebagai pengikut Yesus
--RTG/Renungan Harian. SEMAKIN LAMA KITA MENJADI ORANG PERCAYA,
KIRANYA KEHIDUPAN YESUS SEMAKIN NYATA DALAM HIDUP KITA.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
memberi kekuatan kepada orang lain, ajaib, kita sendiri dikuatkan
oleh Tuhan.” Xavier Quentin Pranata.
Ibu
Rita – PKS CL 8
Baca:
Kisah Pr. Rasul 4:1–22. Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus
dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak
terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai
pengikut Yesus (Kisah Pr. Rasul 4:13). Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 19-21. Saat berperan sebagai Mahatma Gandhi dalam film
Gandhi (1982), Ben Kingsley datang ke India, mempelajari cara
berbicara, cara berjalan, dan cara berpikir Gandhi. Saat syuting di
sebuah pasar, ia tampak sangat mirip dengan Gandhi, dan seorang kakek
tiba-tiba menyembahnya. Ben merasa malu dan berusaha menjelaskan
bahwa dirinya bukan Gandhi. “Ya, saya tahu Anda bukan Gandhi, tapi
melalui Anda, Gandhi terasa hidup kembali,” kata kakek itu. Sebagai
orang percaya, kita dipanggil untuk menjadi semakin serupa dengan
Yesus. Berbeda dari bintang film, kita bukan diminta menirukan cara
berbicara atau cara berjalan Yesus. Sebaliknya, kita diperintahkan
untuk menuruti ajaran-Nya, gaya hidup-Nya, pikiran-Nya, dan
karakter-Nya. Dengan demikian, melalui kesaksian hidup kita,
orang-orang di sekitar kita dapat melihat Yesus yang hidup dalam diri
kita. Itulah yang dialami Petrus dan Yohanes saat berdiri di hadapan
Mahkamah Agama. Semua orang bisa melihat dan menyadari bahwa keduanya
adalah pengikut Yesus. Yesus sudah bangkit dan terangkat ke surga,
namun orang banyak masih dapat mengalami kehadiran-Nya melalui
kehidupan para rasul. Semakin lama kita menjadi Kristen, kiranya kita
semakin serupa dengan Yesus. Di satu pihak, orang dapat merasakan
kasih dan pengampunan-Nya melalui hidup kita. Di sisi lain, mungkin
orang akan mencela dan menghina kita karena pendirian kita berbeda
dari mereka. Kiranya melalui sikap hidup, tutur kata, dan karakter
kita, orang dapat melihat diri kita sebagai pengikut Yesus —RTG.
SEMAKIN LAMA KITA MENJADI ORANG PERCAYA, KIRANYA KEHIDUPAN YESUS
SEMAKIN NYATA DALAM HIDUP KITA. Bintang film yang ingin memerankan
Mahatma Gandi saja harus mempelajari seperti apa Gandhi, biar lebih
meresapi sampai pergi ke India dan belajar sambil benar-benar
merasakan kebudayaan di sana. Nah, kita yang ANAK TUHAN juga harus
belajar menjadi seperti Tuhan, karakterNYA, caraNYA ngomong, caraNYA
mengambil keputusan, ketaatanNYA pada Bapa, kasihNYA... dll. Kalau
bintang film belajar dari biografi tokoh yang mau diperankannya, maka
kitapun harus belajar dari “biografi”nya Tuhan. Yaitu ALKITAB.
Mau dibilang pengikut Kristus? Sudah baca seperti apa Kristus? Sudah
ngobrol sama Kristus hari ini? Ayo waktunya kita mengenal lebih lagi
siapa Dia yang ingin kita tiru, waktunya saat teduh... Supaya kita
benar-benar kenal Kristus dan orang lain bisa ngomong kita adalah
pengikut Kristus, dan banyak orang melihat kebaikanNya melalui hidup
kita. Amin... Pembacaan Firman Tuhan hari ini: Matius 6:1-18,
Kejadian 18-19 #LoveTheBible2017

No comments:
Post a Comment