AWAKENING
Sesuatu
yang Baru.
Apakah menginginkan sesuatu yang baru itu adalah perasaan yang wajar?
Mengapa kita begitu senang memiliki sesuatu yang segar dan baru?
Sepertinya kerinduan kita untuk sesuatu yang lebih baik dan baru
sudah dimulai sejak kejatuhan manusia kedalam dosa. Roma 8:22, “Sebab
kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh
dan sama-sama merasa sakit bersalin.”
Ayat 23: “Dan
bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia
sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan
pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.”
Amin. Tubuh yang baru, yang sempurna dan tidak bercela. Tentu semua
kita menginginkannya bukan? Bukan sesuatu yang keliru kalau kita
menginginkan sesuatu yang baru. Hanya: Hal baru apa yang kita kejar?
Apakah kita mencari hal-hal baru yang bersifat Materi? Atau kerinduan
kita tertuju kepada Langit yang baru, Bumi yang baru & Tubuh yang
baru? Yang telah dijanjikan Allah kepada kita. Ditahun yang baru ini
mari kita mengingat kembali waktu pertama kali kita mengenal Tuhan.
Kiranya hanya “kekekalan” yang menyertai keinginan kita akan
hal-hal yang baru. Bersama Tuhan yang telah lebih dulu mengasihi
kita. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#IMLoved
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall:)
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini
PL:
Kejadian 1-3
PB:
Matius 1
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#iMLoved
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Minggu, 1 Januari 2017. SELAMAT TAHUN BARU. Tak berkesudahan
kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap
pagi; besar kesetiaan-Mu! (Ratapan 3:22-23). Selamat Tahun Baru!
Itulah ucapan yang saling diberikan di tahun baru. Kita memberi
ucapan itu kepada relasi dan keluarga, atau sebaliknya, menerimanya
dari mereka. Ehm, sebenarnya apa sih yang baru? Bukankah semuanya
masih akan berjalan seperti biasa; baik itu urusan pekerjaan,
pelayanan, kehidupan keluarga, kesehatan, keuangan, bahkan persoalan
tahun kemarin? Kecuali penanggalan, semuanya sama saja, bukan? Bahkan
mungkin akan ada persoalan baru di depan. Nabi Yeremia pernah
terjebak pada pahitnya hidup, yakni ketika mendampingi bangsanya yang
dengan keras hati meninggalkan Tuhan. Setiap hari, ia meratapi
hidupnya dan nasib bangsanya yang terbuang sebagai budak (ay. 1-20).
Namun, ketika ia berpaling kepada Tuhan dan membiarkan Tuhan
menyentuh hati dan mengubah pikirannya (ay. 21), Yeremia melihat
banyak hal baru. Sumbernya, ia menyadari bahwa setiap pagi ada kasih
setia Tuhan yang besar dan rahmat yang tak kunjung habis (ay. 22-23).
Izinkan Tuhan melimpahi hati kita dengan kasih-Nya hari ini, agar
kita menemukan banyak hal baru. Sebab, dari hati akan terbentuk
sikap, pola pikir, pola kerja, pola hubungan yang bakal kita jalani
di sepanjang 2017. Kita akan memiliki cara pandang baru dalam
menghadapi persoalan; baik persoalan lama maupun persoalan baru. Kita
akan memiliki cara bersikap dan berelasi yang baru; baik dengan diri
sendiri, keluarga, rekan sekerja/sepelayanan. Dengan hati baru yang
selalu sadar pada anugerah Tuhan setiap pagi, kita akan selalu
terkejut dan terpesona pada “kasih setia Tuhan”! ARAHKAN HATI
PADA TUHAN YANG PENUH RAHMAT KITA AKAN MENDAPAT PANDANGAN BARU ATAS
PERSOALAN LAMA. Selamat Pagi 2017. SELAMAT TAHUN BARU. PENYERTAAN
PIMPINAN TUHAN SETIA bagi kita. Tuhan Yesus memberkati. Bacaan
Setahun Alkitab: Kejadian 1-3 #lovethebible
Xavier
Quentin Pranata
“Hati
yang baru membuat relasi yang diperbarui.” Xavier Quentin Pranata.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
MELEPASKAN.
Tidak terasa, kita sudah berada di penghujung tahun 2016 ini.
Ada hal-hal yang Harus ditinggalkan & yang tidak perlu dibawa ke
tahun yang baru, supaya tidak memberatkan langkah kita di tahun
mendatang. Ada 3 hal yang harus ditinggalkan: 1.) TINGGALKAN
LINGKUNGAN yang BURUK. Bila kita ingin berhasil, kita perlu berada
dalam lingkungan orang-orang yang positif & memiliki visi yang
jelas. Para pecandu narkoba yang telah sembuh & keluar dari
rehabilitasi, dapat kembali terjerumus dalam narkoba karena mereka
kembali ke lingkungan & teman-teman yang lama. 2.) TINGGALKAN
DOSA. Jangan harap dapat menang bila kita bersikeras melakukan
hal-hal yang sebenarnya kita sadari bahwa itu dosa & mengganggu
hati nurani kita. Percayalah, Tak ada orang yang melanggar Firman
Tuhan yang dapat hidup bahagia & berhasil. 3.) TINGGALKAN MASA
LALU. Melupakan masa lalu bukan menghapus ingatan, tapi memilih untuk
tidak hidup dalam memori tersebut. Bila kita ingin melupakan sesuatu,
jangan menceritakan hal itu berulang-ulang, sehingga membuatnya
“hidup” kembali dalam ingatan kita. LEARN from the past, LIVE in
the present, BELIEVE in the future. TUHAN menyediakan MASA DEPAN
untuk setiap orang yang menyerahkan hidupnya hanya kepada-NYA, &
DIA tak pernah menentukan MASA DEPAN kita berdasarkan MASA LALU kita.
Meninggalkan MASA LALU -» untuk meraih MASA DEPAN. Meninggalkan DOSA
-» untuk meraih PENGAMPUNAN. Meninggalkan KEGAGALAN -» untuk meraih
IMPIAN TUHAN. Meninggalkan KEPAHITAN -» untuk meraih KEBEBASAN. Mari
tinggalkan dulu apa yang menjadi penghalang kita selama setahun ini.
Kita minta TUHAN mentahirkan & memeteraikan hidup kita sebagai
bekal melangkah memasuk awal tahun 2017, supaya setiap apapun yang
kita kerjakan semua dipercepat menjadi 'besar' oleh karena
anugerah-NYA. “Ya Tuhan, Engkau akan menyediakan damai sejahtera
bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang
melakukannya bagi kami” (Yesaya 26:12). God bless you.

No comments:
Post a Comment