Thursday, 5 January 2017

5 Januari 2017

AWAKENING




Awakening Day 5 – Bersaksi Sejak Awal Dipanggil (Yohanes 4:28-42). Cerita tentang wanita Samaria ini sudah sering kita dengar. Dia adalah wanita yang baru saja mengenal Tuhan, namun langsung “diubahkan” menjadi saksi/penjala jiwa. Melalui peristiwa ini Tuhan mengajarkan sesuatu yang luar biasa yaitu tentang Penuaian.
1) Setelah Tuhan yesus menyatakan diriNya sebagai Mesias melalui pembicaraan dengan wanita Samaria, apa yang wanita itu lakukan (baca ayat 28-29).
2) Apakah dampak dari perbuatan wanita Samaria itu? (Ayat 39-42)
3) Apa yang dikatakan Yesus ketika diajak makan oleh murid-muridNya? (Ayat 31-34)
Pelajaran yang dapat kita dapat hari ini adalah perkataan Yesus. DIA memanggil Wanita Samaria (gambaran kita semua). Mari bangkit, ladang sudah menguning (tuaian jiwa-jiwa) luar biasa banyaknya. Apakah kita siap dengan tuaian yang besar ini? Mari dengan mata IMAN kita mau percaya dan bersaksi: DIA-lah benar-benar JURUSELAMAT (ayat 42). Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#Sejak Awal
#KitaDipanggil
#UntukBerSaksi
#LadangsudahMenguning
#SiapUntukDituai
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kejadian 13-15
PB: Matius 5

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Tante Elisabeth – NTT
MENGENAL SIFAT ALLAH YANG BENAR. Kekuasaan Allah. Hari-hari ini ada pengajaran yang menekankan akan kebebasan manusia untuk melakukan segala sesuatu tanpa harus khawatir apakah tindakan tersebut dosa atau tidak. Mengapa demikian? Karena orang percaya telah ditebus oleh Kristus, itu artinya semua dosa orang percaya yang telah dilakukan atau akan dilakukannya sudah diselesaikan Kristus di kayu salib. Jika hanya dipandang dari sisi kasih karunia Allah, pengajaran ini tanpa benar, tetapi pengajaran ini sangat tidak cocok dengan sifat Allah yang lain seperti kekuasaanNya. Bagi orang percaya, kekuasaan Allah dapat menjadi sebagai berkat atau sebagai penghukuman, tentu ini tergantung pada respon kita kepada Allah. Sebagaimana Allah hebat dalam kesetiaan-Nya terhadap orang yang mengasihiNya (Mazmur 89:9), demikian juga murka-Nya amat dahsyat terhadap orang yang melawan-Nya (Mazmur 59:14, Ulangan 29:18). Konsep Allah yang cemburu juga berkaitan erat dengan kekuasaan Allah. Contohnya adalah dimana kecemburuan Allah menyala terhadap penyembahan berhala (Ulangan 32:16), juga terhadap penyelewengan perjanjian yang disengaja (Ulangan 29:20). Maka kita semua saudara saudariku yang terkasih menyatakan bahwa takut akan Tuhan adalah sebuah wujud ketaatan. Yess... JBU.

Xavier Quentin Pranata
Saat yang terlewat tidak bisa diulang, oleh sebab itu waktu jangan sia-sia dibuang.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Kamis, 5 Januari 2017. DIMAMPUKAN HIDUP SALEH. Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib (2 Petrus 1:3). Pemuda itu frustrasi karena belum bisa berhenti merokok dan memaki orang lain. Namun, semuanya mendadak berubah saat ia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kelahiran baru dan pertobatan mengubah hidupnya secara drastis. Pengenalan akan Kristus ini membawanya pada keyakinan bahwa tubuhnya adalah milik Allah. Ia pun merasakan ada kemampuan baru untuk melepaskan diri dari rokok dan memaki orang lain “Sekarang, mau ditawari rokok sebanyak apa pun atau dibayar berapa pun untuk memaki, saya tidak mau melakukannya,” katanya. Mengawali suratnya yang kedua, Rasul Petrus mengingatkan para pembacanya tentang kasih karunia dan damai sejahtera yang mereka terima oleh pengenalan akan Tuhan (ay. 2). Ia juga menyebutkan tentang anugerah untuk menjalani kehidupan yang saleh dan berkenan kepada Allah. Anugerah ini memampukan kita untuk melawan kebiasaan atau kesenangan berbuat dosa sehingga kita tidak lagi dikuasai olehnya. Pemahaman akan kebenaran ini tidak hanya menghasilkan orang Kristen yang sehat, tetapi juga memampukan mereka menjalani hidup dalam kodrat ilahi dan luput dari hawa nafsu duniawi (ay. 4). Kehidupan yang sungguh indah! Jika Kristus tinggal di dalam hati kita, perubahan hidup adalah sesuatu yang mutlak. Kuasa ilahi ini telah memampukan orang percaya dari generasi ke generasi untuk berubah dan menjalani hidup yang saleh. Bersediakah kita mengandalkan kuasa-Nya itu untuk mengubahkan hidup kita dan memampukan kita menjalani hidup yang saleh? --GHJ/Renungan Harian. SELAMA KUASA ILAHI-NYA BEKERJA DALAM DIRI KITA, MENJALANI KEHIDUPAN YANG SALEH BUKANLAH PERKARA YANG MUSTAHIL. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible - Bacaan: Matius 5:1-16 & Setahun: Kejadian 13,14,15.

No comments:

Post a Comment