AWAKENING
Awakening
Day 5 – Bersaksi Sejak Awal Dipanggil (Yohanes 4:28-42).
Cerita tentang wanita Samaria ini sudah sering kita dengar. Dia
adalah wanita yang baru saja mengenal Tuhan, namun langsung
“diubahkan” menjadi saksi/penjala jiwa. Melalui peristiwa ini
Tuhan mengajarkan sesuatu yang luar biasa yaitu tentang Penuaian.
1)
Setelah Tuhan yesus menyatakan diriNya sebagai Mesias melalui
pembicaraan dengan wanita Samaria, apa yang wanita itu lakukan (baca
ayat 28-29).
2)
Apakah dampak dari perbuatan wanita Samaria itu? (Ayat 39-42)
3)
Apa yang dikatakan Yesus ketika diajak makan oleh murid-muridNya?
(Ayat 31-34)
Pelajaran
yang dapat kita dapat hari ini adalah perkataan Yesus. DIA memanggil
Wanita Samaria (gambaran kita semua). Mari bangkit, ladang sudah
menguning (tuaian jiwa-jiwa) luar biasa banyaknya. Apakah kita siap
dengan tuaian yang besar ini? Mari dengan mata IMAN kita mau percaya
dan bersaksi: DIA-lah benar-benar JURUSELAMAT (ayat 42). Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#Sejak
Awal
#KitaDipanggil
#UntukBerSaksi
#LadangsudahMenguning
#SiapUntukDituai
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Kejadian 13-15
PB:
Matius 5
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Tante
Elisabeth – NTT
MENGENAL
SIFAT ALLAH YANG BENAR. Kekuasaan Allah. Hari-hari ini ada pengajaran
yang menekankan akan kebebasan manusia untuk melakukan segala sesuatu
tanpa harus khawatir apakah tindakan tersebut dosa atau tidak.
Mengapa demikian? Karena orang percaya telah ditebus oleh Kristus,
itu artinya semua dosa orang percaya yang telah dilakukan atau akan
dilakukannya sudah diselesaikan Kristus di kayu salib. Jika hanya
dipandang dari sisi kasih karunia Allah, pengajaran ini tanpa benar,
tetapi pengajaran ini sangat tidak cocok dengan sifat Allah yang lain
seperti kekuasaanNya. Bagi orang percaya, kekuasaan Allah dapat
menjadi sebagai berkat atau sebagai penghukuman, tentu ini tergantung
pada respon kita kepada Allah. Sebagaimana Allah hebat dalam
kesetiaan-Nya terhadap orang yang mengasihiNya (Mazmur 89:9),
demikian juga murka-Nya amat dahsyat terhadap orang yang melawan-Nya
(Mazmur 59:14, Ulangan 29:18). Konsep Allah yang cemburu juga
berkaitan erat dengan kekuasaan Allah. Contohnya adalah dimana
kecemburuan Allah menyala terhadap penyembahan berhala (Ulangan
32:16), juga terhadap penyelewengan perjanjian yang disengaja
(Ulangan 29:20). Maka kita semua saudara saudariku yang terkasih
menyatakan bahwa takut akan Tuhan adalah sebuah wujud ketaatan.
Yess... JBU.
Xavier
Quentin Pranata
“Saat
yang terlewat tidak bisa diulang, oleh sebab itu waktu jangan sia-sia
dibuang.” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Kamis, 5 Januari 2017. DIMAMPUKAN HIDUP SALEH. Karena kuasa
ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang
berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang
telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib (2 Petrus
1:3). Pemuda itu frustrasi karena belum bisa berhenti merokok dan
memaki orang lain. Namun, semuanya mendadak berubah saat ia menerima
Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kelahiran baru dan pertobatan
mengubah hidupnya secara drastis. Pengenalan akan Kristus ini
membawanya pada keyakinan bahwa tubuhnya adalah milik Allah. Ia pun
merasakan ada kemampuan baru untuk melepaskan diri dari rokok dan
memaki orang lain “Sekarang, mau ditawari rokok sebanyak apa pun
atau dibayar berapa pun untuk memaki, saya tidak mau melakukannya,”
katanya. Mengawali suratnya yang kedua, Rasul Petrus mengingatkan
para pembacanya tentang kasih karunia dan damai sejahtera yang mereka
terima oleh pengenalan akan Tuhan (ay. 2). Ia juga menyebutkan
tentang anugerah untuk menjalani kehidupan yang saleh dan berkenan
kepada Allah. Anugerah ini memampukan kita untuk melawan kebiasaan
atau kesenangan berbuat dosa sehingga kita tidak lagi dikuasai
olehnya. Pemahaman akan kebenaran ini tidak hanya menghasilkan orang
Kristen yang sehat, tetapi juga memampukan mereka menjalani hidup
dalam kodrat ilahi dan luput dari hawa nafsu duniawi (ay. 4).
Kehidupan yang sungguh indah! Jika Kristus tinggal di dalam hati
kita, perubahan hidup adalah sesuatu yang mutlak. Kuasa ilahi ini
telah memampukan orang percaya dari generasi ke generasi untuk
berubah dan menjalani hidup yang saleh. Bersediakah kita mengandalkan
kuasa-Nya itu untuk mengubahkan hidup kita dan memampukan kita
menjalani hidup yang saleh? --GHJ/Renungan Harian. SELAMA KUASA
ILAHI-NYA BEKERJA DALAM DIRI KITA, MENJALANI KEHIDUPAN YANG SALEH
BUKANLAH PERKARA YANG MUSTAHIL. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
#LoveTheBible - Bacaan: Matius 5:1-16 & Setahun: Kejadian
13,14,15.

No comments:
Post a Comment