AWAKENING
Awakening
Day 24 – Menjadi Pribadi yang Tekun, Berkarakter, & SETIA (3).
Dibagian ke 3: KESETIAAN. Kesetiaan sangat dibutuhkan. Kita bisa
belajar dari kitab Yeremia 35:1-8: “Suku
Rekhab.”
Siapa suku Rekhab ini? Mereka adalah suku pengembara ternak dan tidak
mempunyai rumah tinggal yang tetap, mereka taat mengikuti aturan dari
bapak leluhurnya yaitu: tidak minum anggur, tidak bercocok tanam,
tidak membangun rumah. Apa dampaknya bila kita SETIA? Seperti halnya
suku rekhab, Tuhan akan memberikan kepercayaan pada kita untuk
melayaniNya sampai selama-lamaNya (Yer 35:19). “Maka
beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab
bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa.”
Amin. SETIA-lah didalam Tuhan, berjaga-jagalah. SETIAlah walau kita
belum dikenal, SETIAlah walau belum mengalami mujizat. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#JadilahPribadi
#yangTEKUN
#BERKARAKTER
#&SETIA
#SaatMenerimaBerkat
#MaupunSaat
#BelumMengalamiMukjizat
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Keluaran 9,10&11
PB:
Matius 15:21-39
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Ibu
Ester – CL 3
Manfaat
membaca Alkitab secara teratur. Berdasarkan riset dr Prof Dr Jeffrey
Leven & Dr David Larsen (Washington Times, 30 Juli 1996),
dilaporkan bahwa apabila orang membaca Alkitab secara teratur, ini
bukan saja baik bagi jiwanya, tetapi juga baik bagi tubuhnya. Mereka
melakukan penelitian terhdp lebih dr 500 orang, selama
berbulan-bulan. Ditemukan bahwa pada mereka yang membaca Alkitab
secara teratur :
1.
Mempunyai tekanan darah lebih rendah.
2.
Tingkat depresi lebih rendah
3.
Lebih sedikit penderita penyakit jantung.
4.
Jarang yang kecanduan obat maupun alkohol.
5.
Jarang terjadi perpecahan dalam perkawinan.
6.
Tingkat kesehatannya jauh lebih baik.
Dan
berdasarkan laporan dari Religion in American Life, para peneliti
menemukan bahwa mereka yang sering membaca Alkitab, mempunyai
kemungkinan 50% jauh lebih banyak untuk menolak obat-obatan yang
terlarang, drpd mereka yang tidak pernah membaca Alkitab. Di samping
itu di tempat pekerjaan mereka, mereka memiliki tingkat produktivitas
yang lebih tinggi di atas rata-rata. Membaca Alkitab secara teratur
BERARTI:
1.
Memberi makanan bergizi kepada JIWA secara teratur, sehingga
kesehatan jiwa kita terjaga. Jiwa yang sehat AKAN membuat hati kita
BEBAS dari rasa gelisah, cemas & stres.
2.
Salah satu bentuk disiplin rohani yang AKAN membuat hidup kita
bertumbuh & hati kita akan ALAMI perubahan.
Firman
Tuhan yang hidup AKAN mengubah pola pikir kita yang umumnya dikuasai
oleh KEDAGINGAN, sehingga kita LEBIH memilih HIDUP DIPIMPIN oleh ROH.
Berkomitmenlah untuk mengADAkan waktu SECARA teratur membaca firman
Tuhan, & BUKAN MENCARI WAKTU yang KOSONG baru membacanya, karena
kita SULITsekali menemukan waktu yang lowong. Bangunlah 1/2 jam lebih
awal dari biasanya untuk bersaat teduh. Pakai waktu itu untuk membaca
firman Tuhan & berdoa. Renungkan ayat demi ayat, lalu berdoalah
minta petunjuk Tuhan atas firman tersebut, niscaya anda akan
merasakan perubahan demi perubahan dalam diri Anda. Hari-hari yang
kita lalui akan menjadi berbeda jika kita mengawali hari itu bersama
Tuhan & juga mengakhiri hari ini bersama-Nya. TUHAN YESUS
MEMBERKATI. FIRMAN TUHAN BAGAI VITAMIN / OBAT yang MANJUR BAGI TUBUH
JIWA RAGA KITA. Gbu all.
Ibu
Caroline – Bandung
Selasa,
24 Januari 2017. Bacaan: Yakobus 2:14-26. Setahun: Keluaran 20-22.
Nas: Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman
tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati (Yakobus 2:26). Perbuatan yang
Menyelamatkan. Saya pernah ditanya oleh seseorang, “Mengapa harus
hidup sungguh-sungguh bagi Tuhan sejak masa muda? Bukankah kita
diselamatkan oleh iman dan bukan oleh perbuatan?” Orang ini
memperlihatkan pengertian yang kurang tepat tentang iman. Pokoknya,
asalkan beriman, kita pasti selamat. Pandangan semacam ini dapat
menjurus pada kehidupan yang sembarangan. Yakobus berpendapat
berbeda. Yakobus jelas tidak menentang keselamatan melalui iman (Yak.
1:18; bdk. Flp. 2:12). Kritik Yakobus dialamatkan kepada mereka yang
menganggap iman itu berdiri sendiri, tanpa berdampak pada perbuatan
orang percaya. Iman yang demikian tidak berguna sebab tidak dapat
menolong orang lain (ay. 15-17). Iman seperti itu tidak berbeda
dengan sikap Iblis, yang percaya bahwa Allah itu ada, namun mereka
toh melawan Dia (ay. 19). Sebaliknya, para tokoh iman dalam
Perjanjian Lama menunjukkan iman mereka melalui perbuatan (ay.
21-26). Iman yang tidak berdampak pada perbuatan bukanlah iman yang
sejati. Itu hanyalah suatu pengakuan yang kosong dan tidak berguna.
Sebaliknya, iman yang otentik tentu akan memancar melalui perbuatan.
Tantangan Yakobus tersebut tetap relevan bagi umat percaya saat ini:
iman yang berguna! Iman bahwa Allah ada dan menyertai kehidupan kita
mestinya terlihat dalam kehidupan yang memberkati sesama. Iman itu
menggerakkan kita untuk mewujudkan kasih Allah bagi mereka yang
memerlukan pertolongan. Bagaimana kita akan mewujudkan iman kita pada
hari ini? --VIN. PERBUATAN TANPA IMAN ADALAH FANA; IMAN TANPA
PERBUATAN ADALAH MATI; IMAN DENGAN PERBUATAN ADALAH KEKAL.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
Renungan
pagi. ~ Badai Pasti Berlalu ~. Ada sebuah cerita tentang seorang
bangsawan Jerman yang mempunyai istana di perbukitan di tepi Sungai
Rhein. Sebagai seorang pecinta musik, ia memasang beberapa kawat di
antara dua menara di kuilnya dengan harapan kalau angin akan
menggetarkan kawat-kawat itu, sehingga menghasilkan musik. Tapi
aliran angin sungai Rhein tidak menghasilkan suara sedikitpun. Pada
suatu malam, terjadilah badai hebat di lembah itu. Badai yang dahsyat
menerpa istana bangsawan tersebut, bahkan gunung-gunung sekitar pun
tampak terguncang. Sang bangsawan membuka tirai jendela untuk
mengawasi perkembangan badai dan dalam keheranannnya, ia mendengarkan
alunan musik yang merdu. Sekarang kawat-kawat itu mendesing bagaikan
petikan senar gitar. Ternyata kawat-kawat itu memerlukan badai untuk
menghasilkan melodi yang merdu dan indah! Demikian pula dalam
kehidupan ini, terkadang kita membutuhkan badai untuk dapat
mengekspresikan indahnya kehidupan. Badai yang datang dalam hidup
kita dapat membuat musik yang merdu dan indah keluar dari diri kita,
asalkan kita mampu meresponinya dengan benar. BADAI membuat kita
semakin KUAT, DEWASA, semakin BIJAK dalam menyikapi setiap
permasalahan. Bila badai datang dalam hidup kita, jangan jadikan
sebuah alasan untuk kita meninggalkan TUHAN, karena ketika kita tetap
taat mengikuti proses-NYA dan percaya kepada-NYA, kita akan dibawa
oleh-NYA melihat janji-NYA yang begitu ajaib dan luar biasa.
“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan
biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan
karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui
kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan
ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (1 Korintus 10:13).
Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Tuhan Yesus memberkati.
Xavier
Quentin Pranata
“Rasa
SAKIT adalah cara unik untuk membuat kita sadar bahwa kita bukan
orang SAKTI.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment