Tuesday, 3 January 2017

3 Januari 2017

AWAKENING




Awakening, Akulah Kebagkitan dan Hidup --Yoh 11:25. Jika kita percaya bahwa anak Allah telah mati dan bangkit kembali, maka seluruh masa depan kita dipenuhi dengan kegairahan, antusias, penuh dengan Pengharapan. Tuhan Yesus mati dan bangkit adalah jaminan bahwa Allah akan membangkitkan kita juga, berarti kita sungguh-sungguh menjalani apa yang disebut sebagai kekekalan. Saat ini kalau kita menjalani hidup ini untuk suatu kehidupan kekal nantinya, maka kita dapat bertahan hidup sekalipun mungkin saat ini kita untuk “sementara” waktu tubuh kita dalam keadaan sakit/lemah, ekonomi kita sedang sulit, menghadapi penderitaan karena ditinggal oleh orang-orang yang kita kasihi, dsbnya. Semuanya itu hanya sementara. Mengapa? Karena kelak kita akan mengalami “kelahiran kembali”/HIDUP KEKAL di surga. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#KebangkitanKristus
#Adalah
#DasarImanKita
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kejadian 7-9
PB: Matius 3

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Xavier Quentin Pranata
Kebersamaan jauh lebih penting ketimbang sekadar bersama-sama.” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Selasa, 3 Januari 2016. JANGAN GR! Jadi ketahuilah, bahwa bukan karena jasa-jasamu TUHAN, Allahmu, memberikan kepadamu negeri yang baik itu untuk diduduki. Sesungguhnya engkau bangsa yang tegar tengkuk! (Ulangan 9:6). GR atau “Gede Rasa” adalah perasaan yang berlebihan terhadap sesuatu yang belum pasti. Kita merasa berperan penting atas suatu pencapaian, padahal sebenarnya tidak. Kita merasa seseorang naksir pada kita, padahal sebenarnya tidak. Orang yang GR salah membaca keadaan. Bangsa Israel adalah bangsa yang kecil, namun berulang-ulang menjadi pemenang. Mereka dapat mengalahkan bangsa lain yang lebih kuat, lebih banyak, dan lebih besar tubuhnya. Hal itu membuat banyak bangsa takut dan segan terhadap mereka. Sangat mudah bagi bangsa Israel untuk merasa GR, merasa diri merekalah faktor penentu kemenangan tersebut. Menjelang mereka masuk ke Tanah Perjanjian, Tuhan memperingatkan bangsa Israel untuk tidak merasa GR atau besar kepala. Mereka menganggap bahwa mereka memperoleh kemenangan karena jasa pasukan yang berperang. Mereka menganggap diri mereka telah berkorban dan berjasa untuk meraih kemenangan. Sebaliknya, dengan keras Tuhan menegur mereka sebagai bangsa yang tegar tengkuk! Bangsa Israel adalah gambar kehidupan kita. Sesungguhnya, setiap berkat, setiap kemenangan, dan berbagai pencapaian terbaik yang kita miliki saat ini tidaklah layak untuk dibanggakan sebagai hasil dari jasa pribadi kita, melainkan merupakan bukti penyertaan dan kemurahan hati Tuhan. Bukankah Tuhan yang mengaruniakan kekuatan bagi kita memperoleh semuanya itu? Jadi, tidak perlu GR! TUHAN MEMBERKATI KITA BUKAN KARENA KEBAIKAN KITA, MELAINKAN KARENA KEBAIKAN DAN KEMURAHAN HATI-NYA. Selamat pagi. Selamat berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #ilovebible - Bacaan setahun: Kejadian 7,8,9 & Matius 3.

GNCC
Pada mulanya Allah... (Kej 1:1). In the beginning GOD... Alkitab mengawali kalimat firman dengan “Pada mulanya Allah...” Pastikan semuanya diawali OLEH dan DENGAN Tuhan. Segala sesuatu yang dimulai dari Tuhan merupakan tanggung jawab-Nya. Apa yang diawali-Nya pasti akan di selesaikan-Nya. Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik diantara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pd hari Kristus Yesus (Fil 1:6). #gncc

No comments:

Post a Comment