AWAKENING
Awakening,
Akulah Kebagkitan dan Hidup --Yoh 11:25.
Jika kita percaya bahwa anak Allah telah mati dan bangkit kembali,
maka seluruh masa depan kita dipenuhi dengan kegairahan, antusias,
penuh dengan Pengharapan. Tuhan Yesus mati dan bangkit adalah jaminan
bahwa Allah akan membangkitkan
kita juga, berarti kita sungguh-sungguh menjalani apa yang disebut
sebagai kekekalan. Saat ini kalau kita menjalani hidup ini untuk
suatu kehidupan kekal nantinya, maka kita dapat bertahan hidup
sekalipun mungkin saat ini kita untuk “sementara” waktu tubuh
kita dalam keadaan sakit/lemah, ekonomi kita sedang sulit, menghadapi
penderitaan karena ditinggal oleh orang-orang yang kita kasihi,
dsbnya. Semuanya itu hanya sementara. Mengapa? Karena kelak kita akan
mengalami “kelahiran kembali”/HIDUP KEKAL di surga. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#KebangkitanKristus
#Adalah
#DasarImanKita
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Kejadian 7-9
PB:
Matius 3
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Xavier
Quentin Pranata
“Kebersamaan
jauh lebih penting ketimbang sekadar bersama-sama.” Xavier Quentin
Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Selasa, 3 Januari 2016. JANGAN GR! Jadi ketahuilah, bahwa
bukan karena jasa-jasamu TUHAN, Allahmu, memberikan kepadamu negeri
yang baik itu untuk diduduki. Sesungguhnya engkau bangsa yang tegar
tengkuk! (Ulangan 9:6). GR atau “Gede Rasa” adalah perasaan yang
berlebihan terhadap sesuatu yang belum pasti. Kita merasa berperan
penting atas suatu pencapaian, padahal sebenarnya tidak. Kita merasa
seseorang naksir pada kita, padahal sebenarnya tidak. Orang yang GR
salah membaca keadaan. Bangsa Israel adalah bangsa yang kecil, namun
berulang-ulang menjadi pemenang. Mereka dapat mengalahkan bangsa lain
yang lebih kuat, lebih banyak, dan lebih besar tubuhnya. Hal itu
membuat banyak bangsa takut dan segan terhadap mereka. Sangat mudah
bagi bangsa Israel untuk merasa GR, merasa diri merekalah faktor
penentu kemenangan tersebut. Menjelang mereka masuk ke Tanah
Perjanjian, Tuhan memperingatkan bangsa Israel untuk tidak merasa GR
atau besar kepala. Mereka menganggap bahwa mereka memperoleh
kemenangan karena jasa pasukan yang berperang. Mereka menganggap diri
mereka telah berkorban dan berjasa untuk meraih kemenangan.
Sebaliknya, dengan keras Tuhan menegur mereka sebagai bangsa yang
tegar tengkuk! Bangsa Israel adalah gambar kehidupan kita.
Sesungguhnya, setiap berkat, setiap kemenangan, dan berbagai
pencapaian terbaik yang kita miliki saat ini tidaklah layak untuk
dibanggakan sebagai hasil dari jasa pribadi kita, melainkan merupakan
bukti penyertaan dan kemurahan hati Tuhan. Bukankah Tuhan yang
mengaruniakan kekuatan bagi kita memperoleh semuanya itu? Jadi, tidak
perlu GR! TUHAN MEMBERKATI KITA BUKAN KARENA KEBAIKAN KITA, MELAINKAN
KARENA KEBAIKAN DAN KEMURAHAN HATI-NYA. Selamat pagi. Selamat
berkarya. Tuhan Yesus memberkati. #ilovebible - Bacaan setahun:
Kejadian 7,8,9 & Matius 3.
GNCC
Pada
mulanya Allah... (Kej 1:1). In the beginning GOD... Alkitab mengawali
kalimat firman dengan “Pada mulanya Allah...” Pastikan semuanya
diawali OLEH dan DENGAN Tuhan. Segala sesuatu yang dimulai dari Tuhan
merupakan tanggung jawab-Nya. Apa yang diawali-Nya pasti akan di
selesaikan-Nya. Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang
memulai pekerjaan yang baik diantara kamu, akan meneruskannya sampai
pada akhirnya pd hari Kristus Yesus (Fil 1:6). #gncc

No comments:
Post a Comment