AWAKENING
Awakening
Day 16 – I'm Loved, Vision Sunday Part 1.
Efesus 3:18, “Aku
berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat
memahami, betapa LEBARnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya
kasih Kristus.”
LEBAR dalam bahasa aslinya: platos
yang berarti luas.
Kasih Allah yang LEBAR berbicara tentang KASIH Allah yang luasnya
melingkupi seluruh dunia (timur, utara, selatan, barat) tidak ada
batasnya. DIA datang bukan untuk 1 bangsa saja, melainkan untuk
seluruh dunia (Yoh 3:16). Kasih Allah begitu LEBAR dan luas,
melampaui batas-batas negara, budaya dan bangsa. Allah mengajak kita
mewujudkan VISI-Nya yaitu kita sangat dikasihiNya. DIA mengajak dan
menghendaki kita agar tak seorang pun binasa (2 Petrus 3:9). Rasul
Paulus sangat mengerti dan menyelami isi hati Allah & menyadari
betapa beruntungnya orang-orang yang telah diselamatkan sehingga ia
berkata: “Karena
jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk
memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku,
jika aku tidak memberitakan Injil.”
Dimensi ini berbicara betapa LEBARnya, mengajak kita semua untuk
meluaskan pengaruh kita dimanapun kita berada. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#BetapaLebarNya
#BerbicaraTtgLuasNya
KasihAllah
#BagiKitaSemua
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Kejadian 39,40
PB:
Matius 11
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Madam
Ossy
Senin,
16 Januari 2017. Bacaan: Kisah Para Rasul 17:10-12. Setahun: Kejadian
46-48. Nas: Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari
pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman
itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki
Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian
(Kisah Para Rasul 17:11). Detektif Rohani. Kondisi yang kritis dapat
mendorong manusia untuk belajar secara lebih baik. Ketika mendapatkan
vonis mengidap kanker, misalnya, tiba-tiba orang jadi rajin membaca
kolom kesehatan di internet. Ia menjadi teliti dan cermat bagai
detektif karena ingin mengetahui secara lebih mendalam persoalan yang
sangat penting itu. Demikian pula dengan jemaat di Berea. Rupanya
mereka menganggap pesan Paulus perlu dicermati lebih jauh. Mereka
menerima firman yang diberitakan Paulus dengan “segala kerelaan
hati” (ay. 11). Mereka menyelidikinya “setiap hari”, bukan
hanya pada hari Sabat. Bukannya percaya begitu saja, mereka mengecek
terlebih dahulu kebenaran perkataan Paulus. Kata yang digunakan,
“menyelidiki”, menggambarkan keadaan orang yang sedang memeriksa
dokumen-dokumen legal yang penting. Mereka memeriksanya dengan
saksama. Dan ketika mereka mendapati bahwa pemberitaan Paulus memang
benar, tidak sedikit dari mereka yang berbalik dan menjadi percaya.
Injil yang dimengerti dengan benar, sesuai dengan Kitab Suci, dapat
membawa seseorang menjadi percaya pada Tuhan. Apakah kita
mendengarkan firman Tuhan dengan “kerelaan hati” atau malahan
dengan “kepongahan hati”? Kita semestinya tidak memandang remeh
ajaran firman Tuhan, namun juga tidak sembarang menelan begitu saja
ajaran dari para pengkhotbah. Kita, seperti seorang detektif,
menyelidiki Kitab Suci, “apakah semuanya itu benar demikian.”
Apabila memang terbukti benar-marilah kita percaya dan berbalik
kepada Tuhan –VIN. UNTUK MENGENAL KEBENARAN SECARA AKURAT, KITA
PERLU MENYELIDIKINYA SECARA CERMAT.
Bp.
Budi – PT. Multipack Unggul
PEMAHAMAN
HIDUP. Kehidupan tidak menyediakan kebahagiaan, tapi kitalah yang
harus menghayati & mengembangkan KEBAHAGIAAN. Kehidupan tidak
melimpahkan kesuksesan, tapi kita lah yang harus berjuang membangun
KARYA & KESUKSESAN. Kehidupan tidak menjatuhkan beras dari
langit, tapi kitalah yang harus GIAT BEKERJA mencari sesuap nasi.
“Berpeganglah pada didikan, janganlah melepaskannya peliharalah
dia, karena dialah hidupmu” (Amsal 4:13). Kehidupan tidak selalu
sesuai dengan yang kita inginkan: Kita tidak berkuasa membuat
kehidupan menjadi penuh kelancaran, kemudahan, kemakmuran &
keadilan. Kita tidak punya kekuatan untuk menghapus semua kepedihan,
kesakitan & penderitaan. Kita tidak bisa tidak bekerja &
suatu ketika kita akan mati. Suka tidak suka, setuju atau tidak,
inilah realita hidup... Bukan kehidupan yang memberi kebahagiaan,
tapi kitalah yang harus memberi MAKNA & KEBAHAGIAAN PADA
KEHIDUPAN. Bukan kehidupan yang mengajarkan kebenaran, tapi kitalah
yang belajar menemukan KEBENARAN DALAM KEHIDUPAN. Bukan kehidupan
yang memberi kemuliaan, tapi PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN yang membuat
KEHIDUPAN kita MULIA. Bukan kehidupan yang harus menyesuaikan diri,
tapi kitalah yang HARUS MENYESUAIKAN DIRI dengan KEHIDUPAN. “Sebab
itu buanglah segala sesuatu yang kotor & kejahatan yang begitu
banyak itu & terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam
di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu” (Yakobus
1:21). God bless you.

No comments:
Post a Comment