Monday, 2 January 2017

2 Januari 2017

AWAKENING




Rhythm of Awakening (Ritme dari Kebangkitan). Yesaya 55:6-13, ayat 6: “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!” Kita semua punya ritme kehidupan yang berbeda. Ritme manusia juga berbeda dengan ritmeNya Tuhan. Ritme Tuhan, rencana Tuhan, tujuan Tuhan seringkali berbeda dengan Ritme Kehidupan kita. Kalau kita tidak membaca (Firman Tuhan). Bagaimana kita bisa tahu RitmeNya/Janji-JanjiNya Tuhan buat kita? Apakah kita mengijinkan ritme Tuhan menginterupsi hidup kita? TERIMAlah FirmanNya. Apakah seteleah MENERIMA firmanNya, kita MERESPON firmanNya? (tidak hanya mendengar dan membaca Firman tetapi juga MERESPON= M ELAKUKAN?). Ketika kita mau meresponi firmanNya. Itulah “kebangkitan”. Saat kita merespon, transformasi/perubahan hidup, itu pasti terjadi. Dan saat kita melakukan pengulangan/repeat maka Pewahyuan/Pertumbuhan itu terjadi. Ketika Tuhan melepaskan apa yang ada didalam kita, Tuhan akan menghidupkan kembali apa yang ada disekitar kita. Mari ikuti ritmeNya Tuhan sebab RITME Tuhan LEBIH BAIK dari ritme kita. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#IMLoved
#RitmeTuhan
#LebihBaik
#DariRitmeKita
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kejadian 4-6
PB: Matius 2

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Xavier Quentin Pranata
Hari kedua di tahun baru, masihkan kita semangat melayani Dia tanpa mendua?” Xavier Quentin Pranata.

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Senin, 2 Januari 2017. PENYEBAR OPTIMISME. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang (Amsal 23:18). Suatu ketika saya membaca teks berjalan di layar televisi yang berisi imbauan pemerintah kepada para blogger, para penulis yang menyuarakan pendapatnya melalui blog di internet. Pemerintah mengharapkan para blogger agar tidak ikut menyebarkan pesimisme publik lewat tulisan mereka. Saat ini sering tersebar tulisan bernada pesimistis di masyarakat, seolah-olah sudah tidak ada harapan lagi di negeri kita. Kiranya imbauan tadi ditanggapi dengan baik. Firman Tuhan menyatakan suatu jaminan akan masa depan kita dengan harapan yang tidak akan hilang.Yeremia menegaskan akan hal ini ketika menyatakan bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah dan penuh harapan bagi masa depan umat-Nya (Yer. 29:11). Suatu janji yang diperkuat dengan janji lainnya yang berkata bahwa Tuhan sendiri akan menyertai umat-Nya sampai akhir zaman (Mat. 28:20). Jika memang demikian, bukankah tak ada alasan untuk pesimistis dalam menjalani hidup ini? Sebaliknya, sudah selayaknya bagi orang percaya untuk menyuarakan atau menuliskan pesan yang membangkitkan harapan dan optimisme kepada sekelilingnya. Ya, tidak ada harapan yang lebih kuat atau lebih baik selain harapan di dalam Tuhan. Menyebarkan pesimisme dapat memudarkan harapan dan semangat hidup orang lain. Namun, optimisme dan harapan dapat membangkitkan semangat hidup kita dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Sudahkah kita menjadi penyebar optimisme dan harapan bagi orang lain? KITA TIDAK DIUNDANG UNTUK MENYEBARKAN KABAR BURUK KEPUTUSASAAN, TETAPI KABAR BAIK YANG PENUH PENGHARAPAN AKAN PEMELIHARAAN TUHAN. Selamat Pagi awal minggu. Selamat menyambut Senin perdana 2017. Semangat dan bersyukur. Tuhan Yesus memberkati. #ilovebible - Bacaan setahun: Kejadian 4,5,6 & Matius 2.

No comments:

Post a Comment