AWAKENING
Rhythm
of Awakening (Ritme dari Kebangkitan).
Yesaya 55:6-13, ayat 6: “Carilah
TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia
dekat!”
Kita semua punya ritme kehidupan yang berbeda. Ritme manusia juga
berbeda dengan ritmeNya Tuhan. Ritme Tuhan, rencana Tuhan, tujuan
Tuhan seringkali berbeda dengan Ritme Kehidupan kita. Kalau kita
tidak membaca (Firman Tuhan). Bagaimana kita bisa tahu
RitmeNya/Janji-JanjiNya Tuhan buat kita? Apakah kita mengijinkan
ritme Tuhan menginterupsi hidup kita? TERIMAlah FirmanNya. Apakah
seteleah MENERIMA firmanNya, kita MERESPON firmanNya? (tidak hanya
mendengar dan membaca Firman tetapi juga MERESPON= M ELAKUKAN?).
Ketika kita mau meresponi firmanNya. Itulah “kebangkitan”. Saat
kita merespon, transformasi/perubahan hidup, itu pasti terjadi. Dan
saat kita melakukan pengulangan/repeat
maka Pewahyuan/Pertumbuhan itu terjadi. Ketika Tuhan melepaskan apa
yang ada didalam kita, Tuhan akan menghidupkan kembali apa yang ada
disekitar kita. Mari ikuti ritmeNya Tuhan sebab RITME Tuhan LEBIH
BAIK dari ritme kita. Amin.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#IMLoved
#RitmeTuhan
#LebihBaik
#DariRitmeKita
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Kejadian 4-6
PB:
Matius 2
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Xavier
Quentin Pranata
“Hari
kedua di tahun baru, masihkan kita semangat melayani Dia tanpa
mendua?” Xavier Quentin Pranata.
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Senin, 2 Januari 2017. PENYEBAR OPTIMISME. Karena masa depan
sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang (Amsal 23:18). Suatu
ketika saya membaca teks berjalan di layar televisi yang berisi
imbauan pemerintah kepada para blogger, para penulis yang menyuarakan
pendapatnya melalui blog di internet. Pemerintah mengharapkan para
blogger agar tidak ikut menyebarkan pesimisme publik lewat tulisan
mereka. Saat ini sering tersebar tulisan bernada pesimistis di
masyarakat, seolah-olah sudah tidak ada harapan lagi di negeri kita.
Kiranya imbauan tadi ditanggapi dengan baik. Firman Tuhan menyatakan
suatu jaminan akan masa depan kita dengan harapan yang tidak akan
hilang.Yeremia menegaskan akan hal ini ketika menyatakan bahwa Tuhan
memiliki rancangan yang indah dan penuh harapan bagi masa depan
umat-Nya (Yer. 29:11). Suatu janji yang diperkuat dengan janji
lainnya yang berkata bahwa Tuhan sendiri akan menyertai umat-Nya
sampai akhir zaman (Mat. 28:20). Jika memang demikian, bukankah tak
ada alasan untuk pesimistis dalam menjalani hidup ini? Sebaliknya,
sudah selayaknya bagi orang percaya untuk menyuarakan atau menuliskan
pesan yang membangkitkan harapan dan optimisme kepada sekelilingnya.
Ya, tidak ada harapan yang lebih kuat atau lebih baik selain harapan
di dalam Tuhan. Menyebarkan pesimisme dapat memudarkan harapan dan
semangat hidup orang lain. Namun, optimisme dan harapan dapat
membangkitkan semangat hidup kita dan orang-orang yang ada di sekitar
kita. Sudahkah kita menjadi penyebar optimisme dan harapan bagi orang
lain? KITA TIDAK DIUNDANG UNTUK MENYEBARKAN KABAR BURUK KEPUTUSASAAN,
TETAPI KABAR BAIK YANG PENUH PENGHARAPAN AKAN PEMELIHARAAN TUHAN.
Selamat Pagi awal minggu. Selamat menyambut Senin perdana 2017.
Semangat dan bersyukur. Tuhan Yesus memberkati. #ilovebible - Bacaan
setahun: Kejadian 4,5,6 & Matius 2.

No comments:
Post a Comment