AWAKENING
Awakening
Day 28 – Bertambah Teguh didalam Kristus.
Kolose 2:6-7, “6Kamu
telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah
hidupmu tetap di dalam Dia. 7Hendaklah
kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu
bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan
hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”
Inti dari Surat Kolose ada didalam 2 ayat tersebut diatas, Rasul
Paulus meringkas semua hal yang ingin ia katakan: orang percaya baik
dimasa kini maupun dimasa itu, telah menerima Yesus didalam hati
mereka harus hidup didalam jalan Tuhan sama seperti jemaat mula-mula
(Kis 9:2). Bagaimana kita dapat “terus berjalan”? Kita harus
berjalan dengan “berakar”. Kita melakukannya dengan membangun
diri kita sendiri dan bertumbuh dewasa dalam Yesus, dengan bertambah
teguh dalam Iman yang telah diajarkan kepada kita (ayat 7). Dengan
kata lain kita perlu bertumbuh dalam pemahaman kita tentang kebenaran
Injil yang pernah membawa kita mula-mula kepada Yesus. Ketika Yesus
mengisi hati & pikiran kita, melalui pembacaan setiap pagi
#LoveTheBible. Kita teguh & berakar didalam kebenaranNya maka
mulut kita akan penuh dengan ucapan syukur. Amin. Pengajaran Kristus
seperti apa yang selama ini mengisi pikiran kita?? Bagaimana
Pengajaran itu menjaga kita TETAP TEGUH didalam IMAN dan BERTUMBUH
menuju KEDEWASAAN IMAN?? Selamat berlibur, selamat menikmati
kebersamaan dengan keluarga tercinta?
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#BertumbuDewasa
#BertambahTeguh
#DalamIman
#Bertumbuh
#DalamPemahaman
#TentangKebenaranInjil
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall?
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Keluaran 19,dan 20
PB:
Matius 18:21-35
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Sabtu, 28 Januari 2017. ALICE HERZ-SOMMER. Matamu adalah
pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi
jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu (Lukas 11:34). Alice Herz-Sommer
meninggal tanggal 23 Februari 2014 pada usia 110. Ia adalah seorang
Yahudi dan adalah saksi hidup tertua atas kekejaman NAZI. Menurut
pengakuannya, kunci kehidupannya adalah perspektif optimis, bahkan di
tengah kekejaman penjara NAZI. Ia berkata, “Saya selalu melihat
dari sisi baik. Ketika kita tenang, tubuh kita akan tenang. Ketika
kita pesimis, tubuh kita akan bergerak dengan cara yang tidak
natural. Terserah kepada kita apakah kita mau melihat dari sisi baik
atau buruk.” Apa yang dikatakannya sungguh benar. Hidup kita sangat
dipengaruhi oleh perspektif kita terhadap kehidupan ini. Inilah yang
Yesus maksudkan ketika Dia mengajar tentang mata sebagai pelita
tubuh. Dua orang yang melihat suatu hal yang sama dapat memiliki
persepsi yang bertolak-belakang terhadap apa yang dilihatnya. Yesus
mengajarkan bahwa kita harus memilih perspektif yang baik dan
membangun, sebab persepsi tersebut akan membentuk kehidupan kita.
Kalau kita terbiasa melihat hidup dari perspektif pengharapan dan
optimisme berdasarkan iman kepada Allah, maka niscaya hidup kita akan
terang dan ringan. Sebaliknya, kalau kita terbiasa melihat hidup dari
perspektif negatif dan pesimis, seakan Allah tidak ada, maka akan
gelaplah kehidupan kita. Perspektif mana yang lebih sering kita pakai
dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari? Baik itu ketika di rumah,
di jalan, di sekolah, di tempat kerja, di gereja, dan sebagainya.
Pastikanlah bahwa perspektif tersebut adalah perspektif iman
pengharapan supaya hidup kita menjadi terang dan indah.
TERANG-GELAPNYA HIDUP KITA DIBENTUK OLEH PERSPEKTIF KITA TERHADAP
KEHIDUPAN. Selamat pagi. Happy Chinese New Year. Tuhan Yesus
memberkati. #LoveTheBible – Bacaan Setahun: Keluaran 19,20 &
Matius 18:21-35.
Ibu
Panca – PKS CL 5
Amin,
ya suatu rangkaian yang indah untuk saya pribadi menemui Dia setiap
pagi dan dengan berkomunikasi dengan firmanNya, saya belajar dan
belajar lagi untuk komitmen di tahun 2017 ini pembacaan firman Tuhan
selesai, bersyukur kalau diadakan untuk Love God, Love People, Love
The Blble, I'm Love, Citraland 5 sangat-sangat diberkati satu sama
lain saling sama mengingatkan dan bisa disharingkan di dalam komsel
jika menemukan kata-kata yang tidak mengerti, puji Tuhan hari Kamis
kita komsel kemari di rumah Pak Edy terberkati oleh pembacaan firman
Tuhan tiap-tiap pagi dan bisa dijawab di dalam komsel mengenai
terafim yang dibawa Rahel. Amin. Thanks. Tuhan memberkati semua.
Xavier
Quentin Pranata
“Merayakan
Imlek terbaik adalah saat kita melek terhadap dosa dan berbalik dari
jalan-jalan kita yang meledek sang Khalik.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:
Post a Comment