AWAKENING
Awakening
Day 13 – Rela Berkorban.
Memilih untuk percaya dan memahami situasi orang lain itu tidak
mudah, pasti harus ada yang dikorbankan. Pengorbanan itu bisa berupa
waktu, tenaga, materi bahkan harga diri kita. Adalah lebih mudah
untuk memutuskan hubungan & tidak lagi berurusan dengan orang
yang sudah menyusahkan kita. Namun sebagai anak-anak Tuhan, kalau
kita melihat pengobanan Tuhan (memberikan nyawaNya bagi kita), maka
pengorbanan kita belum ada apa-apanya. Kristus mati supaya kita bisa
hidup bagi DIA. 2 Kor 5:15, “Dan
Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang HIDUP, tidak
lagi HIDUP untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati
dan telah dibangkitkan untuk mereka.”
Amin. Apa yang sering membuat kita sulit berkorban buat orang lain?
Apakah kita sudah menaati perintahNya untuk saling mengasihi bahkan
rela berkoban untuk sesama?
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#AwakeningSeries
#KasihItuSabar
#KasihItuMurahHati
#Iatidakcemburu......
#KasihItuRelaBerkorban
#1Korintus13:4-7
#BacaAlkitab
#Keren
#IniAsupanImanku
#ManaAsupanImanmu
#JBUall
Note:
Jangan
lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL:
Kejadian 31 & 32
PB:
Matius 9:18-38
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Madam
Ossy
SAAT
TEDUH. Jumat, 13 Januari 2017. DITIMPUK TEPUNG. Ketika Petrus
mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya,
sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau (Yohanes 21:7).
Hendry Ramaly ikut menyiapkan perjamuan makan pada Academy Awards
2001 di bawah arahan Wolfgang Puck. Mereka mesti menyediakan menu
sebanyak 8.000 paket. Saat menyiapkan salad, Puck bertanya, “Bisa
jadi dalam waktu berapa lama?” Ia menjawab, “Satu menit.”
Ternyata, ia ditimpuk dengan sekotak tepung. “Harus 40 detik,
enggak mau tahu bagaimana caranya!” Hendry pun memikirkan sistem
kerja estafet sehingga salad siap dalam waktu 36 detik. “Tanpa
lemparan tepung, saya tidak akan bisa memecahkan rekor waktu itu,”
kenangnya. Setiap orang, ketika kinerjanya mulai menurun, tampaknya
memerlukan dorongan untuk melecut semangatnya. Tak terkecuali Petrus.
Setelah bertahun-tahun mengikuti Yesus, ia justru memilih kembali
pada hidup lamanya, menjadi nelayan (ay. 5). Terlihat bahwa Petrus
meragukan pilihannya untuk mengikuti Yesus dan memutuskan untuk
undur. Tuhan Yesus memberinya dorongan untuk mengembalikan murid-Nya
itu ke panggilannya yang sejati: seorang pemberita kabar baik.
Dorongan yang tepat dapat memotivasi kita untuk berubah. Setelah
mendapatkan dorongan dari Yesus, Petrus kemudian menjadi pemimpin
gereja yang luar biasa. Hendry saat ini memiliki sekolah kuliner
sendiri dan berkarier cemerlang sebagai konsultan restoran di
Indonesia. Tuhan bisa menyatakan diri-Nya atau bisa pula memakai
orang di sekitar untuk mendorong kita kembali ke jalur yang benar.
Apakah kita cukup peka untuk menerima pesan-Nya? TUHAN TIDAK AKAN
MEMBIARKAN KITA UNDUR DAN PATAH SEMANGAT; DIA AKAN MEMBANGKITKAN
SEMANGAT KITA UNTUK MENYELESAIKAN PERJUANGAN. Selamat Pagi. Happy
Friday. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible - Bacaan Setahun:
Kejadian 31,32 & Matius 9:18-38.
GNCC
GoodNews
CityChurch. Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu:
“Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang
tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab
bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang
maupun dengan sedikit orang” (1 Samuel 14:6). Jumlah orang,
kekuatan, kemampuan, semua yang dapat dilihat sangat penting bagi
manusia. “TETAPI BUKAN BAGI TUHAN”. Tuhan hanya butuh satu Musa
untuk menyelamatkan paling sedikit dua juta orang Israel dari
perbudakan Mesir. Yesus hanya butuh 5 roti dan 2 ikan untuk memberi
makan minimal 5.000 orang belum termasuk wanita dan anak-anak bahkan
sisa 12 bakul. Tuhan hanya butuh Satu Elia untuk berdoa dan membuat
hujan berhenti maupun turun. Banyak hal sudah kami lewati dengan
segala suka dan duka. Sebagian hujan, badai... banyak sudah kami
lalui. Berbekal satu kekuatan yaitu PERCAYA penuh kepada Yesus
Kristus dan Anugerah NYA yang besar. Kami akan hadapi dan sambut
hari-hari di depan dengan senyum dan tawa pengharapan. “WE ARE
UNITED BY GRACE” #gncc #ariseshine

No comments:
Post a Comment