Wednesday, 1 October 2014

Kata Pengantar


“Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis- habisnya rahmat- Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan- Mu!” (Ratapan 3:22-23) Ayat ini menjadi kekuatan bagi saya hari-hari ini. Bagi saya pribadi, ayat ini mengajarkan dan menuntun saya untuk menghadapi setiap hari yang ada dengan memperhatikan kasih setia Tuhan, melihat Tuhan!
            Kita tahu melakukan hal ini bukanlah perkara mudah. Sering kita lebih sering melihat masalah, mungkin dengan sikap kita yang bukannya mengucap syukur malah mengomel, kecewa dengan Tuhan dan dengan manusia yang ada di sekitar kita, kita jadi ragu dengan kebenaran firman Tuhan dan mulai mempercayai bahwa keadaan kitalah yang merupakan kebenaran. Tapi itu semua adalah tipuan iblis!
      Ketika dusta iblis ingin menguasai pikiran kita, bagaimana kita menghadapinya? Bagaimana supaya mata kita terarah lagi kepada Tuhan? Jawabannya adalah gantikan dusta itu dengan kebenaran firman Tuhan. “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” (Ibrani 4:12) “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” (Roma 10:17) Semakin kita bersekutu dengan Dia melalui firmanNya, kita akan semakin mengenal Dia.
            Apakah Anda ingin hidup yang benar-benar ‘hidup’? Baca dan renungkan firman Tuhan dan akan benar-benar hidup oleh karena-Nya! “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:4) Look to Jesus!


Siu Siang

No comments:

Post a Comment