“Tetapi hal-hal inilah yang
kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia
TUHAN, tak habis- habisnya rahmat- Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-
Mu!” (Ratapan 3:22-23) Ayat
ini menjadi kekuatan bagi saya hari-hari ini. Bagi saya pribadi, ayat ini
mengajarkan dan menuntun saya untuk menghadapi setiap hari yang ada dengan
memperhatikan kasih setia Tuhan, melihat Tuhan!
Kita tahu melakukan hal ini bukanlah perkara mudah.
Sering kita lebih sering melihat masalah, mungkin dengan sikap kita yang
bukannya mengucap syukur malah mengomel, kecewa dengan Tuhan dan dengan manusia
yang ada di sekitar kita, kita jadi ragu dengan kebenaran firman Tuhan dan
mulai mempercayai bahwa keadaan kitalah yang merupakan kebenaran. Tapi itu
semua adalah tipuan iblis!
Ketika
dusta iblis ingin menguasai pikiran kita, bagaimana kita menghadapinya? Bagaimana
supaya mata kita terarah lagi kepada Tuhan? Jawabannya adalah gantikan dusta
itu dengan kebenaran firman Tuhan. “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih
tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai
memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan
dan pikiran hati kita.” (Ibrani 4:12) “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan
pendengaran oleh firman Kristus.” (Roma 10:17) Semakin kita bersekutu dengan
Dia melalui firmanNya, kita akan semakin mengenal Dia.
Apakah Anda ingin hidup yang benar-benar ‘hidup’? Baca
dan renungkan firman Tuhan dan akan benar-benar hidup oleh karena-Nya! “Manusia
hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman
yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:4) Look to Jesus!
Siu Siang
No comments:
Post a Comment