Mazmur 31:25, “Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai
semua orang yang berharap kepada TUHAN!” Adakah hari-hari ini kita sudah
mengandalkan Tuhan sepenuhnya? Sudahkah kita mengalami kebaikan-kebaikan-Nya
secara pribadi? Ditengah pergumulan & pencobaan, kita harus Menantikan
Tuhan (Maz 27:14, “Nantikanlah TUHAN!
Kuatkan-lah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!”), menghampiri
DIA (berbicaralah & buka hatimu untuk DIISI dengan keberanian,
semangat yang dari DIA) & tetap teguh melalui RohNya. Niscaya kita yakin
bahwa bila tiba waktuNya, Tuhan akan menyatakan kebaikanNya kepada kita. Amin!
Respon 1
SAAT TEDUH. Sabtu, 4 Oktober 2014. Utamakan Tuhan. Mendengar
perkataan itu mukanya muram, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.
(Markus 10:22) Anne Avantie, seorang desainer terkenal di Indonesia bertutur,
kesadarannya akan keberadaan Tuhan membuat ia berkomitmen untuk menjadi
jembatan kasih bagi sesama dan memohon pada Tuhan untuk memakai-nya.
Menurutnya, tidak semua hal dapat dibeli dengan uang dan popularitas. Ia
mewujudkan-nya dengan mendirikan yayasan Wisma Kasih Bunda untuk membantu para
balita penderita hydrochepalus dan yang membutuhkan pelayanan khusus lainnya.
Sekitar 800 anak telah ia bantu sejak 2002. Selain itu, Anne pun
menyelenggarakan pelatihan bagi para penjahit, mahasiswa, dan ibu rumah tangga.
Berbeda dengan orang kaya dalam bacaan kita hari ini yang menginginkan hidup
kekal. Ketika ia diminta Yesus menjual apa yang ia miliki dan memberikan kepada orang miskin kemudian mengikut
Yesus, mukanya menjadi muram. Ia mengira ketaatannya pada hukum Taurat sejak
masa mudanya dapat menjadi modal untuk memperoleh hidup kekal. Keengganannya
melakukan perintah Tuhan menunjukkan keterikatannya pada kekayaan. Dan
akhirnya, ia juga kehilangan harta sejati: Yesus Kristus. Yesus tidak mengajarkan
kita untuk menjadi miskin demi kehidupan kekal. Dia sedang mengajarkan
prioritas kita, kekayaan ataukah Yesus. Kita hanyalah pengelola atas setiap
harta kekayaan yang ber-sumber dari Tuhan, bukan pemilik sehingga kita erat
menggenggamnya. Kiranya kita dapat bijaksana menggunakan harta yang dimiliki
sehingga tidak mengalangi kita untuk fokus dan terus mengikut Tuhan. TEMPAT-KAN
TUHAN DI ATAS SEGALANYA HINGGA MELALUI HARTA KITA NAMA TUHAN KIAN
DIPERMULIAKAN. Selamat pagi Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Syalom. Amin... “Ia membuat segala sesuatu indah pada
waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia
tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.”
(Pengkhotbah 3:11). Terima kasih ibu Siu, selamat berakhir pekan, TUHAN
memberkati.
No comments:
Post a Comment