Efesus 6:13-18. Bila kita melihat tantangan &
persoalan dalam dunia / kehidupan pribadi kita,seolah tantangan itu tidak dapat
diatasi. Memang banyak tantangan diluar kemampuan kita, tetapi tidak pernah
diluar kemampuan Tuhan. Tuhan telah memberi kita sumber daya rohani, kenali
& pahami yang pertama & utama adalah kita harus memberi asupan gizi
yang sehat untuk rohani kita yaitu dengan Firman Tuhan... Pakai seluruh perlengkapan senjata Allah, bukan sebagian. Percayalah peperangan
adalah milik Tuhan, tetapi keme-nangan adalah milik kita Amin!
Respon 1
Tidak ada peristiwa yang terjadi dalam hidup kita yang
mengejutkan Tuhan. Dia sudah menyediakan jalan keluarnya (Mazmur 139:16) - Rev.
John Hartman.
Respon 2
Amsal 3:5-6, Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu,
dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala
lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
Respon 3
SAAT TEDUH Selasa, 14 Oktober 2014 Satukan Perbedaan Tetapi,
jikalau kamu me-mandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi
nyata bahwa kamu melakukan pelanggaran. (Yakobus
2:9) Persoalan diskriminasi ras masih menjadi isu penting di sejumlah negara
bagian Amerika Serikat hingga awal 1950-an. Di Virginia misalnya, warga kulit
putih dan kulit hitam dilarang duduk berdampingan. Jika mereka berada di tempat
umum seperti kereta api atau bis kota, maka warga kulit hitam harus duduk di
bagian belakang atau dalam gerbong khusus yang terpisah dari warga kulit putih.
Peraturan ini juga berlaku di dunia pendidikan, di mana anak-anak kulit hitam
tidak boleh berada dalam satu sekolah dengan anak-anak kulit putih. Sampai
kemudian pemerintah Amerika Serikat melakukan terobosan dengan mengesahkan
Undang-Undang Hak Sipil yang melarang praktik diskriminasi ras di kawasan
publik dan tempat kerja. Firman Tuhan melarang kita untuk membedakan orang
berdasarkan ras atau warna kulit maupun status sosial. Melakukan tindakan ini
berarti melanggar hukum yang telah Allah tetapkan (ay. 9). Tindakan kita masuk ke dalam katagori baik apabila
kita teguh dan taat pada prinsip mengasihi sesama seperti diri sendiri (ay. 8).
Dalam praktik nyata, tidak dibenarkan membedakan orang berdasarkan ras atau
warna kulit maupun status sosial. Di hadapan Tuhan, semua orang adalah sama,
tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Alangkah indahnya jika semua
orang percaya hidup bersama, berdampingan satu dengan yang lain, hidup dalam
kesatuan dan dalam ikatan kasih Yesus Kristus. Perbedaaan bukan menjadi alangan,
melainkan menjadi sarana untuk saling melengkapi. MENERIMA ORANG LAIN APA
ADANYA MERUPA-KAN LANGKAH AWAL MENYATUKAN PERBEDAAN. Selamat Pagi. Tuhan Yesus
memberkati.
No comments:
Post a Comment