1 Korintus 11:1, “Jadilah pengikutku, sama seperti aku
juga menjadi pengikut Kristus.”
Suatu kehormatan besar untuk menjadi pengikutNya, oleh
karena itu haruslah terlihat nyata dalam hidup kita. Kita pun dipanggil untuk memperbanyak
pengikut-pengikutNya untuk masuk dalam kerajaan Surga. Sudahkah kita
menjadi pengikut-pengikutNya yang sejati serta setia?? (Terus menerus dalam
melayani Tuhan??)
Respon 1
“Salah satu kesalahan terbesar yang kita lakukan adalah
tidak mau mengakui kesalahan kita dan selalu menganggap kesalahan orang lain
lebih besar.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 2
SAAT TEDUH. Senin, 20 Oktober 2014. DECAK KAGUM. Ya Tuhan,
Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! (Mazmur 8:10) Menakjubkan
sekali menyak-sikan Walking with Dinasours Show beberapa tahun lalu
meskipun hanya di layar televisi.
Ada
banyak ahli yang terlibat di dalam pertunjukkan berkaliber internasional ini,
banyak dana diinvestasikan, dan banyak waktu dialokasikan untuk proses
pembuatan-nya. Untuk menampilkan seekor dinosaurus tiruan bisa berjalan sealami
mungkin saja, diperlukan waktu hingga enam bulan. Wow! Hasilnya? Orang
terkagum-kagum, dan ber-kata, “Sungguh dahsyat!” Jika kita membaca tulisan
pemazmur, kita tersadar akan bagai-mana sikap hati mereka terhadap Tuhan dan
karya-Nya. Decak kagum pemazmur menya-darkan tiap-tiap kita bahwa manusia
sungguh tidak ada apa-apanya di hadapan Allah yang Mahasegalanya itu. Buatan
tangan manusia tidak bisa dibandingkan dengan karya Allah: langit, bintang-bintang
buatan tangan-Nya (ay. 4). Manusia memerlukan berbagai Persia-pan guna
menampilkan suatu pertunjukkan. Sedangkan Allah hanya berfirman, maka semuanya
jadi. Anehnya, decak kagum kita lebih sering tertuju kepada manusia dan segala kehebatannya, seperti gedung pencakar la-ngit, pesawat
luar angkasa, kloning binatang, ponsel-ponsel terbaru. Seharusnya kita
men-syukuri segala ciptaan yang Tuhan berikan guna mendukung kehidupan kita di
bumi. Kalau kita beroleh kuasa atas semesta, itu bukan karena kehebatan kita.
Tuhan memberi kita tanggung jawab untuk mengelola dan memeliharanya. Pandanglah
ke sekeliling. Nikmatilah karya Tuhan. Kagumlah akan kehebatan-Nya. Pujilah
nama-Nya. TUHAN LAYAK MENERIMA HORMAT DAN PUJIAN; KARYA-KARYANYA KIRANYA TERUS
MENEGUHKAN IMAN. Welcome Monday. Semangat!!!! Tuhan Yesus member-kati.
Respon 3
Mazmur 27:1, TUHAN adalah
terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah
benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?
No comments:
Post a Comment