Efesus 5:16, “Dan
pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat!” Waktu adalah
modal utama, lebih dari uang. Dengan waktu kita bisa menghasilkan uang, tetapi
dengan uang kita tidak dapat membeli Waktu. Pergunakan dalam bahasa
aslinya: Exagorazo = membeli, menebus. Dengan demikian, kita tidak
membiarkan waktu berlalu begitu saja tanpa membuatnya menjadi milik kita,
Jadi manfaatkan waktu sebaik-baiknya yaitu mengubah waktu menjadi sesuatu yang
bernilai untuk kita, tidak disia-siakan! Amin Periksa waktu kita, buat perencanaan
& Prioritas.
Respon 1
SAAT TEDUH. Rabu, 15
Oktober 2014. BUKAN PENAMPILAN LAHIRIAH. Jadi, dari buahnyalah kamu akan
mengenal mereka (Matius 7:20). Seorang laki-laki berpenam-pilan menarik sangat
dihormati di lingku-ngannya. Sikapnya ramah dan kata-katanya memikat. Tetapi, selang beberapa
waktu kemudian terjadi peristiwa menghebohkan: laki-laki rupawan itu
ditangkap dan ditahan polisi. Setelah diselidiki, ternyata ia terlibat aksi
penipuan dan penggelapan uang di tempat kerjanya. “Sungguh saya tidak
menyangka, orang sebaik dia ternyata seorang penjahat!” komentar salah seorang
tetangga. Tuhan Yesus mengingatkan kita agar waspada terhadap penampilan
lahiriah seseorang. Dia mengajar murid-murid-Nya agar mencermati para nabi palsu
yang menyamar seperti domba, tetapi sebenarnya mereka adalah serigala yang
buas. Tentu saja peringatan Yesus ini bukan tanpa alasan. Kita acap kali
tertipu oleh penampilan luar seseorang. Kita percaya dan beranggapan bahwa
seseorang itu baik hanya mengamati penampilannya yang memikat. Padahal, siapa
yang mengetahui hati orang? Penampilan lahiriah yang baik bisa jadi membungkus
rapat sikap hati yang sebenarnya jahat. Pohon yang tampak baik juga belum tentu menghasilkan
buah yang baik. Sebaliknya, buah yang baik dapat dipastikan berasal
dari pohon baik. Tuhan tidak menilai penampilan lahiriah kita karena penampilan
itu dapat mengelabui; Tuhan menilik hati kita, yang memancarkan kondisi kita
yang sejati. Jika hati kita telah dijadikan baru oleh Roh-Nya, dan kita
mempersilakan Dia bekerja di dalam dan melalui diri kita, bukankah hidup kita
akan berlimpah dengan buah Roh? SIA-SIALAH PENAMPILAN LUAR YANG BAIK JIKA HATI
SESEORANG TIDAK MEMANCARKAN BUAH KEHIDUPAN DAN KEBAJIKAN. Pagi... Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
BAPA, ajar kami menghitung hari-hari kami sedemikian agar
kami beroleh hati yang bijaksana. Shalom Siu. Pagi... Thank you sudah
diingetkan.
Respon 3
Yesaya 41:13, “Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang
tangan kananmu dan berkata kepadamu: 'Janganlah takut, Akulah yang menolong
engkau.'”
Respon 4
Orang Kristen sejati tidak hanya menjadikan jam tertentu
waktu untuk beribadah, tetapi hidupnya adalah hidup beribadah (Roma 12:1) -
Rev. John Hartman.
Respon 5
Syalom. Amin... Ketika kita
menjadi tinggi hati, itulah akan menjadi titik awal kita berjalan menuju
kehancuran... (2 Taw 26:16) Setelah ia menajdi kuat, ia menjadi tinggi hati
sehingga ia melakukan hal yang merusak.. Terima kasih ibu Siu, selamat berkarya
Tuhan memberkati.
No comments:
Post a Comment