1 Korintus 16:13, “Berjaga-jagalah! Berdiri-lah dengan
teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki- laki! Dan tetap kuat!” Amin.
Apakah sampai saat ini kita masih dilingkupi rasa takut?? Sehingga kita tidak
punya keberanian untuk lebih jauh melangkah? Keluarlah dari zona nyaman kita
mulailah bangun keberanian kita / berlatihlah... Dan berdirilah teguh dalam
iman.
Respon 1
SAAT TEDUH. Senin, 6 Oktober
2014. Ukurlah Saya. “Yesus makin dewasa dan ber-tambah hikmat-Nya” (Lukas
2:52). “Maukah Anda mengukur tinggi badan saya hari ini?” tanya Caleb,
pengantar koran kami. Ini bukan kali pertama ia meminta hal itu. Beberapa tahun
silam, saya pernah mengatakan bahwa ia bertambah tinggi. Sejak itu, kami kerap mengukur tinggi
badannya dengan papan di dinding bagian luar rumah kami. Itu sebabnya hingga
saat ini ia masih suka meminta saya mengukur tinggi badannya. Pengukuran dapat
menjadi penanda pertumbuhan. Mengukur pertumbuhan rohani kita merupakan ide
bagus. Sebagai contoh: Apakah saya meluangkan waktu untuk membaca firman Allah
dan berbicara dengan-Nya setiap hari? Apakah saya rindu bersekutu dengan Tuhan?
'Buah Roh' apa yang tampak dalam hidup saya? Apakah saya berbicara tentang
Yesus kepada orang yang belum mengenal-Nya? Bagaimana saya menggunakan karunia
rohani? Apakah saya suka memberi dan pe-murah? Seberapa besar peningkatan
kualitas saya dalam mengenal Allah hari ini dibanding tahun lalu? Berbagai
pertanyaan ini merupa-kan indikator yang baik untuk mengukur pertumbuhan
rohani. Seorang anak sepertinya tumbuh besar dengan tiba-tiba, tetapi sesungguhnya hal itu merupakan suatu proses yang berkesinambungan.
Seperti halnya Yesus tumbuh dalam hikmat dan fisik-Nya, kita sebagai orang
kristiani harus terus “bertumbuh(lah) dalam anugerah dan dalam pengenalan akan
Tuhan dan Juru Selamat kita, Yesus Kristus” (2 Petrus 3:18). Kita bukan lagi
anak-anak, tetapi kita diminta untuk “bertumbuh di dalam segala hal ke arah
Dia, Kristus, yang adalah Kepala” (Efesus 4:14,15). Sudahkah Anda mengukur diri
Anda akhir-akhir ini? KESELAMATAN ADALAH MUKJIZAT DALAM SEKEJAP PERTUM-BUHAN
ADALAH UPAYA SEPANJANG MASA. Hello Monday. Good morning. Tuhan Yesus
memberkati.
Respon 2
Jika kita tidak bisa mengalahkan ketakutan dalam hidup kita,
maka ketakutan yang akan mengalahkan hidup kita.
Respon 3
Ams 21:23, “Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara
diri daripada kesukaran!” Hati-hati kalau omong, biar nggak bermasalah.
Muliakan TUHAN aja, kita diberkati! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA malang.
No comments:
Post a Comment