Monday, 13 October 2014

13 Oktober 2014 -



Bila kita ingin memiliki hidup dengan maximum impact / hidup yang memberikan dampak yang luar biasa, kita perlu memahami potensi Tuhan yang ada dalam setiap kita J. Daniel 11:32, “Dan orang-orang yang ber-laku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuk-nya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.” Sudahkan kita menemukan potensi yang sudah Tuhan berikan? Tuhan ingin kita memahami potensi yang membawa dampak bukan hanya bagi segelintir orang, melainkan bagi komunitas, bangsa-bangsa & kerajaanNya. Pahami potensi Tuhan yang ada dalam setiap diri kita, untuk     meraih    impian    yang    membawa maximum impact. Amin.


Respon 1
Maz 34:13-15, obat umur panjang dan sehat: jaga lidah, jauhi yang jahat, lakukan yang baik, cari perdamaian, berusaha mendapatkan-nya! Yukkk kita lakukan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 2
1 Korintus 16:13, “Berjaga-jagalah! Berdiri-lah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!” Have a blessed week!

Respon 3
SAAT TEDUH. Senin, 13 Oktober 2014. KEPUTUSAN LEWI. Lewi pun bangkit dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia (Lukas 5:28). Salahkah Yesus memilih Lewi menjadi murid-Nya? Mungkin banyak orang  mengira  demikian.  Alasannya jelas: ia pemungut cukai, orang yang membayar pemerintah Roma agar ia diberi hak untuk memungut pajak dari orang-orang Yahudi. Profesi ini dipandang sebagai tindakan menolong penjajah dan mengkhianati bangsa sendiri. Kewenangan ini pun kerap dipakai untuk memperkaya diri sendiri. Namun, tak kalah mengejutkan adalah tanggapan Lewi terhadap panggilan Yesus tatkala ia tengah berada di kantornya. Tanpa ragu, ia meninggalkan segala sesuatu—jabatan dan uang—untuk mengikut Yesus. Sebagai perbandingan, beberapa murid Yesus lainnya adalah nelayan, yang kapan saja bisa kembali pada profesi itu, seperti yang terjadi setelah kematian Yesus. Sementara itu, tak ada kemungkinan Lewi untuk kembali ke profesi lamanya. Di kemudian hari, pengalamannya mengikut Yesus ia rekam dengan cermat melalui Injil Matius sebagai salah satu usahanya untuk menjelaskan siapa Yesus kepada orang-orang Yahudi. Ia sangat banyak mengutip Perjanjian Lama guna menunjukkan penggenapannya di dalam Yesus, supaya orang Yahudi menjadi percaya kepada Mesias. Lewi tidak membiarkan jabatan dan harta memerangkapnya. Ia meninggalkan semua miliknya. Bagaimana sikap hati Anda tatkala Tuhan dengan jelas memanggil Anda untuk melayani Dia? Adakah hal-hal yang mengikat Anda, yang membuat Anda enggan untuk maju? Mintalah pertolongan Tuhan supaya Anda peka terhadap panggilan-Nya, kapan pun waktunya. SEGALA SESUATU MENJADI TIDAK BERHARGA DIBAN-DINGKAN PANGGILAN MULIA UNTUK MENGIKUT KRISTUS. Hello Monday. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 4
Syalom. Amin... “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.” (Hosea 4:6). Terima kasih ibu Siu, selamat ber-aktivitas. TUHAN memberkati.

Respon 5
Tanpa ketekunan kita tidak akan mungkin dapat bertahan dalam perjalanan iman kita dan setia sampai akhir (Roma 5:3-4) - Rev. John Hartman.

JESUS BLESS



No comments:

Post a Comment