Bila kita ingin memiliki hidup dengan maximum impact /
hidup yang memberikan dampak yang luar biasa, kita perlu memahami potensi Tuhan
yang ada dalam setiap kita J. Daniel 11:32, “Dan
orang-orang yang ber-laku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuk-nya sampai
murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap
kuat dan akan bertindak.” Sudahkan kita menemukan potensi yang sudah
Tuhan berikan? Tuhan ingin kita memahami potensi yang membawa dampak bukan
hanya bagi segelintir orang, melainkan bagi komunitas, bangsa-bangsa &
kerajaanNya.
Pahami potensi Tuhan yang ada dalam setiap diri kita, untuk meraih
impian yang membawa maximum impact. Amin.
Respon 1
Maz 34:13-15, obat umur panjang dan sehat: jaga lidah, jauhi
yang jahat, lakukan yang baik, cari perdamaian, berusaha mendapatkan-nya! Yukkk
kita lakukan! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
1 Korintus 16:13, “Berjaga-jagalah! Berdiri-lah dengan teguh
dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!” Have a blessed
week!
Respon 3
SAAT TEDUH. Senin, 13 Oktober 2014. KEPUTUSAN LEWI. Lewi pun
bangkit dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia (Lukas 5:28).
Salahkah Yesus memilih Lewi menjadi murid-Nya? Mungkin banyak orang mengira demikian. Alasannya jelas: ia pemungut cukai, orang yang
membayar pemerintah Roma agar ia diberi hak untuk memungut pajak dari
orang-orang Yahudi. Profesi ini dipandang sebagai tindakan menolong penjajah
dan mengkhianati bangsa sendiri. Kewenangan ini pun kerap dipakai untuk
memperkaya diri sendiri. Namun, tak kalah mengejutkan adalah tanggapan Lewi
terhadap panggilan Yesus tatkala ia tengah berada di kantornya. Tanpa ragu, ia
meninggalkan segala sesuatu—jabatan dan uang—untuk mengikut Yesus. Sebagai
perbandingan, beberapa murid Yesus lainnya adalah nelayan, yang kapan saja bisa
kembali pada profesi itu, seperti yang terjadi setelah kematian Yesus.
Sementara itu, tak ada kemungkinan Lewi untuk kembali ke profesi lamanya. Di
kemudian hari, pengalamannya mengikut Yesus ia rekam dengan cermat melalui
Injil Matius sebagai salah satu usahanya untuk menjelaskan siapa Yesus kepada
orang-orang Yahudi. Ia sangat banyak mengutip Perjanjian Lama guna menunjukkan penggenapannya di
dalam Yesus, supaya orang Yahudi menjadi percaya kepada Mesias. Lewi tidak
membiarkan jabatan dan harta memerangkapnya. Ia meninggalkan semua miliknya.
Bagaimana sikap hati Anda tatkala Tuhan dengan jelas memanggil Anda untuk
melayani Dia? Adakah hal-hal yang mengikat Anda, yang membuat Anda enggan untuk
maju? Mintalah pertolongan Tuhan supaya Anda peka terhadap panggilan-Nya, kapan
pun waktunya. SEGALA SESUATU MENJADI TIDAK BERHARGA DIBAN-DINGKAN PANGGILAN
MULIA UNTUK MENGIKUT KRISTUS. Hello Monday. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 4
Syalom. Amin... “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah;
karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi
imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan
anak-anakmu.” (Hosea 4:6). Terima kasih ibu Siu, selamat ber-aktivitas. TUHAN
memberkati.
Respon 5
Tanpa ketekunan kita tidak akan mungkin dapat bertahan dalam
perjalanan iman kita dan setia sampai akhir (Roma 5:3-4) - Rev. John Hartman.
No comments:
Post a Comment