Roma 12:2b, “sehingga
kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan
kepada Allah dan yang sempurna.” Miliki cara pandang yang positif. Kehendak
Tuhan itu adalah hidup berkelimpahan bukan dalam hal materi saja tetapi hidup
berkelimpahan yaitu: DATANG kepada Tuhan (God wisdom) / datang kepada
Firman Kehendak Tuhan itu BAIK, BERKENAN & SEMPURNA!
Respon 1
SAAT TEDUH. Sabtu, 25
Oktober 2014. Dipukul Jatuh. Ia rebah ke tanah dan mendengar suara yang berkata
kepadanya, “Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” (Kisah Pr. Rasul
9:4) Pada Januari 1988, dalam perjalanan tur musik mereka, mobil grup band
Shaded Red (sebuah grup band rohani) tiba-tiba menabrak sebongkah es hingga
mobil itu hancur. Sang pemain drum, Chris Yoeman, tewas seketika dan sang
gitaris, Jon Roberts, mengalami luka parah. Tulang panggul Roberts remuk. “Saya
tidak bisa bermain gitar kurang lebih tiga bulan lamanya. Saya dilanda rasa
sakit dan rasa bersalah yang besar,” kenang Roberts. Lima bulan kemudian,
Shaded Red kembali bermusik. “Peristiwa itu memberi kami tambahan kedalaman,”
ujar Jamey Roberts, saudara Jon yang juga anggota band itu. “Ketika kami bicara
tentang harapan di dalam Kristus, bahwa Allah lebih besar daripada permasalahan
Anda, itu bukan sekedar kata-kata. Kami mengalaminya.” Dalam perjalanan ke
Damsyik, Allah menjumpai Saulus dalam cahaya yang menyilaukan. Ia langsung
rebah ke tanah. Apakah ia dihancurkan habis saat itu? Ya dan tidak. Secara
harafiah ia terjatuh, secara kiasan juga sama. Kebanggaannya dihancurkan,
kepercayaan dirinya lenyap. Tapi kehidupannya tidak menjadi kacau dan
berantakan karena kejadian itu. Malahan Allah mengubahnya menjadi pemimpin
gereja yang paling berpengaruh. Bahkan menjadi individu yang sesuai dengan
kehendak-Nya. Ketika Allah mengizinkan kita terjatuh, jangan balik
menyerang-Nya. Jangan buru-buru kecewa. Sebab Dia bisa memakai serpihan yang
rusak itu untuk membentuk pribadi manusia yang baru, untuk menjadikan kita
pribadi yang rendah hati, yang mengenal-Nya lebih dalam daripada sebelumnya.
SAYA YAKIN BAHWA SEMUA YANG TERJADI ADA ALASANNYA, BAHKAN YANG BURUK SEKALIPUN MEMBUAT KITA LEBIH TEGAR.—Mya Harrison.
Selamat Pagi... Happy Weekend. Tuhan Yesus mem-berkati.
Respon 2
“Rasa aman yang disertai rasa nyaman di hati adalah saat
kita memberi keamanan kepada orang lain.” Xavier Quentin Pranata.
No comments:
Post a Comment