Saturday, 25 October 2014

25 Oktober 2014 - Datang kepada Tuhan



Roma 12:2b, “sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Miliki cara pandang yang positif. Kehendak Tuhan itu adalah hidup berkelimpahan bukan dalam hal materi saja tetapi hidup berkelimpahan yaitu: DATANG kepada Tuhan (God wisdom) / datang kepada Firman Kehendak Tuhan itu BAIK, BERKENAN & SEMPURNA!


Respon 1
SAAT TEDUH. Sabtu, 25 Oktober 2014. Dipukul Jatuh. Ia rebah ke tanah dan mendengar suara yang berkata kepadanya, “Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” (Kisah Pr. Rasul 9:4) Pada Januari 1988, dalam perjalanan tur musik mereka, mobil grup band Shaded Red (sebuah grup band rohani) tiba-tiba menabrak sebongkah es hingga mobil itu hancur. Sang pemain drum, Chris Yoeman, tewas seketika dan sang gitaris, Jon Roberts, mengalami luka parah. Tulang panggul Roberts remuk. “Saya tidak bisa bermain gitar kurang lebih tiga bulan lamanya. Saya dilanda rasa sakit dan rasa bersalah yang besar,” kenang Roberts. Lima bulan kemudian, Shaded Red kembali bermusik. “Peristiwa itu memberi kami tambahan kedalaman,” ujar Jamey Roberts, saudara Jon yang juga anggota band itu. “Ketika kami bicara tentang harapan di dalam Kristus, bahwa Allah lebih besar daripada permasalahan Anda, itu bukan sekedar kata-kata. Kami mengalaminya.” Dalam perjalanan ke Damsyik, Allah menjumpai Saulus dalam cahaya yang menyilaukan. Ia langsung rebah ke tanah. Apakah ia dihancurkan habis saat itu? Ya dan tidak. Secara harafiah ia terjatuh, secara kiasan juga sama. Kebanggaannya dihancurkan, kepercayaan dirinya lenyap. Tapi kehidupannya tidak menjadi kacau dan berantakan karena kejadian itu. Malahan Allah mengubahnya menjadi pemimpin gereja yang paling berpengaruh. Bahkan menjadi individu yang sesuai dengan kehendak-Nya. Ketika Allah mengizinkan kita terjatuh, jangan balik menyerang-Nya. Jangan buru-buru kecewa. Sebab Dia bisa memakai serpihan yang rusak itu untuk membentuk pribadi manusia yang baru, untuk menjadikan kita pribadi yang rendah hati, yang mengenal-Nya lebih dalam daripada sebelumnya. SAYA YAKIN BAHWA SEMUA YANG TERJADI ADA ALASANNYA, BAHKAN YANG BURUK SEKALIPUN MEMBUAT KITA LEBIH TEGAR.—Mya Harrison. Selamat Pagi... Happy Weekend. Tuhan Yesus mem-berkati.

Respon 2
“Rasa aman yang disertai rasa nyaman di hati adalah saat kita memberi keamanan kepada orang lain.” Xavier Quentin Pranata.

No comments:

Post a Comment