Thursday, 16 October 2014

16 Oktober 2014 - Ubah Perkataan Kita



(Efesus 4:25-29). Apakah kata-kata kita sesuai dengan tindakan kita??Lakukan apa yang saudara katakan dan katakan apa yang saudara lakukan.... Tindakan harus = Perkataan. Sebab apa yang kita lakukan akan memberi dampak bagi orang-orang disekitar kita. 1 tindakan yang baik lebih berdampak dari pada 1000 kata kata!

Respon 1
Amsal 16:3, Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencana-mu.

Respon 2
Mudah untuk mengatakan namun susah untuk melakukan, saya masih saja hanya berkata tapi belun dilakukan. Terima kasih untuk renungan paginya Tante. JBU too.


Respon 3
Yer 17:7-8, keberuntungan pasti milik orang yang mengandalkan TUHAN, sekalipun saat ini mungkin belum terjadi, tapi tetap percaya saja! Mujizat pasti terjadi dalam hidup kiita! Samuel Sianto(SS)-YESTOYA Malang.

Respon 4
SAAT TEDUH. Kamis, 16 Oktober 2014. Seharusnya Menjadi Pengajar. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari perkataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. (Ibrani 5:12) Ketika pertama kali mengenal Kristus, saya didorong oleh pembimbing rohani saya untuk mengikuti kelas pemuridan, supaya saya dapat dibina dan bertumbuh kokoh sebagai murid Kristus. Tujuannya, suatu saat nanti saya juga dapat menolong dan mengajar orang lain untuk bertumbuh sebagai murid Kristus. Menyimak bagaimana kehidu-pan jemaat di Ibrani, penulis kitab ini memiliki kegelisahan yang besar seputar bagaimana orang-orang di Ibrani menjalani kehidupan iman mereka. Kegelisahan yang berubah menjadi peringatan keras. Apabila dilihat dari sisi lamanya mereka telah percaya dan bertumbuh di dalam Kristus, semestinya mereka telah ada di tahapan sebagai pengajar (ay. 12). Kenyataannya, mereka malah diumpamakan seperti bayi yang belum mampu mengecap makanan-makanan keras. Maksudnya, mereka lebih senang diajar dari-pada bertanggung jawab mengajar; mereka senang dibimbing, tapi enggan membimbing orang lain; mereka senang dengan makanan rohani yang lunak tanpa ada usaha menyeli-diki kebenaran yang ada di dalam kitab suci. Akibatnya, mereka tak bisa mengenali kebenaran dengan baik. Bagaimana kondisi pertumbuhan rohani kita saat ini? Berapa usia kehidupan  rohani  kita? Kita perlu berdoa lebih sungguh-sungguh, apakah pertumbuhan rohani kita saat ini sejalan dengan tanggung jawab kita di dalam tubuh Kristus? Apakah kita berfungsi sebagaimana mestinya sebagai orang yang dewasa rohani: mengajar, memuridkan, membimbing orang lain, dan sebagainya? PERTUMBUHAN ROHANI BUKANLAH PILIHAN, MELAINKAN PERKEMBANGAN WAJAR DALAM HIDUP SETIAP ORANG PERCAYA. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 5
Dia yang melakukan kehendak Tuhan akan melihat kuasa Tuhan bekerja dalam hidupnya (Matius 7:21,20; Galatia 5:22,23a) - Rev. John Hartman.

Respon 6
Syalom. Amin... “Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia!   Bukalah   bagimu   tanah  baru,  sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.” (Hosea 10:12). Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas, TUHAN memberkati.

No comments:

Post a Comment