Yakobus 1:22, “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku
firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu
diri sendiri.” Mari kita hidup jujur dihadapan Tuhan & hidup seperti
yang dikehendakiNya, yaitu: menjadi Pelaku Firman. Ketika kita menjadi Pelaku
Firman maka kita akan memberikan dampak bagi orang-orang disekitar kita. Amin.
Respon 1
Mat 7:11, Kalau kamu yang jahat tau memberi pemberian yang
baik kepada anak-anakmu, apalagi BAPAmu yang di Sorga! IA akan memberikan yang
baik kepada mereka yang meminta kepada-NYA. Luar Biasa YESUSku! Samuel
Sianto(SS)-YESTOYA Malang.
Respon 2
“Kita sadari atau tidak, karena sifat dan sikap kita yang
egois, banyak orang di sekitar kita yang menangis.” Xavier Quentin Pranata.
Respon 3
SAAT TEDUH. Sabtu, 18
Oktober 2014. HUKUMAN KEJI. Siapa saja di antara kamu tidak berdosa, hendaklah
ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu. (Yohanes 8:7) Daily Mail
melaporkan, seorang pemuda 16 tahun disergap warga kota Rio de Janeiro, Brasil,
ketika sedang menco-pet. Ia dipukuli, ditikam pada bagian belakang telinga,
ditelanjangi, bahkan lehernya dirantai pada tiang lampu jalan, dijadikan
tontonan. Tak seorang pun tergerak untuk menolong. Orang-orang menyetujui
tindakan kejam itu untuk memberikan efek jera bagi pelaku. Padahal, banyak
orang masih mengakui Brasil sebagai negara Kristen. Mengapa hati mereka
tak tergetar oleh
empati, seperti hati Yesus Tuhan dan Juru Selamat mereka? Mengapa mereka malah berlaku
seperti orang Farisi dan ahli Taurat, yang meninggalkan si pelacur yang mereka
tangkap dan mereka seret di hadapan Yesus (ay. 9)? Sangat mungkin terjadi,
masyarakat yang agamawi terjebak dalam ritualitas agama. Akibatnya, mereka
malah tidak menghidupi makna kebenaran yang diyakini. Kebenaran agama hanya
menjadi topeng kesucian lahiriah, sedangkan hati mereka busuk dan degil. Kebenaran
agama hanya menjadi riasan lahiriah, tidak mendatangkan perubahan mendasar di
dalam hati mereka. Seharusnya, ketika seseorang mempelajari kebenaran firman,
kewajiban pertama orang itu adalah melakukan apa yang dipelajarinya. Setelah
itu, baru ia akan siap mengajarkan kebenaran itu dengan penuh kesabaran kepada
orang lain. Jika prinsip seperti ini diterapkan, tak seorang pun akan
menerapkan kekerasan terhadap sesama yang berdosa. Ia
akan membangkitkan empati dalam dirinya untuk menolong si pendosa, agar jangan berbuat
dosa lagi. KEMUNAFIKAN ADALAH KEJAHATAN PALING KEJI YANG MENUMPULKAN KEBENARAN
YANG DIYAKINI. Happy Weekend. Good Morning. Jesus Christ bless you.
Respon 4
Tuhan menjawab doa kita tanpa memandang tingkat iman kita
(Matius 8:8: Markus 5:23) - Rev. John Hartman.
Respon 5
Syalom. Amin... “Siapa banyak memberi berkat, diberi
kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.” (Amsal 11:25).
Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas. TUHAN memberkati.
Respon 6
Cangkir yang Angkuh. Ada
sebuah cangkir yang sangat indah.
Cangkir itu dipenuhi dengan
kristal-kristal yang sangat berkilauan. Cangkir inipun diletakkan di rak yang
terting-gi sehingga bisa melihat cangkir-cangkir lain-nya. Karena keindahannya,
cangkir ini menja-di sangat sombong. Cangkir itu menjadi bang-ga karena merasa
dihormati dan merasa disayangi karena setiap kali ada jamuan di rumah tuannya,
selalu saja cangkir-cangkir yang sederhana yang dipakai tuannya. Hal tersebut
terjadi selama bertahun-tahun. Cangkir yang indah menjadi sangat sedih ketika
mendapati dirinya begitu berdebu dan juga dipenuhi sarang laba-laba, sedangkan
cangkir yang sederhana itu begitu bersih dan semakin berkilau. Cangkir yang
indah itupun ingin mencari tahu alasan tuannya melakukan hal yang demikian
padanya. Dan inilah alasan tuannya, “Cangkir itu begitu mahal dan indah
sehingga tidak layak untuk aku pergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Aku
lebih suka memakai cangkir-cangkir yang sederhana.” Jangan pernah bermegah
dengan segala keindahan yang kita punya jika kita tidak mau melayani Tuhan.
Tuhan juga tidak akan memakai orang-orang yang hatinya penuh keangkuhan sebagai
alat-Nya. Tuhan lebih berkenan kepada orang-orang yang memiliki kerendahan
hati. Semakin kita dipakai oleh Tuhan, maka kehidupan kita akan semakin
berkilau di mata-Nya. Sebab TUHAN berke-nan kepada umat-Nya, Ia memahkotai
orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. Mazmur 149:4. Tuhan Yesus
memberkati.
No comments:
Post a Comment