Thursday, 9 October 2014

9 Oktober 2014 - Alkitab sebagai Penuntun Hidup


Alkitab adalah Manual Book dari Tuhan untuk kita! Sebagai orang percaya sudahkah jiwa kita dikenyangkan & dipuaskan saat kita menyantap  Roti  Hidup  ini / Alkitab?? Jadikan Alkitab sebagai guidance / pedoman dalam setiap aspek hidup kita, sehingga potensi diri kita akan semakin maksimal. Matius 5:48, “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Amin.


Respon 1
Jangan melihat ke belakang dengan penyesa-lan. Jangan melihat ke depan dengan rasa takut. Lihat dengan IMAN dan PENGHARA-PAN. Keep strong.

Respon 2
SAAT TEDUH. Kamis, 9 Oktober 2014. SELALU ADA HAL BAIK. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. (Yohanes 15:2) Rick Warren, penulis buku Purpose Driven Life, mengalami dua hal bertolak   belakang.   Ia  sukses  besar  karena bukunya tercetak hingga 15 juta eksemplar. Bersamaan dengan itu, hatinya hancur karena istrinya, Kay, diserang kanker. Menyikapi dua hal ini, Rick berkata, “Saya terbiasa berpikir bahwa hidup adalah deretan gunung dan lembah. Kita berjalan melalui saat-saat gelap, mencapai puncak gunung, kemudian kembali lagi, begitu terus-menerus. Kini saya tidak percaya itu lagi. Hidup ini lebih seperti dua jalur kereta api yang menyatu di ujung, dan di sepanjang waktu Anda akan menjumpai hal baik dan juga hal buruk. Sebanyak apa pun hal baik yang Anda terima, Anda tetap akan menghadapi hal buruk yang mesti diatasi. Sebaliknya, seburuk apa pun hidup yang Anda jalani, selalu ada hal baik yang dapat disyu-kuri.” Hal baik dan buruk kerap kali dapat Tuhan jadikan sarana untuk mendisiplinkan kita. Sebagai pemilik kebun anggur, Dia menginginkan tanaman-Nya berbuah banyak (ay. 2). Untuk sampai ke tahap itu, Pemilik kebun  anggur  akan  memotong  ranting yang tak berbuah dan membersihkan yang berbuah. Setiap kita akan mengalami proses tersebut untuk menghasilkan kualitas yang sepadan. Tuhan mendisiplinkan kita supaya kita berbuah banyak. Situasi buruk semestinya tidak melemahkan kita. Malah, dengan keyakinan, kita bisa berkata bahwa Tuhan tidak pernah berhenti dengan kita—terus memproses kita. Sudahkah kita rela didisiplin oleh Allah, supaya kita makin memuliakan-Nya? TUHAN INGIN KUALITAS KITA TAMPAK NYATA; MAKA, HAL-HAL YANG MENGHAMBAT PROSES ITU AKAN DIPANGKAS-NYA. Selamat pagi. Semangat!!! Tuhan Yesus memberkati.

JESUS BLESS




No comments:

Post a Comment