Alkitab
adalah Manual Book dari Tuhan untuk kita! Sebagai orang percaya sudahkah
jiwa kita dikenyangkan & dipuaskan saat kita menyantap Roti Hidup
ini / Alkitab?? Jadikan Alkitab sebagai guidance / pedoman dalam setiap
aspek hidup kita, sehingga potensi diri kita akan semakin maksimal. Matius
5:48, “Karena itu haruslah kamu sempurna,
sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Amin.
Respon 1
Jangan melihat ke belakang dengan penyesa-lan. Jangan
melihat ke depan dengan rasa takut. Lihat dengan IMAN dan PENGHARA-PAN. Keep strong.
Respon 2
SAAT TEDUH. Kamis, 9 Oktober 2014. SELALU ADA HAL BAIK.
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang
berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. (Yohanes 15:2) Rick
Warren, penulis buku Purpose Driven Life, mengalami dua hal bertolak belakang. Ia sukses besar
karena bukunya tercetak hingga 15
juta eksemplar. Bersamaan dengan itu, hatinya hancur karena istrinya, Kay,
diserang kanker. Menyikapi dua hal ini, Rick berkata, “Saya terbiasa berpikir
bahwa hidup adalah deretan gunung dan lembah. Kita berjalan melalui saat-saat
gelap, mencapai puncak gunung, kemudian kembali lagi, begitu terus-menerus.
Kini saya tidak percaya itu lagi. Hidup ini lebih seperti dua jalur kereta api
yang menyatu di ujung, dan di sepanjang waktu Anda akan menjumpai hal baik dan
juga hal buruk. Sebanyak apa pun hal baik yang Anda terima, Anda tetap akan
menghadapi hal buruk yang mesti diatasi. Sebaliknya, seburuk apa pun hidup yang
Anda jalani, selalu ada hal baik yang dapat disyu-kuri.” Hal baik dan buruk
kerap kali dapat Tuhan jadikan sarana untuk mendisiplinkan kita. Sebagai
pemilik kebun anggur, Dia menginginkan tanaman-Nya berbuah banyak (ay. 2).
Untuk sampai ke tahap itu, Pemilik kebun anggur akan
memotong ranting yang tak berbuah dan membersihkan yang berbuah. Setiap kita akan
mengalami proses tersebut untuk menghasilkan kualitas yang sepadan. Tuhan
mendisiplinkan kita supaya kita berbuah banyak. Situasi buruk semestinya tidak
melemahkan kita. Malah, dengan keyakinan, kita bisa berkata bahwa Tuhan tidak
pernah berhenti dengan kita—terus memproses kita. Sudahkah kita rela didisiplin
oleh Allah, supaya kita makin memuliakan-Nya? TUHAN INGIN KUALITAS KITA TAMPAK
NYATA; MAKA, HAL-HAL YANG MENGHAMBAT PROSES ITU AKAN DIPANGKAS-NYA. Selamat
pagi. Semangat!!! Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment