Thursday, 23 October 2014

23 Oktober 2014 -



Mazmur 139:23, “Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku.” Undanglah DIA untuk menyelidiki & membersihkan setiap sudut dari hidup kita. Berjalanlah bersama DIA dengan integritas yang utuh Semangat...

Respon 1
SAAT TEDUH. Kamis, 23 Oktober 2014. Pengampunan VS Penghukuman. Akulah terang dunia; siapa saja yang mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang kehidupan. (Yohanes 8:12) Benarkah kejahatan bakal sirna bila pelaku kejahatan dihukum seberatberatnya? Apakah itu akan menimbulkan efek jera bagi orang lain yang berencana berbuat jahat? Kejahatan-dalam bentuk paling ringan sampai paling sadis-telah hadir setua umur manusia yang terjerembab dalam dosa. Sebab, manusia hidup berpaling dari Allah, Sang Pencipta. Dan, peradaban manusia-dari yang paling primitif sampai yang paling modern-sudah menerapkan sistem hukuman, dari yang paling sadis sampai yang paling bermartabat. Namun sesungguhnya, hukuman tersebut tidak menimbulkan efek jera. Dari pelayanan ke penjara Tim Renungan Harian, bahkan didapati kondisi yang sebaliknya. Pelaku kejahatan ringan, yang tinggal satu sel dengan narapidana lain, malah bisa mempelajari teknik kejahatan yang lebih canggih untuk diterapkan selepas masa hukuman. Namun, tak sedikit dari para penjahat yang terhukum seumur hidup, justru mengalami perubahan hidup. Mereka mengalami pertobatan sejati dan perilakunya pun sungguh-sungguh berubah. Sejarah mencatat, penjahat nomor wahid pun akan takluk ketika Kristus menjamah hidupnya dan bersabda, “Aku pun tidak menghukum eng-kau. Pergilah dengan selamat dan jangan berbuat dosa lagi.” Mengapa? Dalam dosa ada kuasa yang menjerat pelakunya. Hanya Kristus, sang penebus dosa, yang mampu membebaskan. Dialah Terang Dunia yang sesungguhnya, yang memberi terang hidup pada pendosa yang tinggal dalam kegelapan dan kejahatan, asal si pendosa mau menerima-Nya. DOSA DITUNTASKAN DENGAN PENGAMPUNAN, BUKAN DENGAN PENGHUKUMAN. Selamat Pagi. Tuhan Yesus memberkati.


Respon 2
“Perabot rumah terbaik adalah saat teduh bersama Tuhan dan saling pengertian di antara penghuninya.”" Xavier Quentin Pranata.

Respon 3
Syalom. Amin... “hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi   Allahmu  dan  kamu  akan  menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!” (Yeremia 7:23). Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas. TUHAN selalu memberkati.

JESUS BLESS

No comments:

Post a Comment