LEGO
Pieces
LEGO
#1
Alfa Omega Church Sunday
Service
Preacher:
Ps. Elisheba Soetopo
November 12nd 2017
Intro:
Dalam hidup ini kita semua pasti punya harapan, impian
dan rencana. Tapi, yang terjadi dalam perjalanan hidup, kadang hanya
potongan-potongan dan bahkan tidak sesuai dengan harapan kita.
Ada seorang yang namanya Paulus – penulis yang sangat
luar biasa sekali. Dia menulis sebagian besar dari buku-buku yang ada di
Alkitab perjanjian baru kita. Satu hal yang sudah menjadi harapan dan impian
Paulus adalah untuk pergi ke Roma, supaya dia bisa menceritakan kepada orang di
pemerintahan, tentang Yesus. ROMA di zaman itu adalah Ibu Kota. It’s the hub.
The center of everything (pusat dari segala hal), baik entertainment,
perdagangan, termasuk pemerintahan. Paulus menyadari, bahwa kalau dia bisa
meng-influence (member pengaruh) kepada pemerintah-pemerintah, hasilnya akan
mengubahkan kota, bahkan negara tersebut.
Kisah 27:1 – Paulus pergi ke Roma, sebagai orang
tahanan. Lho, janji Tuhan, Tuhan akan bawa Paulus ke Roma. Tujuannya Paulus ke
Roma juga tujuan yang mulia dan baik – untuk memberitakan tentang Yesus kepada
lebih banyak lagi orang. Siapa yang mau dengar tawanan? Tawanan apa bisa member
pengaruh kepada satu kota?
Kisah 27:14-20
Bukankah kadang kehidupan kita juga bisa melewati
perjalanan yang seperti ini? Sudah jatuh tertimpa tangga… Perjalanannya tidak
sesuai dengan perjanjiannya. Potongan-potongan kejadian kehidupan kita tidak
sesuai dengan Gambaran Besar yang kita bayangkan, atau bahkan yang kita rasa Tuhan
berikan!
Singkat cerita, mereka semua sampai. Paulus dan 276
orang lainnya di kapal itu mendarat.
Kisah 27:39; Kisah 27:42-44
44 dan supaya orang-orang lain menyusul dengan
mempergunakan papan atau PECAHAN-PECAHAN
KAPAL. Demikianlah mereka semua selamat naik ke darat.
Apa yang Anda lakukan, waktu potongan-potongan tidak
kelihatan seperti gambar contohnya? Saat proses, tidak kelihatan seperti apa
yang Tuhan janjikan? Tapi mungkin…mungkin… it’s in pieces, on purpose! Mungkin,
ini hadir dalam bentuk potongan-potongan, dengan sengaja! Mungkin, ada
tujuannya kenapa barang-barang ini datangnya dalam bentuk potongan-potongan!!
Tuhan akan tunjukkan Anda gambaran besarnya, tapi
kemudian beri Anda satu potong! Anda bilang, “ini bisa aku apain Tuhan?!” Anda
tidak bisa menilai keseluruhan gambaran besar, hanya dengan potongan kecil yang
sedang kita alami. Beberapa dari Anda menyerah hanya karena Anda fokus kepada
satu potongan kecil dalam hidup. Tapi… kalau potongan-potongan Anda
dikumpulkan, Anda lihat keseluruhan gambar besarnya!
Paulus dan 276 orang itu sampai dengan selamat dengan
apa? PECAHAN-PECAHAN KAPAL!
POTONGAN-POTONGAN KAYU KAPAL! Karena GOD DOES AMAZING THINGS WITH BROKEN PIECES!!!!
(Tuhan melakukan hal-hal hebat melalui potongan-potongan kecil!!!!!)
Lalu, apa yang harus kita lakukan, yang harus kita
pegang saat kehidupan ini jalannya potongan demi potongan, piece by piece?
1)
Pegang kebenaran yang sesungguhnya
Kisah 27:15, 18, 19. Tidak jarang dalam hidup
kita, kita mengorbankan hal-hal yang penting, karena kita terombang-ambing
dengan pandangan-pandangan yang tidak jelas, dengan prinsip-prinsip yang makin
membuat situasi kita rancu. Kepercayaan-kepercayaan yang tidak benar membuat
kita jadi semakin kehilangan arah.
Luar biasanya… di setiap package Lego, Anda diberi manual yang
akan membantu Anda build this Lego,
untuk jadi seperti contoh gambarnya… Dan hari ini, Anda punya MANUAL segala
manual (the Bible) to help you make the
pieces of your life look like the picture!!
Hidup
kita tidak ditentukan oleh apa yang kita lihat, tapi hidup kita ditentukan oleh
apa yang YESUS KATAKAN! Tuhan melakukan hal-hal hebat melalui potongan-potongan
kecil!!!
2)
Proses adalah hal yang indah (process is a beautiful thing)
Orang
bilang, “seandainya aku tahu apa yang akan terjadi 10 tahun ke depan, kan lebih
enak gitu planning-nya.” Belum tentu!! Bisa jadi kita malah terlalu overwhelmed
dengan apa yang akan terjadi, nggak siap, dan malah kita tidak bergerak
melakukan apa-apa.
Mazmur 90:12
Proses
kadang tidak enak. Tidak nyaman. Tapi harus terjadi. Dan kalau di-skip tidak akan jadi. Contoh: Kupu-kupu.
Proses: Telur – larva – pupa, kemudian jadi kupu-kupu. Suatu hari, ada orang
yang kasihan dengan pupa ini, kok kesulitan mau keluar dari cangkangnya… Lalu
“ditolong”, diguntingkan cangkangnya supaya bisa cepat keluar… Ternyata itu
malah membunuh kupu-kupu tersebut.
Karena
justru dalam proses gerak-gerak mau keluar dari cangkang itu, sayap kupu-kupu
semakin diperkuat dan bertumbuh dengan sempurna. Begitu di-skip, malah membunuh kupu-kupu.
Jangan
sesali ini itu, atau hal yang buruk terjadi… Kalau hal-hal itu tidak terjadi,
Anda tidak akan ada di mana Anda berada hari ini. Beberapa hal harus terjadi
atau diambil dari hidup kita, supaya hal lain yang lebih baik bisa terjadi
dalam hidup kita.
3)
Sesuai harapan atau tidak, ingatlah Tuhan sebagai Bapa
yang sayang kepada kita (remember God as our loving Father)
Matius 7:9-11
Illust:
gadget / handphone / tablet / laptop pembicara. Yang paling tahu kegunaan,
fungsi, dan tujuan dari barang ini siapa? Penciptanya. Hidup kita juga
demikian. Yang paling tahu fungsi, tujuan dan lika-liku kehidupan kita siapa?
Pencipta kita. Dan Dia sendiri berjanji, Yeremia 29:1, Dia tidak merancangkan
rancangan kecelakaan, tapi hari dengan yang penuh harapan. Dia sayang hidup
kita.
Walaupun
kita tidak mengerti, Dia tetap Tuhan yang baik. Dia tetap cinta kita dan GOD
DOES AMAZING THINGS WITH BROKEN PIECES!!!! (Tuhan melakukan hal-hal hebat
melalui potongan-potongan kecil!!!!)
So we can
have confidence stepping into tomorrow because we know who holds the picture.
Jadi kita bisa dengan yaking melangkah ke hari depan karena kita tahu siapa
yang memegang hidup kita.
No comments:
Post a Comment