LEGO
Mazmur 121:1-8 (BIMK), “Nyanyian ziarah. Aku memandang ke
gunung-gunung, dari mana datang pertolongan bagiku?? Pertolonganku datang dari
TUHAN yang menjadikan langit dan bumi. Ia tak akan membiarkan engkau jatuh,
pelindungmu selalu berjaga. Sesungguhnya, pelindung Israel itu tak pernah
mengantuk atau tertidur. TUHAN akan menjagai engkau, Ia di sampingmu untuk
melindungi engkau. Engkau takkan sakit karena matahari di waktu siang, atau
karena bulan di waktu malam. TUHAN akan melindungi engkau dari mara bahaya, Ia
menjaga engkau supaya hidupmu selamat. Ia melindungi engkau waktu engkau datang
dan pergi, sekarang dan selama-lamanya.”
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yeremia 24-26
PB: Yohanes 4:1-30
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBible
#IMLoveD
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 1 November 2017. MARI MELAYANI. Bacaan:
Kisah Para Rasul 16:11-15. “...Lidia turut mendengarkan. Ia berasal dari kota
Tiatira dan ia seorang penjual kain ungu yang beribadah kepada Allah. Tuhan
membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus”
(Kisah Para Rasul 16:14). Pat Quirin, seorang wanita tengah baya, mendirikan
pelayanan bernama Angels' Attic. Bersama beberapa wanita berusia antara 50-80 tahun,
Pat membuka sebuah toko yang menjual barang bekas layak pakai. Mulanya, mereka
mendapatkan barang-barang itu dari para tetangga. Lalu mereka berkomitmen bahwa
seluruh keuntungan yang mereka dapat akan disalurkan ke berbagai organisasi
misi. Tuhan memberkati usaha mereka. Dari sebuah toko kecil, kini mereka telah
mengembangkannya menjadi tempat belanja seluas ribuan meter. Salah satu
pelayanan mereka adalah mendukung proyek Hope Cambodia-melayani anak-anak
marjinal di Kamboja-dengan sumbangan sebesar tiga puluh ribu dolar Amerika.
Alkitab juga berkisah tentang wanita yang melayani, bernama Lidia. Ia penjual
kain ungu dari Tiatira. Ia adalah wanita yang kaya, karena kain ungu adalah
kain mahal yang nilainya diukur dengan timbangan perak. Ketika mendengar firman
Tuhan, Lidia membuka hatinya dan segera merespons dengan kerinduan untuk
melayani. Saat itu, belum ada rumah ibadah di Filipi. Maka, ketika Lidia
membuka rumahnya, tempat itu menjadi pusat penjangkauan anak Tuhan di Filipi.
Bahkan setelah Paulus dan Silas keluar dari penjara, mereka pun bertemu
saudara-saudara seiman di rumah Lidia (ay. 40). Tuhan terus membutuhkan
pekerja. Bukan karena Dia tak sanggup, melainkan karena Dia ingin mengangkat
kita menjadi rekan-Nya. Setiap kita, dengan talenta dan keberadaan
masing-masing, pasti dapat melayani dengan berbagai cara. Mari buka hati dan
minta Tuhan menunjukkan jalannya. PEKERJAAN MISI DI SEGALA TEMPAT SELALU ADA
MARI MEMBUKA DIRI DAN HATI UNTUK TERLIBAT DI DALAMNYA. Selamat pagi. Tuhan
Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Yeremia 24-26 dan Yohanes 4:1-30.

No comments:
Post a Comment