Wednesday, 1 November 2017

1 November 2017

LEGO






Mazmur 121:1-8 (BIMK), “Nyanyian ziarah. Aku memandang ke gunung-gunung, dari mana datang pertolongan bagiku?? Pertolonganku datang dari TUHAN yang menjadikan langit dan bumi. Ia tak akan membiarkan engkau jatuh, pelindungmu selalu berjaga. Sesungguhnya, pelindung Israel itu tak pernah mengantuk atau tertidur. TUHAN akan menjagai engkau, Ia di sampingmu untuk melindungi engkau. Engkau takkan sakit karena matahari di waktu siang, atau karena bulan di waktu malam. TUHAN akan melindungi engkau dari mara bahaya, Ia menjaga engkau supaya hidupmu selamat. Ia melindungi engkau waktu engkau datang dan pergi, sekarang dan selama-lamanya.”

#BibleMessages
#BuildingABetterYou

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yeremia 24-26
PB: Yohanes 4:1-30

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBible
#IMLoveD

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Rabu, 1 November 2017. MARI MELAYANI. Bacaan: Kisah Para Rasul 16:11-15. “...Lidia turut mendengarkan. Ia berasal dari kota Tiatira dan ia seorang penjual kain ungu yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus” (Kisah Para Rasul 16:14). Pat Quirin, seorang wanita tengah baya, mendirikan pelayanan bernama Angels' Attic. Bersama beberapa wanita berusia antara 50-80 tahun, Pat membuka sebuah toko yang menjual barang bekas layak pakai. Mulanya, mereka mendapatkan barang-barang itu dari para tetangga. Lalu mereka berkomitmen bahwa seluruh keuntungan yang mereka dapat akan disalurkan ke berbagai organisasi misi. Tuhan memberkati usaha mereka. Dari sebuah toko kecil, kini mereka telah mengembangkannya menjadi tempat belanja seluas ribuan meter. Salah satu pelayanan mereka adalah mendukung proyek Hope Cambodia-melayani anak-anak marjinal di Kamboja-dengan sumbangan sebesar tiga puluh ribu dolar Amerika. Alkitab juga berkisah tentang wanita yang melayani, bernama Lidia. Ia penjual kain ungu dari Tiatira. Ia adalah wanita yang kaya, karena kain ungu adalah kain mahal yang nilainya diukur dengan timbangan perak. Ketika mendengar firman Tuhan, Lidia membuka hatinya dan segera merespons dengan kerinduan untuk melayani. Saat itu, belum ada rumah ibadah di Filipi. Maka, ketika Lidia membuka rumahnya, tempat itu menjadi pusat penjangkauan anak Tuhan di Filipi. Bahkan setelah Paulus dan Silas keluar dari penjara, mereka pun bertemu saudara-saudara seiman di rumah Lidia (ay. 40). Tuhan terus membutuhkan pekerja. Bukan karena Dia tak sanggup, melainkan karena Dia ingin mengangkat kita menjadi rekan-Nya. Setiap kita, dengan talenta dan keberadaan masing-masing, pasti dapat melayani dengan berbagai cara. Mari buka hati dan minta Tuhan menunjukkan jalannya. PEKERJAAN MISI DI SEGALA TEMPAT SELALU ADA MARI MEMBUKA DIRI DAN HATI UNTUK TERLIBAT DI DALAMNYA. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible – Bacaan: Yeremia 24-26 dan Yohanes 4:1-30.

No comments:

Post a Comment