Sunday, 5 November 2017

4 November 2017

LEGO






Rhema firman Tuhan hari ini:
Filipi 4:8-9, 8Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 9Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.”

Sering kali kalau kita lagi ada masalah pasti pikiran kita galau kacau nggak fokus bahkan bisa uring-uringan sendiri. FirmanNya hari ini mengingatkan kita semua. Apa sih yang harus ada dalam pikiran kita terlebih saat ada masalah dalam tantangan dalam pergumulan bahkan dalam situasi yang sulit sekalipun? Mililiki hati yang bersyukur senantiasa hati yang tidak kecewa kepada Tuhan maupun dengan situasi yang terjadi dalam hidup kita. MAKA Damai SejahteraNya itulah yang akan memeihara hati ❤ dan pikiran kita. Amin.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Yeremia 32-33
PB: Yohanes 5:24-47

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBible
#IMLoveD
#HappyWeekend
#HappyWithurFam

WM Stars
ISI KOPER. Seorang manusia meninggal... Ketika ia menyadarinya, ia melihat Tuhan mendekati dirinya dengan sambil memegang sebuah koper di tangan-Nya. Berikut dialog antara TUHAN & arwah manusia tersebut:
Tuhan: “Mari kita pergi.”
Arwah: “Begitu cepat? Tapi saya masih memiliki banyak rencana.”
Tuhan: “Maaf, waktumu sudah habis, saatnya untuk pergi.”
Arwah: “Apakah isi koper yang Engkau pegang itu?”
Tuhan: “Benda kamu.”
Arwah: “Benda saya? Maksudnya barang-barang saya? Seperti baju saya, uang saya, perhiasan saya?”
Tuhan: “Bukan, barang itu tak pernah menjadi milikmu. Itu milik Dunia.”
Arwah: “Apakah itu ingatan & kenangan saya?”
Tuhan: “Bukan, itu milik Waktu.”
Arwah: “Apakah itu bakat & kesuksesan saya?”
Tuhan: “Bukan juga, itu milik Anugerah.”
Arwah: “Apakah itu istri & anak-anak saya?”
Tuhan: “Tidak juga, itu milik hatimu.”
Arwah: “Kalau begitu, itu pasti tubuh saya.”
Tuhan: “Tidak, bukan... Tubuhmu milik Debu Tanah.”
Arwah: “Jika demikian isinya tentu jiwa saya.”
Tuhan: “Kamu salah besar nak, sebab jiwamu itu milik-KU.”
Tuhan lalu menyerahkan koper tersebut ke sang Arwah. Dengan kebingungan & dengan ketakutan sang Arwah membuka koper tersebut. Dan ternyata isinya KOSONG...!!! Dengan hati kecewa & airmata berlinang sang Arwah bertanya pada Tuhan, “Maksud Tuhan, saya tak pernah memiliki apapun?!” Tuhan menjawab: “Iya, benar. Sesungguhnya kamu itu tak pernah memiliki apapun...” Arwah: “Lalu.. apa yang menjadi milikku, Tuhan...?!”
Tuhan: “WAKTU-mu! Saat-saat di waktu kamu HIDUP... Itulah milikmu...!!!”
Hidup adalah WAKTU. Hargai waktu yang ada tersisa. Jalani hidup dengan penuh rasa syukur & kebahagiaan. Selalulah berbuat baik, selalulah menolong, jangan pernah menyakiti orang, jangan merugikan orang, hindari membicarakan kejelekan orang lain, jangan pernah bersikap Paling Benar! Berhentilah bersungut-sungut dan mengomel. Nikmatilah waktu setiap saat-saat yang dilalui bersama pasangan dan anak-anakmu, dan bahagiakan mereka selagi kamu masih punya waktu. Jangan simpan kebencian, dendam, kepahitan & kejelekan orang lain. Tetaplah menjadi baik sampai akhir hidup...

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Sabtu, 4 November 2017. BISIK-DOA CARTER. Bacaan: Nehemia 2:1-8. Lalu kata raja kepadaku: “Jadi, apa yang kauinginkan?” Maka aku berdoa kepada Allah semesta langit (Nehemia 2:4). Pada 17 September 1978 Perjanjian Camp David ditandatangani sekaligus menandai berakhirnya perang antara Mesir dan Israel yang telah banyak memakan korban jiwa. Banyak pihak merasa lega. Namun, tak banyak yang mengetahui, perjanjian damai tersebut nyaris gagal. Di tengah suasana panas dan kritis, Presiden Jimmy Carter mengambil langkah menerabas kebekuan demi melunakkan hati kedua pemimpin negara yang sedang bertikai. Ia mengawali tindakan itu dengan sejenak berdoa kepada Tuhan, seperti yang selalu dilakukannya. Tuhan mengabulkan doanya. Bisik-doa Carter serupa dengan yang dilakukan Nehemia, juru minuman raja Persia, Artahsasta (ay. 1). Sebelum menjawab pertanyaan baginda dalam percakapan yang penting dan menegangkan itu, Nehemia berdoa, dan Tuhan mengabulkannya. Percakapan yang ikut menentukan hari depan bangsa yang baru pulang dari pembuangan di Babel itu membuahkan hasil. Raja menandatangani surat-surat yang kelak memperlancar pembangunan kembali tembok Yerusalem pada 445 SM (ay. 7-8). Walaupun tak banyak diketahui, bisik-doa acapkali menopang kata-kata, tindakan, dan pelbagai peristiwa penting di dunia atau di dalam hidup kita. Bisik-doa melunakkan hati yang keras, menenangkan jantung yang berdebar, melembutkan ucapan, dan menyejukkan suasana yang ikut membuahkan keputusan-keputusan yang berdampak luas. Dunia ini, masyarakat kita, gereja, dan keluarga kita membutuhkan bisik-doa kita. Jadi, jangan pernah merasa sia-sia berdoa. JANGAN MEMANDANG RENDAH BISIK-DOA, BANYAK PERISTIWA BESAR DITOPANG OLEHNYA. Selamat pagi. Selamat berakhir pekan. Kasih setia Tuhan senantiasa melimpah. #LoveTheBible – Bacaan: Yeremia 32-33 dan Yohanes 5:24-47.

No comments:

Post a Comment