Thursday, 1 May 2014

Kata Pengantar



      Pernahkah Anda berpikir tentang kelemahan-kelemahan yang Anda miliki dan hal tersebut membuat Anda sedih dan tawar hati? Atau ketika kita melakukan kesalahan secara tidak sengaja sehingga hal itu membuat kita melihat kondisi yang ada bukan dari kacamata Tuhan tapi dengan pengertian sendiri?
      Mungkin pikiran atau pengetahuan kekristenan kita tahu bahwa di dalam firman Tuhan ada banyak pahlawan-pahlawan Tuhan yang hadir dari seseorang yang bukan siapa-siapa bahkan sangat penuh dengan kekurangan. Sebut saja Daud, Yeremia, Simon Petrus, Rut, dsb. Namun di dalam hati kita yang paling dalam, kita tidak benar-benar yakin bahwa Ia sanggup merubah kita seperti Ia mengubah orang-orang pilihanNya dulu.


Tapi hari ini biarlah setiap kita diubahkan paradigmanya oleh kuat kuasa Roh Kudus, yaitu bagaimana kita melihat setiap kele-mahan, kegagalan, dan kekurangan kita! Saya sangat terberkati dengan firman Tuhan yang dibagikan Tanggal 11 Mei 2014, pada waktu itu Pastor kita mengatakan, “Kelemahan-kelemahan anda / ketidaksempurnaan anda, bukan cerita sampah. Tetapi kelemahan-kelemahan anda berharga di hadapan Tuhan, dan Tuhan bisa pakai untuk kemuliaan-Nya!” Kita mungkin malu dengan kelemahan atau ketidaksempurnaan kita, tapi Tuhan tidak. Ia memandangnya berharga dan dijadikan alatNya. Ayo, setiap kita belajar untuk andalkan Tuhan selalu, “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar.” (Yesaya 59:1) Dia bukanlah Allah yang jauh dan tidak dapat ditemui, Ia adalah  Bapa  yang  hangat dan peduli dengan setiap detail kehidupan kita, “bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Lukas 12:7)
      Bila di antara kita masih ada yang berkecil hati, inilah jawab Tuhan bagi kita: “‘Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.’ Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.” (2 Kor 12:9)
      Jangan pernah menyerah, tetaplah selalu berharap padaNya. Tuhan Yesus memberkati.
       

Siu Siang

No comments:

Post a Comment