Wednesday, 7 May 2014

7 Mei 2014 - Kisah Salomo



1 Raja-Raja 11:1, “Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het,” dan Ayat 6-7, “dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya. Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.” Salomo adalah raja yang penuh hikmat luar biasa, tetapi Salomo juga adalah raja yang tergoda oleh banyak wanita asing / Ia melakukan apa yang jahat dimata Tuhan, firman Tuhan mengingatkan kita agar selalu jaga  hati. “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23). Hal ini benar tetapi sangat sulit dilakukan ya? (bukan berarti tidak bisa, bersama Roh Kudus pasti bisa, amin) Kita mungkin tidak menyadari akibat dari sikap kita yang tidak menjaga hati, bila dibiarkan kita akan rentan untuk ‘jatuh’. Agar iman kita tetap fit, kita butuh pertolongan Tuhan yaitu melalui: pembacaan firman-Nya setiap hari yang akan membuat kita kuat & sehat semangat menjaga hati.


Respon 1
Dunia ini penuh dengan godaan. Godaan untuk tidak  setia, godaan untuk tidak jujur, godaan untuk marah, godaan untuk banyak sekali. Karena dunia ini milik si jahat. Tuhan Yesus saja digoda, tapi kalau hati kita penuh dengan kasih Tuhan dan Firman Tuhan, maka kita akan bisa mengabaikan godaan itu. Jadi penuhi hati kita dengan firman-Nya dengan saat  teduh  setiap  hari,  intim dengan Tuhan. 

Percayalah godaan itu tidak akan membuat kita tergoda. Ayo semangat saat teduh.  Lawanlah iblis maka ia akan lari daripadamu.

Respon 2
TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, seperti pada hari pertemuan raya. Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela. (Zefanya 3:17-18) Haleluya!
 

No comments:

Post a Comment