1 Raja-Raja 11:1, “Adapun raja Salomo mencintai banyak
perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab,
Amon, Edom, Sidon dan Het,” dan Ayat 6-7, “dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan
sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya. Pada waktu itu Salomo
mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di
gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani
Amon.” Salomo adalah raja yang penuh hikmat luar biasa, tetapi Salomo juga adalah
raja yang tergoda oleh banyak wanita asing / Ia melakukan apa yang jahat dimata
Tuhan, firman Tuhan mengingatkan kita agar selalu jaga hati. “Jagalah
hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar
kehidupan.” (Amsal 4:23). Hal
ini benar tetapi sangat sulit dilakukan ya? (bukan berarti tidak bisa, bersama
Roh Kudus pasti bisa, amin) Kita mungkin tidak menyadari akibat dari sikap kita
yang tidak menjaga hati, bila dibiarkan kita akan rentan untuk ‘jatuh’. Agar iman
kita tetap fit, kita butuh
pertolongan Tuhan yaitu melalui: pembacaan firman-Nya setiap hari yang akan
membuat kita kuat & sehat semangat menjaga hati.
Respon 1
Dunia ini penuh dengan
godaan. Godaan untuk tidak setia, godaan
untuk tidak jujur, godaan untuk marah, godaan untuk banyak sekali. Karena dunia
ini milik si jahat. Tuhan Yesus saja digoda, tapi kalau hati kita penuh dengan
kasih Tuhan dan Firman Tuhan, maka kita akan bisa mengabaikan godaan itu. Jadi
penuhi hati kita dengan firman-Nya dengan saat teduh setiap hari,
intim dengan Tuhan.
Percayalah godaan
itu tidak akan membuat kita tergoda. Ayo semangat saat teduh. Lawanlah iblis maka ia akan lari daripadamu.
Respon 2
TUHAN Allahmu ada di
antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau
dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena
engkau dengan sorak-sorai, seperti pada hari pertemuan raya. Aku akan mengangkat
malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.
(Zefanya 3:17-18) Haleluya!
No comments:
Post a Comment