Bahan Renungan 27 Mei
2014: 2Korintus 7:1, “Saudara-saudaraku
yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita
menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan
demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.” Sebagai manusia
kita memang tidak sempurna, tetapi ini bukan alasan untuk kita terus tinggal
dalam dosa karena sesungguhnya sejak kita percaya Tuhan Yesus, Tuhan sudah
memberikan benih Ilahi itu kepada kita sehingga kita pasti tidak tahan dalam dosa,
dalam arti kalau ada dosa, segeralah berbalik / bertobat Amin? Sebab firman
Tuhan pagi ini mengingatkan kita agar kita menyucikan diri dari pencemaran jasmani
& rohani dengan demikian kita menyempur-nakan kekudusan kita, Amin!
Respon 1
Syalom. Amin. Banyak
orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena
mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. (2 Petrus 2:2). Makasih Ibu Siu, selamat
berkarya Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.
Respon 2
2 Korintus 7:1, Saudara-saudaraku yang kekasih, karena
kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari
semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan
kekudusan kita dalam takut akan Allah. Kemarin aku liat Hitam Putih di Trans 7.
Deddy mengundang 2 orang yang dulunya pengguna narkoba juga pengedar yang sudah
besar, yang satunya lagi selain pengedar dia juga jadi mucikari di Jakarta.
Mereka berdua akhirnya bertobat. Ketika mereka ditanya kenapa kok tiba-tiba
bisa bertobat? Jadi menjawab karena aku ingin
masuk surga. Dulu aku kerja memang penghasilanku besar 20 juta / bulan tapi aku
tidak punya damai sejahtera. Setelah bertobat sekarang aku punya damai
sejahtera dan aku punya surga. Kemudian Michael ditanya sama Deddy, apakah yang
membuat kamu yakin tidak akan balik lagi ke jalanmu yang lama? Dia jawab, kalau
setiap hari hidup kita ada yang “menuntun" aku percaya aku gak akan
kembali kesana. Cerita mereka berdua benar-benar menginspirasi. Mereka berani
mening-galkan segala yang buruk dimasa lalu karena mereka punya “penuntun” dan
“surga”. Ketika seseorang berkeputusan untuk
bertobat maka dia akan langsung bertobat bukan pelan-pelan karena dia tau
kebenaran. Iblis tidak bisa diiajak kompromi, dia harus dilawan supaya lari
dari kehidupan kita. Kita harus berani berkata TIDAK pada apa yang tidak
berkenan di hadapan Tuhan. Kita sebagai manusia bisa jatuh dalam dosa tapi kita
tidak bisa hidup di dalam
dosa, karena kita punya “penuntun” dan kita punya “surga.” Selamat bersantai.
Respon 3
Mazmur 105:37, Dituntun
TUHAN mereka keluar membawa perak dan emas dan diantara suku-suku mereka tidak
ada yang tergelincir! Wow, diberkati dan dilindungi Tuhan. Dahsyat sekali
Yesusku! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.
No comments:
Post a Comment