Saksi yang Aktif. “Orang-orang
yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah
mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran
rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan
roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu
mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya
tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu
ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada
semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan dengan
sehati mereka berkum-pul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan
roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan
gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang.
Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang
diselamatkan.” (Kisah Para
Rasul 2:41-47) Apakah yang dilakukan oleh jemaat mula-mula? (Ayat 42, 45 & 46).
Sudahkah kita seperti jemaat mula-mula? Tekun dalam belajar firman Tuhan?
Saling menolong? Bahkan berkumpul & sehati dalam Komuniats Sel? Yang
terpenting apakah kita sudah menjadi dampak positif / disukai semua orang (Ayat
47) bagi sesama kita? Amin.
Respon 1
RENUNGAN PAGI. Senin, 26 Mei 2014. Lagipula dalam
doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak
mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan
dikabulkan. (Matius 6:7). Tetapi doa juga bukan hanya ‘laporan’. Doa bukan pula
hanya ‘meminta’ namun ada komunikasi
tidak bertele-tele. Namun
bukan pula berarti hanya ‘sekadarnya’ hanya melakukan tugas jadi sudahkah hari
ini kita benar-benar berdoa? Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Berharaplah kepada
TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali
mengadakan pembebasan. (Mazmur 130:7). Banyak hal yang kita dengar membuat kita
gentar, takut, dan rapuh. Berharaplah kepada kasih-Nya yang tidak pernah gagal
maka kita akan melihat harapan, jalan
keluar dan terang di tengah kegelapan. Our hope are in Jesus.
Respon 3
Syalom. Amin.
“Tetapi, jikalau kamu meman-dang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu
menjadi nyata, bahwa kamu mela-kukan pelanggaran.” (Yakobus 2:9). Terima kasih
Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.
No comments:
Post a Comment