Monday, 26 May 2014

26 Mei 2014 - Saksi yang Aktif



Saksi yang Aktif. “Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkum-pul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 2:41-47) Apakah yang dilakukan oleh jemaat mula-mula? (Ayat 42, 45 & 46). Sudahkah kita seperti jemaat mula-mula? Tekun dalam belajar firman Tuhan? Saling menolong? Bahkan berkumpul & sehati dalam Komuniats Sel? Yang terpenting apakah kita sudah menjadi dampak positif / disukai semua orang (Ayat 47) bagi sesama kita? Amin.


Respon 1
RENUNGAN PAGI. Senin, 26 Mei 2014. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. (Matius 6:7). Tetapi doa juga bukan hanya ‘laporan’. Doa bukan pula hanya ‘meminta’   namun   ada    komunikasi    tidak bertele-tele. Namun bukan pula berarti hanya ‘sekadarnya’ hanya melakukan tugas jadi sudahkah hari ini kita benar-benar berdoa? Tuhan Yesus memberkati.

Respon 2
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. (Mazmur 130:7). Banyak hal yang kita dengar membuat kita gentar, takut, dan rapuh. Berharaplah kepada kasih-Nya yang tidak pernah gagal maka kita akan melihat harapan,  jalan keluar dan terang di tengah kegelapan. Our hope are in Jesus.

Respon 3
Syalom. Amin. “Tetapi, jikalau kamu meman-dang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu mela-kukan pelanggaran.” (Yakobus 2:9). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.

No comments:

Post a Comment