Friday, 30 May 2014

30 Mei 2014



Kisah Para Rasul 9:36, “Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita -- dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.” Allah Rindu kita berbuat baik / menaruh belas kasihan. “Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.” (Mazmur 112:5) kepada orang orang yang membutuhkan, karena hati-Nya pun menaruh belas kasihan kepada kita, Amin! Kebaikan adalah wujud nyata dari iman kita, sudahkah kita berbuat baik hari ini?

Respon 1
Kisah Para Rasul 9:36-40, bercerita tentang seorang perempuan bernama Dorkas / Tabita. Seorang businesswoman yang sangat murah hati. Dia mau menolong banyak orang. Sehingga ketika dia meninggal banyak orang yang kehilangan dan sedih. Dari firman ini kita diingatkan. Apa yang sudah kita lakukan selama kita hidup. Apakah hidup kita berdampak pada lingkungan kita? Apakah yang akan mereka nilai ketika kita dipanggil Tuhan? Cerita hidup kita ini bisa dilihat orang disekeliling kita dan bisa membuat orang-orang itu ingin menjadi seperti kita. Jadi buatlah cerita yang menggambarkan Kristus dalam hidup kita supaya banyak orang yang ingin mengenal Kristus melalui cerita hidup kita. Satu tindakan lebih berpengaruh daripada 1000 kata-kata. Happy Friday.

Respon 2
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. (Ibrani 11:6). Iman kita percaya bahwa Allah itu ada sekalipun kita tidak merasakannya.

Respon 3
PATUNG TELANJANG. Bacaan: 1 Korintus 12:12-31. Nats: supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. (1 Korintus 12:25). Ketika akan berkhotbah, pendeta memajang patung perempuan telanjang. Jemaat berbisik-bisik. Beberapa wajah menunjukkan sikap protes. Pendeta itu bertanya, “Bagaimana penampilan patung ini?” Beberapa jemaat menjawab: tidak sopan, terlalu vulgar, tidak menarik, mengerikan, dll. “Kalau menurut Anda itu tidak baik, lakukanlah sesuatu untuk memperbaikinya. Bangkit dan tinggalkan tempat duduk Anda!” tantangnya. Ternyata, di samping patung itu, pendeta telah menyiapkan perlengkapan untuk mendandaninya. Seorang jemaat maju dan mengenakan baju. Yang lain memasangkan wig. Yang lain lagi memakaikan ikat pinggang, mengoleskan gincu, dan memberi bedak. “Sekarang, bagaimana?” tanya pendeta. Hampir semua jemaat menjawab, patung itu jadi lebih menarik. “Seperti itulah gereja kita!” kata pendeta. “Jika Anda hanya mengkritik kekurangannya, tidak akan terjadi apa-apa. Anda bahkan hanya memperburuk situasi. Yang diperlukan adalah bangkit dan meninggalkan tempat duduk Anda. Lakukan sesuatu. Jika semua jemaat berbuat seperti itu, gereja kita akan menjadi indah.” Paulus menegur jemaat Korintus yang terancam bahaya   perpecahan   karena   masing-masing anggota mementingkan diri sendiri dan menyombongkan karunia mereka. Paulus menegaskan bahwa Gereja adalah Tubuh Kristus, yang terdiri dari banyak anggota. Masing-masing anggota harus saling memperhatikan, demi kesejahteraan bersama, untuk kemuliaan Tuhan. Bagaimana Anda berperan dalam membangun gereja Tuhan? Jika anda melihat kekueangan dalam Gereja, orang lain, suami, istri, anak, dll bisa jadi anda dipanggil untuk memperbaikinya.
 



 

No comments:

Post a Comment