Matius 9:10, “Kemudian ketika Yesus makan di rumah
Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan
bersama-sama dengan Dia dan murid- murid-Nya.” Saat dosa dan kegagalan
memutuskan hubungan kita dengan Allah & membuat kita berhenti melayani-Nya
maka pengakuan dosa menjadi jalan keluar untuk kembali. 1Yohanes 1:9, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah
setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan
kita dari segala kejahatan.” Melalui pengakuan dosa Ia akan menyucikan kita
& menerima pemulihan-Nya yang indah, yang terhebat dari segalanya, Amin.
Respon 1
Saat emosi sedang tinggi, biasanya akal tidak mau
berpikir dengan sehat, mulut ingin mengucapkan hal-hal pedas, tangan ingin
memberikan pelajaran pada orang yang telah membuat emosi.
Akibatnya, seringkali kita merasakan dampak negatif saat emosi itu dibuang dengan
seenaknya. Jika saat ini pemerintah DKI Jakarta khususnya menggalakkan program
“Buanglah sampah pada tempatnya”, kita pun harus membuang sampah rohani kita ke
tempat yang benar. Akar pahit, kekecewaan, amarah, dendam, iri hati, dan
perasaan buruk lainnya itu harus dibuang. Jika tidak akan menjadi kotoran di dalam
hati kita dan menumpuk sampai akhirnya tak dapat ditampung lagi. Saat emosi
negatif itu datang, cobalah tips yang diberikan Yakobus ini. Lambatlah dalam
hal berkata-kata apalagi marah. Tapi dengarkan dulu orang lain. Dengarkan dulu
perkataannya dan apa yang dia mau. Mengapa kesalahpahaman bisa terjadi sehingga
ada perselisihan tsb. Perbanyaklah mendengar dan redakan hati yang panas dengan
fokus kepada Tuhan. Hal itu tidak datang dengan sendirinya, tapi harus kita pelajari. Semakin banyak kita belajar, semakin cepat kita
mampu membuang emosi pada tempat yang tepat, dengan cara yang tepat, dan pada
maksud yang tepat pula. Good morning. Have a nica day God bless you.
Respon 2
Syalom. Amin.
Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang
yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan
tidak tanggung-tanggung.” (Mazmur 31:24). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas
TUHAN memberkati Ibu dan keluarga.
Respon 3
“Maka Yesus berkata
pula kepada orang banyak, kata-Nya: Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut
Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang
hidup.” (Yohanes 8:12) Kita tidak perlu berjalan dalam kegelapan, karena ada Yesus.
No comments:
Post a Comment