Saturday, 24 May 2014

24 Mei 2014


Kisah Para Rasul 4:36, “Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi   dari   Siprus.”   Ayat  37,  “Ia  menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.” Sudahkah kita berkomitmen didalam memberikan persembahan kita yang terbaik kepada Tuhan (melalui Gereja lokal kita masing-masing)? Baik persembahan perpu-luhan maupun persembahan kasih / iman dll? Percayalah persembahan kita akan digantikan dengan berkat-Nya berlipat ganda. Amin!


Respon 1
1Samuel 17:37, Daud: Tuhan yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu! Yesus sumber kemenangan-ku! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.

Respon 2
Kisah Para Rasul 4:36, Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul- rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus. Ayat 37, Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul. Firman Tuhan ini mengajarkan pada kita, orang kalau sudah jatuh cinta sama Tuhan dia akan berani melakukan apapun untuk yang dicintainya. Dia pasti mempersembahkan yang terbaik. Tapi Firman ini juga mengajari kita bahwa kita memberi dengan apa yang kita miliki, jadi bukan memaksakan diri, Tuhan ingin kita memberi dengan hati yang ikhlas dan penuh sukacita bukan ingin membebani hidup kita. Jadi berilah kepada Tuhan dengan apa yang kita punya jangan memaksakan diri, kalau tidak punya tapi ingin memberi buat Tuhan ya pinjam dulu nanti kan pasti Tuhan yang memberkati untuk mengembalikan. Itu rasanya bukan yang Tuhan mau. Tuhan lebih berkenan menerima sedikit disertai dengan sukacita daripada banyak tapi membebani kita. Dan terlebih lagi Tuhan lebih berkenan pada penyerahan diri kita secara total untuk bisa  dipakai  sebagai  alat-Nya.  Semoga  kita bisa mengerti yang jadi maksud Tuhan dalam hal memberi. Selamat malam minggu.



No comments:

Post a Comment