Hosea berada pada
masa dimana bagis Israel sedang mengalami kekacauan akibat tidak mengandalkan
Tuhan bahkan menyembah berhala. Hosea 1:2, “Ketika
TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: ‘Pergilah,
kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena
negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.’” Banyak hal yang bersaing untuk
merebut perhatian kita, waktu kita, kasih kita, saat ini ponsel / gadget / IT
games online, dll, tampak telah menjadi seperti berhala bagi para pemiliknya?
Ketahuilah hanya Tuhan Yesus yang paling layak menerima ungkapan perhatian
& kasih kita. Matius 22:37, “Jawab
Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan
segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.” Dan Mazmur 115:9, “Hai Israel, percayalah kepada TUHAN!
— Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.” Amin! Apa
& siapa yang menerima ungkapan kasih kita beberapa bulan terakhir ini? Ponsel
seluler dkknya? Atau seseorang? Atau sesuatu diatas Tuhan kita?
Respon 1
Mazmur 107:20, Disampaikan-Nya firman-Nya dan
disembuhkan-Nya mereka! Ada hubungan erat antara firman Tuhan dengan kesembuhan.
Yesus sumber kesembuahnku!
Samuel Sianto (SS) -
YESTOYA Malang
Respon 2
Hosea 1:2, Ketika
TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah,
kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena
negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.” Cerita Hosea ini
menggambarkan hubungan kita de-ngan Tuhan saat ini. Tuhan sebagai mempelai pria
sangat setia terhadap kita para mempelai wanita, yang sering kali selingkuh. Selingkuh
dengan pekerjaan, dengan kesukaan dunia (gadget, game online, kekayaan dll), dengan
apapun yang lebih menyita perhatian kita. Kita sering sekali mengalahkan Tuhan dengan
kepentingan dan keinginan diri kita sendiri. Tapi Dia Tuhan yang setia, ketika
kita tidak setia Dia tetap setia. Ketika kita menyakiti hati-Nya dengan
dosa-dosa kita, Dia tetap Tuhan yang mau mengampuni kita. Bahkan Dia mau mati bagi
dosa kita. Bisakah kita menjadi mempelai perempuan yang menghar-gai kesetiaan
dan cinta-Nya dengan menda-hulukan Dia di setiap aspek hidup kita?
Respon 3
Jadi siapa yang ada
di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya
yang baru sudah datang (2 Korintus 5:17). Kekristenan adalah suatu pengalaman
perubahan hidup dari Allah melalui iman didalam Kristus Yesus.
No comments:
Post a Comment