Tuesday, 13 May 2014

13 Mei 2014



Hosea berada pada masa dimana bagis Israel sedang mengalami kekacauan akibat tidak mengandalkan Tuhan bahkan menyembah berhala. Hosea 1:2, “Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: ‘Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi  TUHAN.’”  Banyak  hal  yang bersaing untuk merebut perhatian kita, waktu kita, kasih kita, saat ini ponsel / gadget / IT games online, dll, tampak telah menjadi seperti berhala bagi para pemiliknya? Ketahuilah hanya Tuhan Yesus yang paling layak menerima ungkapan perhatian & kasih kita. Matius 22:37, “Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.” Dan Mazmur 115:9, “Hai Israel, percayalah kepada TUHAN!  —  Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.” Amin! Apa & siapa yang menerima ungkapan kasih kita beberapa bulan terakhir ini? Ponsel seluler dkknya? Atau seseorang? Atau sesuatu diatas Tuhan kita?

Respon 1
Mazmur 107:20, Disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka! Ada hubungan erat antara firman Tuhan dengan kesembuhan.  Yesus  sumber  kesembuahnku!

Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang

Respon 2
Hosea 1:2, Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN.” Cerita Hosea ini menggambarkan hubungan kita de-ngan Tuhan saat ini. Tuhan sebagai mempelai pria sangat setia terhadap kita para mempelai wanita, yang sering kali selingkuh. Selingkuh dengan pekerjaan, dengan kesukaan dunia (gadget, game online, kekayaan dll), dengan apapun yang lebih menyita perhatian kita. Kita sering sekali mengalahkan Tuhan dengan kepentingan dan keinginan diri kita sendiri. Tapi Dia Tuhan yang setia, ketika kita tidak setia Dia tetap setia. Ketika kita menyakiti hati-Nya dengan dosa-dosa kita, Dia tetap Tuhan  yang  mau  mengampuni kita. Bahkan Dia mau mati bagi dosa kita. Bisakah kita menjadi mempelai perempuan yang menghar-gai kesetiaan dan cinta-Nya dengan menda-hulukan Dia di setiap aspek hidup kita?

Respon 3
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang (2 Korintus 5:17). Kekristenan adalah suatu pengalaman perubahan hidup dari Allah melalui iman didalam Kristus Yesus.

No comments:

Post a Comment