Thursday, 1 May 2014

1 Mei 2014



Mazmur 77:12, “Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala.” Ketika kita mengingat perbuatan / kebaikan-kebaikan Tuhan, kebesaran kasih-Nya, anugerah-Nya, dalam hidup kita, rasanya tidak cukup kata-kata kita untuk menuturkan semua kebaikan-Nya yang begitu luar biasa. Biarlah pengalaman baik bersama Tuhan senantiasa mengingatkan kita untuk bersyukur, amin.

Respon 1
Mazmur 77:1-21, bercerita tentang Daud yang lagi dalam pergumulan. Kalau dia merenung-kan masalahnya dia akan makin lemah lesu semangatnya (ayat 4). Tapi Daud mengambil langkah yang tepat untuk dapat bersemangat kembali. Dia berkata: aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan Tuhan, ya aku hendak mengingat   keajaiban-keajaiban-Mu  dari   jaman purbakala (ayat 12). Ini adalah salah satu tips yang manjur dalam membangkitkan se-mangat dalam diri kita ketika kita menghadapi masalah. Kalau dulu Tuhan menolong kita, pasti sekarang juga kita ditolong. Karena kemapuan Tuhan dan kuasa Tuhan tidak berubah dulu, sekarang dan selama-lamanya. Dengan mengingat semua kebaikan Tuhan yang pernah kita alami itu akan membuat kita dikuatkan dan semangat kita di bangun. Hitung berkatmu satu-satu hitung semua janganlah lupa, bilang semua satu persatu maka kau akan lihat besar Tuhanmu. Itu lagu lama (agak lupa liriknya tapi intinya ya seperti itu) yang mengajar kita untuk selalu ingat kebaikan Tuhan dan itu membuat kita selalu punya pengharapan di dalam Tuhan.

Respon 2
SAAT TEDUH. Kamis, 1 Mei 2014. Praise God. “Karena itu kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus. Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab, kamu telah mati & hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.” (Kolose 1:1-3, 4-10). Kita diingatkan kembali oleh firman  Tuhan melalui 3 ayat yang cukup membuat kita ter-tantang untuk memberi bukti dari pengakuan kita. “Kalau memang benar kamu mengakui bahwa kamu dibangkitkan bersama Kristus, harusnya terjadi perubahan fokus & cara berpikir. Tidak lg mencari mengutamakan & berpikir tentang segala hal yang duniawi tapi perkara Ilahi. Sebab kamu yang lama telah mati & kamu yang baru hidup bagi Allah sesuai patrun pribadi. Karakter Kristus (ayat 4) “....kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya & telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaha-rui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar khaliknya” (Ayat 9-10). Tidak cukup sekedar pengakuan, tapi pelu bukti. Tidak cukup berpikir positif, tapi berpikir benar. Tidak cukup hanya sekedar berubah, tapi untuk berubah sudah ada patrunnya yaitu; Pribadi - Karakter Kristus. Sebab, perubahan fokus & cara berpikir akan melahirkan tindakan / perbuatan. Apa yang kita pikirkan, itulah yang mendasari tindakan / perbuatan. Tanpa kemauan keras & niat berjuang untuk berpikir benar tidak mungkin dapat berbuat benar. Karena firman Tuhan mengingatkan kita. Matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi. (Ayat 5 & 9). Memang, dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya (Ayat 7). Tetapi sekarang buanglah semuanya itu (Ayat 8). Kunci: pikir & praktek firman! Pandang setiap keterbatasan & ketidaknyama-nan sebagai kesempatan untuk praktek firman Tuhan. Lihat persoalan & pergumulan sebagai latihan soal untuk menyelesaikannya sesuai konsep firman Tuhan. Sikapi & responi segala hal  dalam  hidup kita dengan nilai-prinsip firman Tuhan. Seolah rugi, tapi tidak akan dirugikan! Amin! Selamat pagi. JBU all.

No comments:

Post a Comment