Thursday, 15 May 2014

15 Mei 2014


Ibrani 4:15, “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.” Terka-dang kelemahan dapat melumpuhkan kita, kita begitu mengkhawatirkan kekurangan-kekurangan diri sendiri sehingga untuk me-langkah saja kita enggan. Apakah kita sedang dalam kelemahan iman kita? Tuhan akan menolong kita untuk bertindak dengan penuh keberanian & serahkan hasil dari tindakan itu kepada-Nya atau berdoalah! Amin

Respon 1
Puji Tuhan renungan firman hari ini “Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah.” (Kejadian 27:28). God bless you.


Respon 2
SAAT TEDUH. Kamis, 15 Mei 2014. Praise God. “..tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” (Lukas 10:42). Hanya satu yang diperlukan, memilih bagian terbaik. Setiap detik hidup kita adalah pilihan memilih untuk. Bersyukur / bersungut, berserah / berkeras hati, berpikir benar / berpikir dikendalikan apa yang kita rasa, berespon benar / berespon dikendalikan kenyataan / keadaan, berfokus pada problem / berfokus pada praktek firman kebenaran sampai problem terselesaikan, panik/ percaya cara-Nya. Maria telah memilih yang terbaik. Menjawab kerinduan hati Yesus saat itu. Itu yang paling diperlukan (hanya 1). Pilihan terbaik  Maria,  yang  tidak akan diambil dari padanya, yaitu keputusan untuk memilih, tidak dengan terpaksa atau motivasi lain dalam menanggapi hati Yesus. Memberikan hati & telinganya untuk mendengarkan. Pilihan terbaik di waktu terbaik, Maria tahu memilih yang tepat! Momen & kesempatan yang sama belum tentu akan kembal. Pilihan terbaik adalah fokus hati kepada kerinduan hati Yesus yang terdalam. “Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir” (Mazmur 119:112). Pilihan kita menentukan fokus kita hidup: untuk Tuhan atau diri sendiri, kedalaman pengenalan kita akan Tuhan: menuntukut Tuhan memenuhi keinginan kita atau kita memenuhi keinginan-Nya, tingkat kedewasaan rohani kita: tahu apa yang menjadi bagaian kita untuk kita lakukan atau hanya mau tahu beres tanpa bersedia belajar. Bertumbuh, harusnya di setiap kesempatan memilih. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment