Ibrani 4:15, “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah
imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita,
sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”
Terka-dang kelemahan dapat melumpuhkan kita, kita begitu mengkhawatirkan
kekurangan-kekurangan diri sendiri sehingga untuk me-langkah saja kita enggan. Apakah
kita sedang dalam kelemahan iman kita? Tuhan akan menolong kita untuk bertindak
dengan penuh keberanian & serahkan hasil dari tindakan itu kepada-Nya atau
berdoalah! Amin
Respon 1
Puji Tuhan renungan firman hari ini “Allah akan
memberikan kepadamu embun yang dari langit dan
tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah.” (Kejadian
27:28). God bless you.
Respon 2
SAAT TEDUH. Kamis,
15 Mei 2014. Praise God. “..tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih
bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” (Lukas 10:42).
Hanya satu yang diperlukan, memilih bagian terbaik. Setiap detik hidup kita adalah
pilihan memilih untuk. Bersyukur / bersungut, berserah / berkeras hati, berpikir
benar / berpikir dikendalikan apa yang kita rasa, berespon benar / berespon
dikendalikan kenyataan / keadaan, berfokus pada problem / berfokus pada praktek
firman kebenaran sampai problem terselesaikan, panik/ percaya cara-Nya. Maria
telah memilih yang terbaik. Menjawab kerinduan hati Yesus saat itu. Itu yang
paling diperlukan (hanya 1). Pilihan terbaik Maria, yang tidak
akan diambil dari padanya, yaitu keputusan
untuk memilih, tidak dengan terpaksa atau motivasi lain dalam menanggapi hati
Yesus. Memberikan hati & telinganya untuk mendengarkan. Pilihan terbaik di
waktu terbaik, Maria tahu memilih yang tepat! Momen & kesempatan yang sama
belum tentu akan kembal. Pilihan terbaik adalah fokus hati kepada kerinduan hati
Yesus yang terdalam. “Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan
ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir” (Mazmur
119:112). Pilihan kita menentukan fokus kita hidup: untuk Tuhan atau diri
sendiri, kedalaman pengenalan kita akan Tuhan: menuntukut Tuhan memenuhi
keinginan kita atau kita memenuhi keinginan-Nya, tingkat kedewasaan rohani kita:
tahu apa yang menjadi bagaian kita untuk kita lakukan atau hanya mau tahu beres
tanpa bersedia belajar. Bertumbuh, harusnya di setiap kesempatan memilih.
Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment