Monday, 5 May 2014

5 Mei 2014


1 Yohanes 1:9, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” Saat kita berseru & memohon pengampunan atas dosa-dosa kita maka Ia akan bertindak, Ia tetap peduli, seburuk apapun kesalahan kita, anugerah & kasih setia-Nya tetap berlaku bagi kita, amin!

Respon 1
Yeremia 17:7-8; Keberuntungan pasti milik orang yang mengandalkan Yesus, sekalipun saat ini mungkin belum terjadi, tetap percaya! Mujizat pasti terjadi! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.

Respon 2
1 Yohanes 1:9, Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan  mengampuni  segala  dosa  kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Apapun dosa yang pernah kita lakukan. Tuhan mau mengampuni. Simson yang dosanya gak bisa dihitung, bahkan dia pernah meninggalkan imannya gara-gara seorang perempuan, tapi ketika dia mau bertobat dan berbalik kembali pada Tuhan, Tuhan tetap mau memakai Dia untuk kemuliaan nama-Nya (Hakim-Hakim 16). Kita pastinya bukan orang yang tidak pernah berbuat dosa, sampai sekarang pun kita masih terus berbuat dosa. Kadang malah kita tidak sadar kalau itu berdosa karena sudah kebiasaan. Jangan takut untuk datang dan minta ampun sama Tuhan. Karena Dia akan selalu mau mengampuni kita. Kadang kita sering ngomong gini “enak dong, abis bohong diampuni, abis selingkuh diampuni, abis liat film porno diampuni, abis memfitnah orang diampuni, ya berbuat dosa aja ah. Kan pasti diampuni.” Itu kalau kita tidak mengasihi Tuhan kita bisa ngomong seperti itu.  Tapi  kalau  kita  mengasihi  Tuhan.  Kita akan berhati-hati dalam bertindak karena dosa kita itu menyakiti hati Tuhan. Orang yang me-ngasihi selalu ingin melakukan yang terbaik untuk yang dikasihinya. Tuhan mau selalu mengampuni tapi hargailah pengampunan-Nya dengan berusaha hidup sesuai perintah-Nya. Happy Monday. God bless you

Respon 3
SAAT TEDUH. Senin, 5 Mei 2014. Praise God. “Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut (dosa) ini? Syukur kepada Allah!  Oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah tapi dengan tubuh lahiriahku aku melayani hukum dosa” (Roma 7:24-25). Tak banyak yang menyadari bahwa masing-masing kita sedang berada dalam peperangan yang tak terlihat, berperang sejak lahir sampai berpulang. Peperangan Rohani. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita me-miliki 3 musuh abadi yang  siap  menghancurkan hidup kita & segala sesuatu yang Tuhan gunakan sebagai perpanjangan tangan-Nya: 1. Dunia: nilai-nilai yang berkuasa di sekitar kita. 2. Daging: sifat dasar kita. 3. Iblis: si jahat yang membunuh, mencuri & menghan-curkan. “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah & daging, tapi melawan pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12). Kemenangan atas peperangan yang sedang kita hadapi tidak datang melalui kekuatan senjata lahiriah. Kita adalah orang Kristen, tapi itu tidak cukup untuk meme-nangkan pertempuran ini. Yang terutama & paling penting adalah Yesus harus menjadi Tuhan (berotoritas atas kita, yang berarti kita menundukkan diri sepenuhnya kepada-Nya) dalam hidup kita. Memenangkan pertempuran kita bukanlah dengan seminar, buku-buku, atau konferensi motivasi diri, jg bukan dengan psikolog/terapi.  Jawabannya  cuma  1  yaitu, Yesus Tuhan. Jadikan Dia sebagai pemimpin kita. Yesus, Tuhanlah pribadi yang akan membebaskan kita. Inilah saatnya untuk mele-takkan tanda atas hidup kita: “Under New Management” layak untuk direnungkan. Apa yang membuat hidup terasa berat? Peperangan terberat adalah mengalahkan diri sendiri. Se-ringkali dengan cepat kita berusaha melaku-kan terapi untuk memperbaiki masalah, na-mun ragu-ragu untuk berserah kepada Yesus. Buktinya, kita banyak mencari cara untuk solusi masalah tapi lambat untuk praktek firman Tuhan. Banyak orang percaya Yesus. Tapi untuk menang melawan dunia, daging & Iblis, Yesus harus lebih dari sekedar pribadi yang kita percaya. Yesus harus menjadi Tuhan yang memerintah atas diri & hidup kita. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.




No comments:

Post a Comment