Mazmur 62:8, “Pada Allah ada keselamatan-ku dan
kemuliaanku; gunung batu kekuatan-ku, tempat perlindunganku ialah Allah.”
Amin! Karena Allah memelihara keselamatan kita, maka kita dapat mempercayakan
kehi-dupan kita kepada-Nya, dengan keyakinan yang diteguhkan didalam Dia. Keselamatan
kita pasti, karena Allah yang menjamin. Amin. Sudahkah kita menjadikan Dia sebagai
Juru Selamat satu-satunya dalam hidup kita?
Respon 1
RENUNGAN PAGI.
Mazmur 37:5, Serah-kanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan
Ia akan bertindak. DAMAI DI TENGAH BADAI. Bacaan: Mazmur 37:1-11. Tatkala
terjadi badai yang menakuntukan di samudera, sebuah kapal penumpang kecil
terombang-ambing di tengah amukan angin ribut. Perabotan dan segala sesuatu yang
dapat bergerak sudah diikat, dan para penumpang tidak diperbolehkan
meninggalkan tempat tidur demi keselamatan mereka. Kebanyakan penumpang
berpikir bahwa kapal itu akan hancur. Kemudian, seorang penumpang yang ditugasi
untuk mencari tahu apakah masih ada harapan untuk selamat mencoba mencari
kapten kapal. Sambil berpegangan pada dinding dan tangga, ia berjalan menuju
geladak kapal yang terombang-ambing oleh ombak. Lalu ketika mendekati ruang
kemudi, ia melihat bahwa kapal sudah mendekati daratan meski harus melewati
batu-batu karang yang tajam. Dan, sang kapten tampak sedang berusaha keras
mengarahkan kapal ke sebuah teluk tenang yang tampak di depan agar mereka
selamat. Menyadari bahwa suaranya tak mungkin terdengar di antara deru angin
dan ombak, sang kapten hanya memandang tanpa mengucapkan sepatah kata pun, lalu
tersenyum. Dengan lega pria tadi kembali kepada yang para penumpang yang lain
dan berkata, “Jangan khawatir. Semuanya baik-baik saja. Saya
sudah melihat wajah si kapten kapal, dan ia tersenyum!” Manakala terpukul oleh
ombak kehidupan, kita mungkin tergoda untuk menyerah pada keputusasaan. Namun
jika kita mau melihat sang kapten yang berkuasa dan mempercayakan hidup kita
kepada-Nya (Mazmur 37:5), kita akan menemukan damai di tengah badai. Kita dapat
mempercayai Dia untuk membawa kita melewati badai kehidupan–HGB.
Respon 2
Aku senantiasa
memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam
dengan tenteram (Mazmur 16:8-9). Nikmati hari-harimu karena ada Yesus yang
besertamu. Engkau tidak goyah, ada sukacita, sorak sorai dan ketentraman. Pandang
terus kepada Yesus. Be blessed!
Respon 3
Mazmur 62:7, ‘pada
Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku, gunung batu kekuatanku, tempat
perlindunganku ialah Allah.’ Kau kekuatanku, penopang hidupku, panji
keselamatan, Kau buktikan kasih setia-Mu dan benteng hidupku. Tak akan ku takut
sebab ku tau Kau besertaku Yesus jaminan hidupku. Ya, Yesus adalah jaminan
hidup kita. Dia sanggup melakukan segala perkara. Tidak ada yang mustahil buat
Dia. Jadi pasrahkan hidup kita ke dalam tangan-NYA.
Respon 4
Syalom. Amin. “Berbahagialah
orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada
orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada
kebohongan!" (Mazmur 40:5). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan
memberkati Ibu dan keluarga.
No comments:
Post a Comment