Tuesday, 8 April 2014

8 April 2014



Mazmur 62:8, “Pada Allah ada keselamatan-ku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatan-ku, tempat perlindunganku ialah Allah.” Amin! Karena Allah memelihara keselamatan kita, maka kita dapat mempercayakan kehi-dupan kita kepada-Nya, dengan keyakinan yang diteguhkan didalam Dia. Keselamatan kita pasti, karena Allah yang menjamin. Amin. Sudahkah kita menjadikan Dia sebagai Juru Selamat satu-satunya dalam hidup kita?

Respon 1
RENUNGAN PAGI. Mazmur 37:5, Serah-kanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak. DAMAI DI TENGAH BADAI. Bacaan: Mazmur 37:1-11. Tatkala terjadi badai yang menakuntukan di samudera, sebuah kapal penumpang kecil terombang-ambing di tengah amukan angin ribut. Perabotan dan segala sesuatu yang dapat bergerak  sudah  diikat,  dan para penumpang tidak diperbolehkan meninggalkan tempat tidur demi keselamatan mereka. Kebanyakan penumpang berpikir bahwa kapal itu akan hancur. Kemudian, seorang penumpang yang ditugasi untuk mencari tahu apakah masih ada harapan untuk selamat mencoba mencari kapten kapal. Sambil berpegangan pada dinding dan tangga, ia berjalan menuju geladak kapal yang terombang-ambing oleh ombak. Lalu ketika mendekati ruang kemudi, ia melihat bahwa kapal sudah mendekati daratan meski harus melewati batu-batu karang yang tajam. Dan, sang kapten tampak sedang berusaha keras mengarahkan kapal ke sebuah teluk tenang yang tampak di depan agar mereka selamat. Menyadari bahwa suaranya tak mungkin terdengar di antara deru angin dan ombak, sang kapten hanya memandang tanpa mengucapkan sepatah kata pun, lalu tersenyum. Dengan lega pria tadi kembali kepada yang para penumpang yang lain dan berkata, “Jangan khawatir. Semuanya baik-baik saja. Saya sudah melihat wajah si kapten kapal, dan ia tersenyum!” Manakala terpukul oleh ombak kehidupan, kita mungkin tergoda untuk menyerah pada keputusasaan. Namun jika kita mau melihat sang kapten yang berkuasa dan mempercayakan hidup kita kepada-Nya (Mazmur 37:5), kita akan menemukan damai di tengah badai. Kita dapat mempercayai Dia untuk membawa kita melewati badai kehidupan–HGB.


Respon 2
Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram (Mazmur 16:8-9). Nikmati hari-harimu karena ada Yesus yang besertamu. Engkau tidak goyah, ada sukacita, sorak sorai dan ketentraman. Pandang terus kepada Yesus. Be blessed!


Respon 3
Mazmur 62:7, ‘pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku, gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah.’ Kau kekuatanku, penopang hidupku, panji keselamatan, Kau buktikan kasih setia-Mu dan benteng hidupku. Tak akan ku takut sebab ku tau Kau besertaku Yesus jaminan hidupku. Ya, Yesus adalah jaminan hidup kita. Dia sanggup melakukan segala perkara. Tidak ada yang mustahil buat Dia. Jadi pasrahkan hidup kita ke dalam tangan-NYA.

Respon 4
Syalom. Amin. “Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!" (Mazmur 40:5). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.
 





No comments:

Post a Comment