Yesaya 53:5, “Tetapi dia tertikam oleh karena
pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang
mendatangkan keselamatan bagi kita ditim-pakan kepadanya, dan oleh
bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”. Seberapa besar kasih Allah kepada
kita? Yesus merentangkan tangan-Nya & dipaku dikayu salib, Dia mati untuk kita
& bangkit sehingga oleh
bilur-
bilur-Nya kita
menjadi sembuh itulah bukti kasih-Nya bagi kita semua! Dia mengasihi kita dengan
kasih yang tak terukur, amin!
Respon 1
Inilah hari yang
dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karena-nya!
(Mazmur 118:24). Setiap pagi ketika kita bangun, kita menikmati hari yang baru,
segar dan penuh dengan rakhmat Tuhan Itulah yang membuat kita bersorak-sorak
dan bersuka cita. Have a blessed day!
Respon 2
Amin. Dia terlalu
sangat mengasihi kita. Dari kemarin aku & Rita ada di Palangkaraya tempat
dimana Tuhan mengatakan kasih, penyertaan & mujizat-Nya. Ini yang kami rasakan
sampai kami kembali ke Surabaya tapi kasih, penyertaan & mujizat Tuhan
tetap & terus ada buat kami. Hari lepas hari Dia mendemontrasikan kuasa-Nya buat kami sekeluarga. Thanks Jesus
almighty God the real Lord & Father for my family. Amin.
Respon 3
Melihat Palangka aku
jadi cengeng, ingin nangis terus. Aku mengingat semua kebaikan dan pemeliharaan
Tuhan yang sempurna di keluargaku saat kami jatuh, kami terpuruk. Tapi seperti
firman Tuhan, Dia tidak pernah membiarkan anak-Nya jatuh sampai tergeletak karena
tangan-Nya yang menopang kami. Jika ingat waktu di Palangka dulu, aku melihat
hidup yang abnormal. Uang habis, makan harus benar-benar berhikmat (1 ekor ayam
bisa dimasak untuk berkali-kali masak), tidak punya siapa-siapa karena hidup
diperantauan. Tapi penyertaan Tuhan luar biasa. Tidak pernah kekurangan suatu
apapun, sehat, bahkan rumah tangga jadi lebih harmonis, aneh ya. Rasanya kalau
inget dulu-dulu itu tidak masuk akal, biasanya kalau orang yang biasanya
semuanya terpenuhi terus jadi tidak punya
apa-apa itu kan pasti mengeluh, protes, putus asa, tukaran sama pasangan. Tapi yang
kami alami tidak seperti itu. Itu semua bukan karena hebatnya kami, tapi semua
karena Tuhan. Dia memberikan kepada kami sekeluarga damai sejahtera yang
melampaui segala akal. Itu yang membuat kami bisa dan sanggup melewati smuanya.
Sepertinya kami hidup sendiri, tapi Dia selalu ada menyertai dan memberi pertolongan.
Sudah kalau diceritakan semua kepanjangan. Intinya Tuhan Yesus ajaib, Dia luar
biasa, Dia dahsyat!
No comments:
Post a Comment