Ibrani 4:1, “Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya
jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji
akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.” Alangkah malangnya ketika
seseorang berdiri dihadapan Juruselamat & mendengar Dia berkata “Aku tidak
pernah mengenal kamu! Enyalah dari pada-Ku”. “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata:
Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pem-buat
kejahatan!” (Matius 7:23). Penulis Kitab Ibrani memperingatkan kita untuk memastikan agar kita
waspada & tidak ketinggalan! Kabar baiknya, sekarang belumlah terlambat. Hari
ini Yesus masih menawarkan kepada kita pengampunan & keselamatan secara
cuma-cuma melalui Dia! Semangat menyambut keselamatan kekal.
Respon 1
RENUNGAN PAGI. Rabu,
30 April 2014. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus
kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus
kepadanya: “Gembala-kanlah domba-domba-Ku.” (Yohanes 21:15). Sesuatu yang
mungkin tak terduga Yesus tak minta Petrus berdoa. Yesus tak minta Simon
memberi persembahan tapi Yesus minta dia lakukan sesuatu yang lain. Sesuatu
untuk orang lain sebagai wujud cinta pada Tuhan dan bukankah itu yang sering terlupa? Kalau kita mengasihi Dia pasti
kita berdoa. Pasti pula tak bolos ke gereja. Memberi persem-bahan namun menggembalakan?
Memang bu-kan harus jadi seorang gembala tetapi mem-perhatikan sesama? Sering
itu terlupakan bah-kan seandainya sudah melayani sering terlin-tas ingin
berhenti. Bisa sih kita temukan ba-nyak alasan namun kita pun tahu jawabannya. Saat
kita tanya diri kita sendiri apakah kita mengasihi Dia? Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Dan berbahagialah
ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan
terlaksana.” (Lukas 1:45). Berbahagialah karena semua janji Tuhan yang
dikatakan kepadamu juga akan terlaksana Percaya saja!
Respon 3
Markus 12:44, Sebab
mereka memberi dari kelimpahannya, tapi janda ini ember dari kekurangannya, semua
yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya! Ayo beri yang terbaik. Jangan
hitung-hitungan sama Tuhan. Pasti Tuhan juga tidak hitung-hitungan sama kita!
Samuel Sianto (SS) – YESTOYA Malang.
No comments:
Post a Comment