Saturday, 12 April 2014

12 April 2014 - Awal yang Baru


Yesaya 43:19, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumakaah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai- sungai di padang belantara.” Bersama Allah kita dapat mengawali suatu awal yang baru. Dia dapat menolong kita untuk melepaskan pengalaman masa lalu & mulai berpegang kepada-Nya. Hubungan yang terjalin dengan Allah akan memberikan pengharapan yang baru bagi semua orang yang percaya kepada-Nya Amin!


Respon 1
Awal Yang Baru. 04/12/2014 — Marvin Williams. Santapan Rohani. Baca: Yesaya 43:14-21. Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? — Yesaya 43:19. Awal yang baru bukanlah sesuatu yang mustahil. Contohnya Brayan, seorang pemuda yang telah menjadi anggota sebuah geng ketika masih bersekolah dasar. Ketika berumur 12 tahun, Brayan kabur dari rumah dan selama 3 tahun ia terjerumus dalam kehidupan jalanan dan narkoba. Meski akhirnya ia meninggalkan semua itu dan pulang ke rumah, hal itu tidaklah mudah baginya, karena ia telah dikeluarkan dari sekolah gara-gara menjual narkoba. Namun ketika ia mendaftar di SMA yang baru, seorang guru mengilhami dan mendorong Brayan untuk menuliskan pengalamannya, daripada mengulangi lagi masalah yang sama. Brayan pun menerima tantangan tersebut dan sekarang sedang menjalani hidup yang baru. Melalui Nabi Yesaya, Allah juga mendorong bangsa Israel yang sedang dalam pengasingan untuk memikirkan suatu awal yang baru. Allah berfirman, “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala” (Yesaya 43:18). Allah meminta mereka untuk tidak lagi memikirkan tentang hukuman mereka dan bahkan tentang kuasa yang ditunjukkan-Nya pada saat pertama kalinya mereka dibebaskan dari Mesir. Allah ingin mereka memusatkan perhatian kepada Dia yang akan memberi mereka awal yang baru, dengan jalan kembali membebaskan dan memulangkan mereka, kali ini dari Babel (Ayat 19). Bersama Allah, hati kita dapat mengalami suatu awal yang baru. Dia dapat menolong kita untuk melepaskan pengalaman masa lalu dan mulai berpegang kepada-Nya. Hubungan yang terjalin dengan Allah akan memberikan suatu pengharapan yang baru bagi semua orang yang mau percaya kepada-Nya. Tuhan, kami butuh jamahan-Mu dalam hidup kami. Bekerjalah dalam hati dan diri kami yang butuh pembaruan. Tolong kami untuk melakukan bagian kami dan mempercayai Engkau untuk melakukan segala yang sanggup Engkau lakukan.

Respon 2
Mazmur 81:17, “Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan menge-nyangkannya.”” Selalu paling baik yang Dia berikan pada kita. Makasih Yesusku! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang

Respon 3
Hari ini renungannya agak membingungkan, tidak ada ayat penutunnya juga. Yang dapat aku dapat cuma “tidak ada kuasa lain yang bisa melebihi kuasa Tuhan.” Hanya di dalam Tuhan ada sukacita, penghiburan, kedamaian, jalan  keluar,  pengharapan, dan jawaban bagi setiap persoalan kita. Dia Tuhan yang selalu setia walaupun kadang kita tidak setia. Happy weekend.

No comments:

Post a Comment