Yesaya 43:19, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumakaah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai- sungai di padang belantara.” Bersama Allah kita dapat mengawali suatu awal yang baru. Dia dapat menolong kita untuk melepaskan pengalaman masa lalu & mulai berpegang kepada-Nya. Hubungan yang terjalin dengan Allah akan memberikan pengharapan yang baru bagi semua orang yang percaya kepada-Nya Amin!
Respon 1
Awal Yang Baru. 04/12/2014 — Marvin Williams. Santapan
Rohani. Baca: Yesaya 43:14-21. Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru,
yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? — Yesaya 43:19. Awal
yang baru bukanlah sesuatu yang mustahil. Contohnya Brayan, seorang pemuda yang
telah menjadi anggota sebuah geng ketika masih bersekolah dasar. Ketika berumur
12 tahun, Brayan kabur dari rumah dan selama 3 tahun ia terjerumus dalam
kehidupan jalanan dan narkoba. Meski akhirnya ia meninggalkan semua itu dan
pulang ke rumah, hal itu tidaklah mudah baginya, karena ia telah dikeluarkan
dari sekolah gara-gara menjual narkoba. Namun ketika ia mendaftar di SMA yang
baru, seorang guru mengilhami dan mendorong Brayan untuk menuliskan
pengalamannya, daripada mengulangi lagi masalah yang sama. Brayan pun menerima
tantangan tersebut dan sekarang sedang
menjalani hidup yang baru. Melalui Nabi Yesaya, Allah juga mendorong bangsa
Israel yang sedang dalam pengasingan untuk memikirkan suatu awal yang baru.
Allah berfirman, “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah
perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala” (Yesaya 43:18). Allah meminta
mereka untuk tidak lagi memikirkan tentang hukuman mereka dan bahkan tentang
kuasa yang ditunjukkan-Nya pada saat pertama kalinya mereka dibebaskan dari
Mesir. Allah ingin mereka memusatkan perhatian kepada Dia yang akan memberi
mereka awal yang baru, dengan jalan kembali membebaskan dan memulangkan mereka,
kali ini dari Babel (Ayat 19). Bersama Allah, hati kita dapat mengalami suatu
awal yang baru. Dia dapat menolong kita untuk melepaskan pengalaman masa lalu
dan mulai berpegang kepada-Nya. Hubungan yang terjalin dengan Allah akan
memberikan suatu pengharapan yang baru bagi semua orang yang mau percaya kepada-Nya. Tuhan,
kami butuh jamahan-Mu dalam hidup kami. Bekerjalah dalam hati dan diri kami
yang butuh pembaruan. Tolong kami untuk melakukan bagian kami dan mempercayai
Engkau untuk melakukan segala yang sanggup Engkau lakukan.
Respon 2
Mazmur 81:17, “Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum
yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan menge-nyangkannya.””
Selalu paling baik yang Dia berikan pada kita. Makasih Yesusku! Samuel Sianto (SS)
- YESTOYA Malang
Respon 3
Hari ini renungannya agak membingungkan, tidak ada
ayat penutunnya juga. Yang dapat aku dapat cuma “tidak ada kuasa lain yang bisa
melebihi kuasa Tuhan.” Hanya di dalam Tuhan ada sukacita, penghiburan,
kedamaian, jalan keluar, pengharapan, dan jawaban bagi setiap persoalan
kita. Dia Tuhan yang selalu setia walaupun kadang kita tidak setia. Happy
weekend.
No comments:
Post a Comment