Sunday, 6 April 2014

6 April 2014


2 Korintus 4:6, “Sebab Allah yang telah berfirman: ‘Dari dalam gelap akan terbit terang!’ Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.” Ijinkan Proses Tuhan membentuk hidup kita, melalui tantangan dan pergumulan yang kita hadapi. Percayalah dari gelap akan terbit terang! Sehingga terang kemuliaan Kristus akan bersinar & terpancar keluar melalui hidup kita, Amin!

Respon 1
SAAT TEDUH. Minggu, 6 April 2014.  Jika engkau   ingin   tahu   apa   yang  benar-benar Tuhan inginkan untuk engkau lakukan, bertanyalah kepada-Nya & Dia dengan senang hati akan memberitahumu, karena Dia selalu siap untuk memberikan pasokan hikmat kebijaksanaan yang melimpah bagi semua orang yang meminta kepada-Nya, tetapi jika engkau tidak meminta dalam iman, engkau tidak akan menemukan Hikmat itu. Yakobus 1:5-6. Tiap saat kita membutuhkan hikmat Tuhan tapi seringkali kita tidak menyadari bahwa yang sedang kita butuhkan adalah hikmat-Nya lebih dari kita membutuhkan solusi itu sendiri, karenanya kita selalu lupa berunding & minta hikmat kepada Tuhan. Banyak kali kita berusaha menyelesakan segala sesuatu dengan berpikir keras, menggunakan teori-teori yang kita tahu, berpatokan pada pengalaman diri sendiri & orang lain, bertindak berdasarkan nilai-nilai yang ditanamakaan di dalam kita selama ini. Yang kita harus pegang adalah Tuhan selalu siap  untuk  memberikan Hikmat: Tuhan ingin mengarahkan kita dalam hidup, tapi ada dua hal yang perlu berjalan sejajar: bertanya kepada sosok yang benar (Tuhan), bertanya dengan sikap yang benar (percayai & tidak mengabaikan). Saat Tuhan memberi tuntunan melalui hikmat-Nya, kita mengabaikannya & tetap melakukan apa yang kita anggap benar. Itu sebabnya iman kita tidak berfungsi sebagaimana mestinya sebab kita tidak mempercayai arahan hikmat-Nya. Tuhan bekerja dalam hidup kita berdasarkan dengan iman. Jadi banyak kali kita berkata, “Tuhan, tolong bimbing aku!” Tapi kita berlalu begitu saja dengan mengabaikan bimbingan-Nya. Kita segera saja mengerjakan apa yang kita pikirkan, yang kita anggap baik & benar untuk dilakukan bahkan anggap Tuhan terlalu lambat bekerja. Kita pikir itu semua tergan-tung pada kita. Hikmat kebijaksanaan adalah melihat kehidupan dari sudut pandang Tuhan. Kemampuan untuk membuat keputusan se-perti  cara  Tuhan membuat keputusan, kebutuhan utama di setiap situasi. Dibangun dari kebenaran firman Tuhan tidak pernah buat salah & keputusan yang buruk. Jika kita percaya kepada-Nya & mendengarkan arahan-Nya, Dia bimbing kita secara otomatis melalui akal budi yang dipenuhi & diterangi oleh firman Tuhan. Selamat beribadah & melayani. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment