(Yohanes 9:1-41). Yohanes
9:39, “Kata Yesus: ‘Aku datang ke dalam
dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat,
dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta.’” Baca Ayat (1-41).
Banyak orang yang dulunya buta / tidak mengerti tentang kehidupan yang penuh
pengharapan, kemenangan, mujizat dll. Tetapi kita kita dicelikkan pengertian
rohaninya. Hidupnya benar-benar berubah secara luar biasa Amin! Adakah kita sudah
dicelikkan supaya dapat melihat pewahyuan yang Tuhan sudah berikan dalam hidup
kita?
Respon 1
SAAT TEDUH. Kamis, 24 April 2014. “Kristus Yesus, yang
telah mati bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah
kanan Allah, yang malah menjadi pembela bagi
kita.”
(Roma 8:33-34). Dan Allah membenarkan kita!
Yes! Bukan hanya dengan sekedar perkataan seperti saat Allah menciptakan dunia
& isinya tapi dengan perecananaan matang & tindakan seperti pada
awalnya Allah mendesign kita. “Marilah Kita menjadikan manusia seperti gambar
& rupa kita.” Sehingga Yesus harus datang ke dunia untuk disiksa & mati
di salib. Betapa berharga & pentingnya kita bagi Dia, Dia bela kita
habis-habisan, Dia buktikan melalui karya Paskah bahwa Ia selalu serius dalam meresponi
segala hal tentang kita! Di mati bagi kita sebab bagi-Nya kita berharga & penting,
dikembalikan-Nya seperti design awal Allah atas kita: hidup kita seperti uap, hanya
sebentar tapi Allah berkata berharga! Itu sebabnya saya memilih untuk setuju
& sepakat dengan Allah. Saya berharga & saya menghargai hidup saya,
yang walau hanya sebentar ini, untuk saya berikan hanya kepada Allah, as my life designer . Supaya Ia dapat
berkarya sepenuhnya di dalam saya & melalui saya seperti yang Ia
mau sebab tidak ada ide design berasal dari saya yang lebih baik / yang dapat
menandingi design-Nya. Mungkin ada hal-hal dalam hidup kita yang harus kita
pelajari & perbaiki tapi tidak ada yang perlu disesali. Teruslah melangkah dengan
memandang hidup & diri kita seperti Allah memandangnya. Semua hal dipakai-Nya
untuk menjadikan hidup kita bagus & sempurna dimata-Nya! Amin. Selamat
pagi. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Dan karena
ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya disitu. (Matius
13:58). Ternyata ketidakpercayaan kita yang menghalangi tangan Tuhan bekerja
didalam hidup kita. Percaya kepada sang pembuat mujizat yang akan melakukan
banyak mujizat bagi kita. Maka akan indah pada waktu kita. Have Faith in God!
Respon 3
“Let us remember
that we are His stewards. Our time, our health, our strength, our talents, our
all, are His, and His alone.” Georange Muller. “Ingatlah bahwa kita adalah
pengelola milik-Nya. Waktu kita, kesehatan kita, kekuatan kita, talenta kita,
semua kita, adalah milik-Nya dan Dia saja.” Georange Muller. Kisah para Rasul
5:4, “Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan
setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau
merenca-nakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia,
tetapi mendustai Allah.” Ayat diatas adalah perkataan Petrus kepada Ananias.
Menjadi persoalan dan pergumulan orang percaya seluruh dunia, membedakan
pengelola dan pemilik atas semua yang ada pada kita, mudah dicerna dalam
pikiran tetapi sulit dipraktekan. Persoalan dasar manusia adalah selalu me-nuntut
hak agar Allah memenuhi kewajiban
Nya, karena merasa
bahwa sukses adalah hak, diberkati adalah hak, kasih karunia adalah hak.
Padahal Tuhan adalah pemilik segala sesuatunya dan kita adalah pengelolanya dan
bersyukurlah pada Tuhan bahwa semua kita dan yang kita miliki adalah anugerah-Nya
semata. Bila majikan di dunia ini saja akan memberi kepercayaan yang lebih
besar kepada pengelola yang baik, apalagi Tuhan! Kita pasti akan menerima
kepercayaan-Nya yang lebih besar dan lebih luas. Gbu.
No comments:
Post a Comment