Amsal 3:5, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap
hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” Setiap orang yang
percaya kepada-Nya, Dia akan menyatakan kehadiran-Nya,
belas kasih-Nya & kendali-Nya atas setiap persoalan yang kita hadapi, Allah
/ Tuhan Yesus adalah tempat perlindungan
yang tepat ditengah persoalan apapun yang kita hadapi. Jangan mengandalkan diri
sendiri, Amin.
Respon 1
Amsal 3:5, Percayalah
kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu
sendiri. Kemarin di komsel membahas tentang Tuhan mengadakan mujizat ketika ada
percaya dan taat. Paulus (suamiku) bilang biasanya kita bisa percaya seperti
janda sarfat itu kalau sudah kepepet. Kalau masih belum kepepet kita ini
biasanya masih gaya dengan mengan-dalkan kekuatan diri sendiri. Janda sarfat
mungkin kalau masih punya bahan makanan yang masih banyak belum tentu dia akan dengan
begitu saja percaya dan taat pada per-kataan Nabi Elia,
tapi karena sudah kepepet dia punya pemikiran yang
beda. “baal sudah tidak bisa membuat mujizat, ini ada Allah lain yang berkata
akan membuat mujizat ya tidak ada salahnya untuk belajar percaya pada Allah orang
Israel ini”. Itu kira-kira kata-kata janda sarfat. Dan karena kepercayaannya
itu maka terjadilah mujizat. Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita juga
berlaku seperti itu kalau masih punya kekuatan, selalu mengandalkan kekuatan
diri sendiri, tidak bersandar pada Tuhan. Padahal Tuhan ingin kita selalu
percaya pada-Nya dengan segenap hati kita, apapun persoalan kita hari ini
percayalah Dia adalah Tuhan pembuat mujizat asal kita mau percaya dengan
segenap hati dan tidak mengandalkan pengertian diri sendiri. Happy weekend.
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Sabtu, 05 April 2014. Seorang dari
penjahat yang di gantung itu menghujat Dia,
katanya: “Bukankah Engkau adalah Kristus?
Selamatkanlah diri-Mu dan kami!” (Lukas 23:39). Pernahkah kita lakukan hal yang
sama? Meragukan Dia sebelum melihat Dia penuhi keinginan kita? Pernahkah kita
lakukan hal yang sama? Meminta berdoa seakan untuk Dia padahal untuk kita? Selamatkanlah
diri-Mu dan kami? Untuk siapakah kita berdoa supaya kota kita dilawat Tuhan?
Untuk siapakah kita berdoa supaya kota kita diberkati? Untuk kemuliaan Tuhan
kah? Atau untuk kenikmatan kita? Untuk usaha bisnis kita? Untuk siapakah kita
berdoa supaya gereja dipenuhi umat Tuhan? Untuk kemuliaan Tuhan kah? Atau untuk
kekayaan kita? Kebanggaan kita? Untuk ambisi kita? Tuhan Yesus memberkati.
Respon 3
1 Petrus 5:7, ‘Serahkanlah segala kekuatiran-mu
kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.’ Serahkanlah segala kekuatiranmu
kepada Tuhan, sebab Ia yang memeliharamu!
Pasti dipelihara
oleh Tuhan Yesus. Ayo jangan khawatir. Dia yang menyediakan segala-galanya! Samuel
Sianto (SS) - YESTOYA Malang
No comments:
Post a Comment