Wednesday, 16 April 2014

16 April 2014


Mazmur 33:18, “Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia- Nya.” Mazmur 33:19, “untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.” Penyertaan & perlindungan Tuhan itu nyata bagi setiap orang percaya yang takut & berharap kepada-Nya, bahkan berkat-Nya senantiasa memelihara kita jauh melebihi apa yang kita pikirkan. Amin.

Respon 1
Aku menyangka dalam kebingunganku: “Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu.” Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku,  ketika  aku  berteriak kepadaMu minta tolong. (Mazmur 31:23). Jangan pernah menyangka bahwa Tuhan meninggal-kanmu Jangan hidup dipimpin dengan pera-saanmu. Orang benar hidup oleh karena iman! Tuhan Yesus besertamu senantiasa.


Respon 2
Syalom. Amin. “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan memberkati Ibu dan keluarga.

Respon 3
SAAT TEDUH. Rabu, 16 April 2014. Praise God. “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.” (Yohanes 15:18-21). Setiap kali memperingati pengorbanan Yesus di atas kayu  Salib  kita  juga  sedang diingatkan tentang pesan-Nya. “Jangan heran & terkejut jika dunia membenci kita, tidak sepaham dengan kita, tidak bisa mengerti kita, tidak dapat menerima kita, tidak bisa sepakat dengan kita, tidak dapat memperlakukan kita dengan adil, sebab demikianlah adanya kita bukan berasal dari dunia kita tidak sewarna dengan dunia” (Ayat 19). Jadi buat apa marah jika kita dibenci & ditolak karena kita melakukan apa yang benar? (bukan sok benar) Jangan kecewa jika tidak mendapat perlakuan istimewa. Jangan kecil hati! Tapi sebaliknya seharusnya kita terus ingat bahwa Yesus saja ditolak & dibenci, kita, yang mengaku murid-Nya, pasti juga alami hal yang sama. (Ayat 20). Sama seperti Yesus, dibenci dunia tapi dimuliakan Allah. Yesus juga tidak gila hormat, tapi Allah menetapkan-Nya untuk dihormati. Justru kita harus terus bertanya-tanya apakah kita sudah menjadi sewarna dengan dunia sehingga jalan kita bebas hambatan bak jalan tol?  “Dan  jika  kita  adalah  anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.” (Roma 8:17-18). So, berhenti bicara soal dibenci & ditolak dunia, yang penting diterima Allah. Bahkan diangkat menjadi mulia karena iman percaya & kehidupan oleh kebenaran. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.



No comments:

Post a Comment