Mazmur 33:18, “Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada
mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia- Nya.”
Mazmur 33:19, “untuk melepaskan jiwa
mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.”
Penyertaan & perlindungan Tuhan itu nyata bagi setiap orang percaya yang
takut & berharap kepada-Nya, bahkan berkat-Nya senantiasa memelihara kita
jauh melebihi apa yang kita pikirkan. Amin.
Respon 1
Aku menyangka dalam kebingunganku: “Aku telah terbuang
dari hadapan mata-Mu.” Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara
permohonanku, ketika aku berteriak
kepadaMu minta tolong.
(Mazmur 31:23). Jangan pernah menyangka bahwa Tuhan meninggal-kanmu Jangan
hidup dipimpin dengan pera-saanmu. Orang benar hidup oleh karena iman! Tuhan
Yesus besertamu senantiasa.
Respon 2
Syalom. Amin. “Janganlah
hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal
keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."
(Filipi 4:6). Terima kasih Ibu Siu, selamat beraktivitas Tuhan memberkati Ibu dan
keluarga.
Respon 3
SAAT TEDUH. Rabu, 16
April 2014. Praise God. “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah
lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.” (Yohanes 15:18-21). Setiap kali
memperingati pengorbanan Yesus di atas kayu
Salib kita juga sedang
diingatkan tentang pesan-Nya. “Jangan
heran & terkejut jika dunia membenci kita, tidak sepaham dengan kita, tidak
bisa mengerti kita, tidak dapat menerima kita, tidak bisa sepakat dengan kita,
tidak dapat memperlakukan kita dengan adil, sebab demikianlah adanya kita bukan
berasal dari dunia kita tidak sewarna dengan dunia” (Ayat 19). Jadi buat apa
marah jika kita dibenci & ditolak karena kita melakukan apa yang benar?
(bukan sok benar) Jangan kecewa jika tidak mendapat perlakuan istimewa. Jangan
kecil hati! Tapi sebaliknya seharusnya kita terus ingat bahwa Yesus saja
ditolak & dibenci, kita, yang mengaku murid-Nya, pasti juga alami hal yang
sama. (Ayat 20). Sama seperti Yesus, dibenci dunia tapi dimuliakan Allah. Yesus
juga tidak gila hormat, tapi Allah menetapkan-Nya untuk dihormati. Justru kita harus
terus bertanya-tanya apakah kita sudah menjadi sewarna dengan dunia sehingga
jalan kita bebas hambatan bak jalan tol?
“Dan jika kita adalah
anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang
yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama
dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita
juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan
zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan
dinyatakan kepada kita.” (Roma
8:17-18). So, berhenti bicara soal dibenci & ditolak dunia, yang penting
diterima Allah. Bahkan diangkat menjadi mulia karena iman percaya &
kehidupan oleh kebenaran. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment