Bacaan: Lukas
8:40-56 & 7:11-17 & Yohanes 11:17-44. Cerita tentang Tuhan Yesus
menyembuhkan wanita yang sakit pendarahan & menyembuhkan Lazarus yang sudah
mati! Adakah kita saat ini sedang sakit? Bahkan mati? Secara rohani? Datang
& percayalah Tuhan Yesus sanggup membangkitkan hati, semangat, & jiwa yang mati / yang lemah / & rapuh. Maka kekuatan-Nya akan diberikan kepada
kita. Amin!
Respon 1
Aku kemarin
terberkati dan tertegur dengan kata-kata Ps. Ezra. Seringkali kita mengecilkan
Tuhan. Kita lebih gampang melihat masalah yang ada di depan kita. Semakin kita
melihat masalah semakin kita melihat dan merasakan keterbatasan kita. Lalu kita
akan berpikir Tuhan itu sama terbatasnya dengan kita. “Rasanya sudah nggak
mungkin di perbaiki”, “rasanya sudah nggak mungkin sembuh”, “rasanya sudah
nggak mungkin dipersatukan lagi”, “rasanya nggak mungkin bisa..”,
kalimat-kalimat seperti itu yang sering kali keluar dari mulut kita saat
masalah datang bertubi-tubi, kita melihat sepertinya tidak pernah akan ada
jalan keluar. Itu tanda kita menyamakan Tuhan dengan keterbatasan kita, padahal
Dia Tuhan yang dahsyat, tidak ada yang mustahil buat Dia, yang mati dibangkitkan, yang buta dibuat
melihat, yang sakit di sembuhkan, orang yang bejat di buat jadi orang yang
melayani Dia dengan luar biasa, bahkan angin badai dibuat tenang. Sampai
murid-murid-Nya bilang “siapakah Dia ini sampai angin badai pun tunduk pada-Nya.”
Kita punya Tuhan yang hebat, dahsyat tidak ada tandingnya, tidak ada yang
mustahil buat Dia. Percayalah segala sesuatu pasti bisa ber-sama dengan Dia.
Dia Tuhan yang tak ter-batas. (Luk 8:40-56; 7:11-17; Yoh 11:17-44).
Respon 2
Yosua 1:9, “Jangan
takut dan gelisah, sebab Tuhan, Allahmu, menyertaimu, kemanapun kamu pergi!
Bebas takut. Pasti perjalanan hidup kita selalu berhasil! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA
Malang.
Respon 3
Ketika itulah TUHAN
Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup
ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup
(Kejadian 2:7). Kalau Tuhan dapat memberikan kehidupan, Dia pun sanggup
menyembuhkan kehidupan mu. Dia pun juga sanggup memperbaiki dan memelihara apa
yang Dia ciptakan. Have a blessed week!
Respon
4
RENUNGAN PAGI. Senin,
28 April 2014. Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya
kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah
mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampong-kampung
di sekitar ini.” Tetapi jawab-Nya: “Kamu harus memberi mereka makan!” (Markus
6:35-37a). Mungkin Tuhan percayakan banyak domba-Nya pada kita. Bisa di
persekutuan doa, bisa di kelom-pok sel, bisa di tempat kerja atau di manapun
juga. Mungkin pula kita tahu apa yang mereka butuhkan. Namun adakah
kita memiliki hati yang terbeban untuk turut ember mereka makan? Bukankah
sering banyak ide kita miliki, banyak pengertian kita punyai, banyak rencana
kita buat tetapi mengapa terasa berat menaruh nama kita di sana? Tuhan Yesus
memberkati.
No comments:
Post a Comment