Yohanes 14:12, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa
percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan,
bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi
kepada Bapa.” Saat kita percaya ada kuasa Roh Kudus yang bekerja di dalam kita
sehingga kita dimam-pukan untuk melakukanp pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar,
amin. Adakah kita atau orang percaya yang sudah melakukan peker-jaan Bapa? Menginjil
/ bersaksi, menyembah, melayani sesama & memuridkan serta ada dalam sebuah
gereja lokal / persekutuan? Semangat untuk ambil bagian dalam melayani-Nya.
Respon 1
Mazmur 44:8, ‘tetapi Engkaulah yang mem-beri kami
kemenangan terhadap para lawan kami, dan
orang-orang yang membenci kami Kauberi malu.’ Woow sama
Tuhan pasti sip. Pasti menang! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.
Respon 2
SAAT TEDUH. Rabu, 2
April 2014. Praise God. Berfirmanlah Allah:
“Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu” (1 Raja-raja 3:5). Dalam
hidup kita punya banyak per-mintaan, tapi seringkali kita tidak menyelaras-kan
permintaan kita dengan kehendak Tuhan karena kita tidak peduli dengan keinginan
Tuhan & hanya sibuk dengan keinginan diri sendiri. Sebab sesungguhnya
sangat berbeda permintaan kita dengan apa yang hendak Tuhan berikan. Permintaan
kita selalu menga-rah kepada: keinginan bukan kebutuhan, membangun kedagingan, dosa
karena memuaskan hawa nafsu, dan keserakahan. Isi doa-doa kita menunjukkan tingkat
pengenalan kita tentang Tuhan, kedewasaan rohani kita. Apakah permintaan-permintaan kita selalu diselaraskan dengan
cara pandang & kehen-dak Tuhan? (yang bisa kita pelajari dari Yesus, sikap
hati-Nya tentang permintaan) Sebab jika tidak, maka bisa dipastikan seluruh isi
permintaan kita adalah bersifat duniawi, materi, yang memuaskan keinginan kepenti-ngan
diri sendiri yang dikendalikan hawa naf-su. 3 Langkah bertumbuh dewasa: 1.) Jangan minta
kemudahan-kemudahan, mintalah kekuatan. 2.) Jangan minta fasilitas, minta hikmat
dan kebijaksanaan. 3.) Jangan minta Tuhan melakukan apa yang kita mau, minta
kemampuan untuk melakukan yang Tuhan mau. Dewasa berarti tidak heboh dengan ren-cana,
keinginan, & kepentingan diri sendiri, makin kita akan memberi perhatian tehadap
keinginan & kepentingan Tuhan: mengutama-kan pembangunan manusia batiniah. Sanggup
menerima dengan sikap hati yang benar segala situasi, termasuk situasi yang
tidak sesuai harapan & keinginan kita. Bertobat dari memaksakan kehendak kepada
Tuhan. Tidak hanya mau
didengarkan melulu tapi mau mendengarkan. (termasuk mendengarkan kebutuhan
orang lain. Support in prayer ~ syafaat) Selamat pagi. Jesus bless you all.
Respon 3
Tips of the day:
Tidak ada yang dapat mencapai hasil luar biasa sendirian. Semua pekerjaan dan
karya besar adalah hasil kerja-sama banyak orang. Akan ada peranan dan
kontribusi pihak lain entah besar atau kecil, entah disadari atau tidak. Hidup
kita bukan sekedar pertandingan sprint, tetapi bagaikan perlombaan estafet.
Kita perlu orang lain untuk menjadi besar dan berhasil. Yesus pun memberi
teladan yang sama, sekalipun Ia memiliki segala kemampuan untuk melaku-kan yang
terbaik, Ia menyadari bahwa Ia tidak dapat melakukan semua pekerjaan-Nya
sendirian. Untuk menggenapi seluruh rencana Bapa bagi manusia, Yesus memanggil,
memuridkan dan mengutus murid-murid-Nya.
Mari kita
berkomitmen menjadi seorang pemain tim bukan hanya seorang pemain solo. “Kemudian
dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka
berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.”
(Lukas 10:1). Selamat pagi!
Respon 4
Syalom. Amin.
“Karena mereka tidak mengindahkan pekerjaan TUHAN dan perbuatan tangan-Nya; Ia
akan menjatuhkan mereka dan tidak membangunkan mereka lagi.” (Mazmur 28:5). Terima
kasih ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan keluarga.
No comments:
Post a Comment