Wednesday, 2 April 2014

2 April 2014


Yohanes 14:12, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.” Saat kita percaya ada kuasa Roh Kudus yang bekerja di dalam kita sehingga kita dimam-pukan untuk melakukanp pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar, amin. Adakah kita atau orang percaya yang sudah melakukan peker-jaan Bapa? Menginjil / bersaksi, menyembah, melayani sesama & memuridkan serta ada dalam sebuah gereja lokal / persekutuan? Semangat untuk ambil bagian dalam melayani-Nya.

Respon 1
Mazmur 44:8, ‘tetapi Engkaulah yang mem-beri kami kemenangan terhadap para lawan kami,  dan  orang-orang yang membenci kami Kauberi malu.’ Woow sama Tuhan pasti sip. Pasti menang! Samuel Sianto (SS) - YESTOYA Malang.


Respon 2
SAAT TEDUH. Rabu, 2 April 2014. Praise God. Berfirmanlah Allah:  “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu” (1 Raja-raja 3:5). Dalam hidup kita punya banyak per-mintaan, tapi seringkali kita tidak menyelaras-kan permintaan kita dengan kehendak Tuhan karena kita tidak peduli dengan keinginan Tuhan & hanya sibuk dengan keinginan diri sendiri. Sebab sesungguhnya sangat berbeda permintaan kita dengan apa yang hendak Tuhan berikan. Permintaan kita selalu menga-rah kepada: keinginan bukan kebutuhan, membangun kedagingan, dosa karena memuaskan hawa nafsu, dan keserakahan. Isi doa-doa kita menunjukkan tingkat pengenalan kita tentang Tuhan, kedewasaan rohani kita. Apakah   permintaan-permintaan  kita  selalu diselaraskan dengan cara pandang & kehen-dak Tuhan? (yang bisa kita pelajari dari Yesus, sikap hati-Nya tentang permintaan) Sebab jika tidak, maka bisa dipastikan seluruh isi permintaan kita adalah bersifat duniawi, materi, yang memuaskan keinginan kepenti-ngan diri sendiri yang dikendalikan hawa naf-su.  3 Langkah bertumbuh dewasa: 1.) Jangan minta kemudahan-kemudahan, mintalah kekuatan. 2.) Jangan minta fasilitas, minta hikmat dan kebijaksanaan. 3.) Jangan minta Tuhan melakukan apa yang kita mau, minta kemampuan untuk melakukan yang Tuhan mau. Dewasa berarti tidak heboh dengan ren-cana, keinginan, & kepentingan diri sendiri, makin kita akan memberi perhatian tehadap keinginan & kepentingan Tuhan: mengutama-kan pembangunan manusia batiniah. Sanggup menerima dengan sikap hati yang benar segala situasi, termasuk situasi yang tidak sesuai harapan & keinginan kita. Bertobat dari memaksakan kehendak kepada Tuhan. Tidak hanya mau didengarkan melulu tapi mau mendengarkan. (termasuk mendengarkan kebutuhan orang lain. Support in prayer ~ syafaat) Selamat pagi. Jesus bless you all.


Respon 3
Tips of the day: Tidak ada yang dapat mencapai hasil luar biasa sendirian. Semua pekerjaan dan karya besar adalah hasil kerja-sama banyak orang. Akan ada peranan dan kontribusi pihak lain entah besar atau kecil, entah disadari atau tidak. Hidup kita bukan sekedar pertandingan sprint, tetapi bagaikan perlombaan estafet. Kita perlu orang lain untuk menjadi besar dan berhasil. Yesus pun memberi teladan yang sama, sekalipun Ia memiliki segala kemampuan untuk melaku-kan yang terbaik, Ia menyadari bahwa Ia tidak dapat melakukan semua pekerjaan-Nya sendirian. Untuk menggenapi seluruh rencana Bapa bagi manusia, Yesus memanggil, memuridkan dan mengutus murid-murid-Nya.

Mari kita berkomitmen menjadi seorang pemain tim bukan hanya seorang pemain solo. “Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.” (Lukas 10:1). Selamat pagi!

Respon 4
Syalom. Amin. “Karena mereka tidak mengindahkan pekerjaan TUHAN dan perbuatan tangan-Nya; Ia akan menjatuhkan mereka dan tidak membangunkan mereka lagi.” (Mazmur 28:5). Terima kasih ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan keluarga.



No comments:

Post a Comment