MY NEIGHBOUR
My Neighbour (Kasihilah...). Yakobus 2:8, “Akan tetapi, jikalau
kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: ‘Kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri’, kamu berbuat baik.” Berbuat baik
itu salah satunya dengan wujud mengasihi sesama! Apakah mudah mengasihi sesama
terutama bila kita sedang menghadapi perselisihan? Sebagian besar dari kita
pasti pernah mengalami hal ini ya! Firman Tuhan mengingatkan kita supaya
menjalankan hukum yang terutama ini yaitu: tetap mengasihi sesama walaupun
mungkin kita sedang berbeda pendapat, berselisih atau mungkin lebih dari
berselisih :). Berbuat baik kepada orang yang juga baik kepada kita itu biasa, tetapi
TETAP BISA BERBUAT BAIK, bahkan dengan setia kita mendoakannya. Kepada
orang-orang yang mungkin sudah mengecewakan kita, bahkan membuat kita susah,
itu adalah sesuatu yang LUAR BIASA ya! Apakah saudara pernah mengalami dan
mempraktekkannya??
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MyNeighbour
Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 119:1-88
PB: Lukas 9:37-62
#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved
Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 25 Agustus 2017. BERKAT MENGAMPUNI. Bacaan:
Matius 18:21-35. Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus, “Tuhan,
sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap
aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu:
Bukan sampai tujuh kali, melainkan” (Matius 18:21-22). Jawaban Yesus pada
pertanyaan Petrus tentang mengampuni menunjukkan kepada kita bahwa kita
mengampuni bukanlah seperti yang ada di dalam pikiran kita yaitu sebanyak tujuh
kali, suatu jumlah yang terbatas. Tetapi pengampunan yang tidak terbatas. Kita
mengampuni selalu dan selalu. Sama seperti Allah terhadap kita. Allah selalu
mengampuni bila kita datang kepadaNya dengan menyadari, mengakui dan berjanji
untuk tidak berbuat dosa lagi (bertobat). Hal ini juga menunjukkan betapa kasih
Allah tidak berkesudahan. Maka kita pun sebagai anak-anak-Nya haruslah demikian
terhadap saudara (sesama) kita. Dalam Doa Bapa Kami kita selalu diingatkan agar
mengampuni orang lain. Sebagaimana kita mengampuni orang lain begitu juga Allah
akan mengampuni kita. Mengampuni akan menjadi obat bagi luka batin setelah kita
disakiti, dikhianati atau dikecewakan. Sebab dengan mengampuni hati kita
tenang, jiwa kita damai. Mengampuni tidak berarti melupakan kesalahan (dosa)
orang lain. Tetapi dengan mengampuni hal itu tidak lagi menjadi sesuatu yang
menyakitkan bagi kita. Mengampuni adalah jalan berbelas kasih pada sesama.
Seperti Yesus mengasihi kita, kita pun mengasihi sesama kita dengan mengampuni.
Dengan mengampuni menjadi berkat bagi kita dan bagi orang tersebut. MENGAMPUNI
MEMBAWA BERKAT BAGI KITA DAN BAGI ORANG LAIN. Selamat pagi. Tuhan Yesus
memberkati. #LoveTheBible - Mazmur 119:1-88 dan Lukas 9:37-62.

No comments:
Post a Comment