Friday, 25 August 2017

25 Agustus 2017

MY NEIGHBOUR






My Neighbour (Kasihilah...). Yakobus 2:8, “Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: ‘Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri’, kamu berbuat baik.” Berbuat baik itu salah satunya dengan wujud mengasihi sesama! Apakah mudah mengasihi sesama terutama bila kita sedang menghadapi perselisihan? Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalami hal ini ya! Firman Tuhan mengingatkan kita supaya menjalankan hukum yang terutama ini yaitu: tetap mengasihi sesama walaupun mungkin kita sedang berbeda pendapat, berselisih atau mungkin lebih dari berselisih :). Berbuat baik kepada orang yang juga baik kepada kita itu biasa, tetapi TETAP BISA BERBUAT BAIK, bahkan dengan setia kita mendoakannya. Kepada orang-orang yang mungkin sudah mengecewakan kita, bahkan membuat kita susah, itu adalah sesuatu yang LUAR BIASA ya! Apakah saudara pernah mengalami dan mempraktekkannya??

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#MyNeighbour

Note:
Jangan lewatkan Pembacaan Alkitab kita hari ini:
PL: Kitab Mazmur 119:1-88
PB: Lukas 9:37-62

#LoveGod
#LovePeople
#LoveTheBlble
#IMLoved

Madam Ossy
SAAT TEDUH. Jumat, 25 Agustus 2017. BERKAT MENGAMPUNI. Bacaan: Matius 18:21-35. Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan” (Matius 18:21-22). Jawaban Yesus pada pertanyaan Petrus tentang mengampuni menunjukkan kepada kita bahwa kita mengampuni bukanlah seperti yang ada di dalam pikiran kita yaitu sebanyak tujuh kali, suatu jumlah yang terbatas. Tetapi pengampunan yang tidak terbatas. Kita mengampuni selalu dan selalu. Sama seperti Allah terhadap kita. Allah selalu mengampuni bila kita datang kepadaNya dengan menyadari, mengakui dan berjanji untuk tidak berbuat dosa lagi (bertobat). Hal ini juga menunjukkan betapa kasih Allah tidak berkesudahan. Maka kita pun sebagai anak-anak-Nya haruslah demikian terhadap saudara (sesama) kita. Dalam Doa Bapa Kami kita selalu diingatkan agar mengampuni orang lain. Sebagaimana kita mengampuni orang lain begitu juga Allah akan mengampuni kita. Mengampuni akan menjadi obat bagi luka batin setelah kita disakiti, dikhianati atau dikecewakan. Sebab dengan mengampuni hati kita tenang, jiwa kita damai. Mengampuni tidak berarti melupakan kesalahan (dosa) orang lain. Tetapi dengan mengampuni hal itu tidak lagi menjadi sesuatu yang menyakitkan bagi kita. Mengampuni adalah jalan berbelas kasih pada sesama. Seperti Yesus mengasihi kita, kita pun mengasihi sesama kita dengan mengampuni. Dengan mengampuni menjadi berkat bagi kita dan bagi orang tersebut. MENGAMPUNI MEMBAWA BERKAT BAGI KITA DAN BAGI ORANG LAIN. Selamat pagi. Tuhan Yesus memberkati. #LoveTheBible - Mazmur 119:1-88 dan Lukas 9:37-62.

No comments:

Post a Comment